Muhammad Syukri
UIN Antasari Banjarmasin

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KEMAMPUAN NABI MUHAMMAD SAW. DALAM MERUBAH LINGKUNGAN MASYARAKAT ARAB JAHILIYAH: TINJAUAN PSIKOLOGI PENDIDIKAN Ahmad Riyadh Maulidi; Muhammad Syukri; Annisa Fadila Mardhatillah
Psyche: Jurnal Psikologi Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/psyche.v4i1.634

Abstract

According to psychological theory, two forms of interaction between humans and the environment, namely humans can be affected by the environment can be found by humans. The campaign that a good environment will bring good changes for individuals is being carried out. Vice versa, if the environment is bad, then the individuals in that environment are also bad. It is interesting for researchers to see further how the ability of the Prophet Muhammad SAW. in changing the environment of the Arab society of ignorance. Living in the midst of moral decline does not make him affected by the environment. it is the environment that has changed because of his presence. The method used is the library method with a qualitative approach. Psychological theory related to environmental analysis with the ability of the Prophet Muhammad. in changing the Arab environment of ignorance. The results showed that there was a relationship between the psychological perspective on the environment and the ability of the Prophet Muhammad. in changing the Arab environment of ignorance. There are two reasons why the Prophet Muhammad SAW. able to change the Arab environment of ignorance and not be influenced by it, namely because of his status as an Apostle who carries Islamic teachings and noble character who can be an example. It should be in education. Good teaching materials and examples brought by our parents and teachers are a top priority in the educational process today.
Membangun Karakter Mulia: Pendekatan Al-Qur’an dan Hadits dalam Pendidikan Akhlak Anak di Keluarga Muhammad Syukri
An-Nafis: Jurnal Ilmiah Keislaman dan Kemasyarakatan Vol. 1 No. 2 (2022): Published in Oktober of 2022
Publisher : STIT Syekh Muhammad Nafis Tabalong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62196/nfs.v1i2.14

Abstract

Pendidikan merupakan sarana yang paling penting dan utama untuk melakukan suatu perubahan secara mendasar dan sampai pada akar-akarnya. Pendidikan tidak hanya sekedar tentang pengembangan dari aspek intelektual, namun juga tentang pengembangan aspek-aspek lainnya seperti karakter. Karakter ialah sifat yang tertanam dalam jiwa, yang dengannya lahirlah berbagai macam perbuatan baik atau buruk, tanpa membutuhkan pemikiran dan pertimbangan. Dewasa ini, penanaman karakter mulia pada anak sangat diperlukan, hal ini karena krisis karakter, yakni penyimpangan yang dilakukan oleh anak remaja. Penyimpangan tidak lagi tentang tawuran, namun lebih parah seperti mengkonsumsi narkoba, seks bebas, malas beribadah, munculnya sikap antisosial, tidak menghormati guru, melawan orang tua, dan sebagainya. Tentu ini menjadi tantangan bagi orang tua dalam menanamkan karakter pada anak. Sehingga Al-Qur’an dan hadits sebagai sumber rujukan yang utama dalam menanamkan karakter tersebut. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kepustakaan dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al-Qur’an dan hadits memegang peranan yang sangat penting dalam membangun karakter mulia pada anak, yakni melalui pendidikan akhlak di lingkungan keluarga. Hal ini ditunjukkan melalui cara Luqman mendidik anaknya dengan menjadikan dirinya sebagai suri tauladan yang baik bagi anaknya serta hadits Nabi saw tentang metode-metode pendidikan akhlak. Pesan-pesan ini dapat dijadikan sebagai sumber utama bagi orang tua dalam memberikan pendidikan akhlak kepada anak. Kata Kunci: Pendidikan, Karakter, Akhlak, Al-Qur’an, Hadits