Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS KADAR ASAM URAT PADA PENDERITA GAGAL GINJAL KRONIS (GGK) Dewa Ayu Ratna Susanti
International Journal of Applied Chemistry Research Vol. 1 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijacr.v1i2.28725

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) kadar asam urat pada penderita gagal ginjal kronis, (2) persentase penderita hiperurikimia dari pasien gagal ginjal kronis di RSUD Kabupaten Buleleng.            Subyek penelitian ini adalah serum darah penderita gagal ginjal kronis yang ada di RSUD Kabupaten Buleleng. Obyek penelitian ini adalah kadar asam urat penderita gagal ginjal kronis yang memeriksakan diri di laboratorium RSUD Kabupaten Buleleng. Data tentang kadar asam urat penderita gagal ginjal kronis (GGK) dianalisis secara deskriptif. Dengan menggunakan kadar maksimum asam urat dalam tubuh (8 mg/dL)  sebagai  patokan,  dicari   rentangan   kadar yang kurang dari 8 mg/dL dan rentangan kadar yang lebih dari 8 mg/dL. Persentase penderita hiperurikimia pada GGK diperoleh dengan membandingkan jumlah penderita hiperurikimia terhadap seluruh penderita gagal ginjal kronis.            Hasil penelitian menunjukkan, kadar asam urat penderita  gagal ginjal kronis di RSUD Kabupaten Buleleng, ada pada rentangan 7,5-17.1 mg/dL. Penderita GGK yang kadar asam uratnya normal (7,5 – 8,0 mg/dL) sebanyak 15,79 %, sedangkan penderita GGK yang kadar asam uratnya melebihi kadar maksimum (9,0 – 17,1 mg/dL) sebanyak 84,21 % yang merupakan penderita gagal ginjal kronis  sekaligus menderita kelebihan asam urat (hiperurikimia).
HUBUNGAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK DENGAN KEPUASAN IBU HAMIL PADA PROSES FLEBOTOMI PEMERIKSAAN TRIPLE ELIMINASI DI PUSKESMAS BULELENG III KABUPATEN BULELENG Dewa Ayu Ratna Susanti; Ni Luh Gede Puspita Yanti; Ni Komang Sukra Andini
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 9 (2026): Februari 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ibu hamil merupakan kelompok rentan mengalami kecemasan selama tindakan flebotomi pada pemeriksaan Triple Eliminasi. Kualitas komunikasi terapeutik tenaga kesehatan berperan penting dalam menurunkan kecemasan, meningkatkan rasa aman, serta mempengaruhi kepuasan terhadap pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara komunikasi terapeutik dengan kepuasan ibu hamil pada proses flebotomi pemeriksaan Triple Eliminasi di Puskesmas Buleleng III Kabupaten Buleleng. Penelitian menggunakan desain deskriptif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel sebanyak 52 ibu hamil dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa lembar observasi komunikasi terapeutik dan kuesioner kepuasan berbasis lima dimensi SERVQUAL. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan gambaran komunikasi terapeutik berada pada kategori sangat baik jumlah responden sebanyak 30 orang dengan persentase 57,7%, sedangkan kepuasan ibu hamil berada pada kategori puas jumlah respondem 25 orang dengan persentase 48,1 %. Terdapat hubungan positif yang signifikan antara komunikasi terapeutik dan kepuasan ibu hamil (r = 0,781; p-value = 0,001 < 0,05), artinya semakin baik komunikasi terapeutik, semakin tinggi tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan flebotomi. Hubungan yang signifikan tersebut menunjukkan bahwa komunikasi terapeutik mampu menciptakan rasa aman, mengurangi kecemasan, dan meningkatkan persepsi positif ibu hamil terhadap pelayanan laboratorium. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi komunikasi terapeutik tenaga kesehatan perlu dioptimalkan, terutama pada layanan pemeriksaan Triple Eliminasi