Melisa Chandra Surya
Program Studi Pendidikan Tata Busana Jurusan PKK FPTK UPI

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

SEKAR JAGAD IN VICTORIAN STYLE Melisa Chandra Surya; Pipin Tresna P
Fesyen Perspektif Vol 1, No 1 (2012): Fesyen Perspektif
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Batik Sekar Jagad merupakan motif perpaduan dari beberapa motif batik yaitu batik parang dan batik truntum. Ciri motif batik sekar jagad mirip tambalan pada kain yang dikenal denganĀ  patchwork art. Motif batik sekar jagad mengandung makna kecantikan, ungkapan cinta dan keindahan, sehingga motif ini sering dikenakan dalam pesta pernikahan. Motif batik sekar jagad digunakan sebagai bahan material utama dalam pembuatan busana pengantin untuk sesi pemotretan prewedding dengan mengadopsi Victorian style periode awal. Victorian style pada dasarnya dipecah menjadi dua periode yaitu periode awal pada tahun 1837-1860 dan periode pertengahan hingga akhir pada tahun 1860-1901. Pada periode awal busana Victoria memiliki bentuk siluet S dengan model bagian atas berupa korset, busana bagian bawah mengembang lebih besar dibantu dengan penggunaan crinoline dan panjang gaun sampai lantai. Pada periode pertengahan hingga periode akhir terjadi perubahan model busana yang tadinya crinoline berubah menjadi mode bustle. Busana pengantin yang mengadopsi Victorian style periode awal ini menggunakan dekoratif busana payet dan swarovski dengan warna orange dan hijau sehingga dapat memberikan kesan serasi, dan indah. Pelengkap busana yang digunakan yaitu birdcage veil, dan mid length gloves.