Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TWO STAY TWO STRAY BERBANTUAN MIND MAPPING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI LISTRIK DINAMIS KELAS X SEMESTER II SMA NEGERI 2 SIDIKALANG T.P. 2012/2013 Nova Rina Setia Sari Sinaga; Sehat Simatupang
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 2, No 1 (2014): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.53 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v2i1.1953

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe two stay two stray berbantuan mind mapping terhadap hasil belajar siswa pada materi pokok listrik dinamis di kelas X semester II SMA Negeri 2 Sidikalang T.P. 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan desain penelitian control group pretest – posttest. Populasi seluruh siswa kelas kelas X SMA Negeri 2 Sidikalang yang terdiri dari 8 kelas. Sampel penelitian diambil 2 kelas yang ditentukan dengan teknik cluster random sampling, yaitu kelas X-3 sebagai kelas eksperimen dan kelas X-4 sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah tes yang berbentuk pilihan ganda untuk soal pretes dan postes  sebanyak 20 soal dan terdiri dari 5 pilihan jawaban dan lembar observasi aktivitas belajar siswa. Untuk menguji hipotesis digunakan uji beda (uji t), setelah uji prasyarat dilakukan, yaitu uji normalitas dan uji homogenitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatf tipe two stay two stray berbantuan mind mapping dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa. Untuk hasil belajar siswa, berdasarkan uji t dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe two stay two stray berbantuan mind mapping terhadap hasil belajar siswa pada materi pokok listrik dinamis. Kata kunci : pembelajaran kooperatif tipe two stay two stray, mind mapping, hasil belajar, aktivitas ABSTRACT This study aimed to determine the effect of the use of cooperative learning model two stay two stray aided mind mapping on learning outcomes of students in the subject matter of dynamic power in the second half of class X SMA Negeri 2 Sidikalang T.P. 2012/2013. This research is a quasi experimental study design with control group pretest - posttest. Population of all students in grade class X SMA Negeri 2 Sidikalang consisting of 8 classes. Samples were taken 2 classes are determined by random cluster sampling technique that is class X-3 as the experimental class and class X-4 as the control class. The instrument used to collect the data is in the form of multiple-choice test for pretest and posttest questions were made ​​as many as 20 questions and consists of 5 answer choices and student activity sheets observation. To test the hypothesis used different test (t test), after the prerequisite test is done, the test of normality and homogeneity tests. The results showed that the Two Stay Two Stray cooperative learning model aided mind mapping can improve student learning activity. For student learning outcomes, results of testing hypothesis can be concluded that no effect of cooperative learning model two stay two stray aided mind mapping on learning outcomes of students in the subject matter of dynamic power. Keywords: learning cooperative learning type two stay two stray, mind mapping, learning outcomes, activities
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD BERBANTU PETA KONSEP TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA SISWA Fiktor Muda Nazara; Sehat Simatupang
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 1, No 2 (2013): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.934 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v1i2.2004

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif  tipe STAD berbantu peta konsep terhadap hasil belajar fisika siswa pada materi pokok Listrik dinamis  di kelas X SMA Negeri 1 Bangun Purba T.P 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan populasi seluruh siswa kelas X SMA Negeri 1 Bangun Purba yang terdiri dari 4 kelas. Sampel penelitian diambil 2 kelas yang ditentukan dengan teknik cluster random sampling, yaitu Kelas X-2 dengan menggunakan model pembelajaran STAD berbantu peta konsep dan kelas X-3 dengan menggunakan pembelajaran konvensional. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini ada 2, yaitu  pertama tes hasil belajar dalam bentuk pilihan berganda dengan 5 option  sebanyak 20 soal yang telah dinyatakan valid oleh para ahli, yang kedua adalah lembar observasi aktifitas belajar siswa. Untuk menguji hipotesis digunakan uji beda (uji t), setelah uji prasyarat dilakukan, yaitu uji normalitas dan uji homogenitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe STAD berbantu peta konsep dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa yaitu pada pertemuan I 71,43% sedangkan pada pertemuan II 83,86%. Untuk hasil belajar siswa, hasil pengujian hipotesis diperoleh thitung > ttabel yaitu 6,140 > 1,669 pada taraf signifikansi α = 0,05. Hal ini berarti Ha diterima, yang berarti ada perbedaan hasil belajar siswa yang signifikan akibat pengaruh model pembelajaran STAD berbantu Peta Konsep pada materi pokok Listrik Dinamis di kelas X semester II SMA Negeri 1 Bangun Purba  T.P 2012/2013.   Kata Kunci : Kooperatif tipe STAD, peta konsep, Hasil belajar,  Aktivitas.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TPS DISERTAI MEMBUAT RINGKASAN BERFORMAT MINI MAGZ TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK KINEMATIKA GERAK LURUS KELAS XI SMA NEGERI 1 ONAN RUNGGU TA. 2010/2011 Sehat Simatupang; Menta tiur
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 1, No 1 (2013): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (70.863 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v1i1.1196

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) terhadap hasil belajar siswa pada sub materi pokok Kinematika Gerak Lurus di SMA Negeri 1 Onan Runggu Kabupaten Samosir  T.A 2010/2011. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas XI IPA SMA Negeri 1 Onan Runggu T.A 2010/2011, yang terdiri dari 3 kelas. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari 2 kelas dimana masing-masing kelas terdiri dari 36 orang siswa. Alat yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah tes yang berbentuk pilihan ganda yang terdiri dari 20 soal dengan lima pilihan jawaban. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini sebelumnya telah diuji kevalidannya oleh tiga orang validator. Untuk menguji hipotes digunakan uji beda (uji t), setelah uji prasyarat dilakukan, yaitu uji normalitas dan uji homogenitas. Hasil penelitian menunjukkan pada kelas eksperimen diperoleh nilai rata-rata pretes adalah 36,87 dan nilai rata-rata postes, setelah menerapkan pembelajaran kooperatif tipe TPS adalah 74,06. Nilai rata-rata pretes pada kelas kontrol adalah 35,46 dan nilai rata-rata postes adalah 67,65. Data kedua kelompok kelas berdistribusi normal dan memiliki varians yang homogen. Hasil pengujian hipotesis postes kelas eksperimen dan kontrol dengan menggunakan uji t satu pihak diperoleh  dan  (). Hasil perhitungan diperoleh  >  pada taraf signifikan 0,05 dan derajat kebebasan (dk) = 62, ini berarti nilai rata-rata postes pada kelas eksperimen lebih tinggi daripada kelas kontrol, sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan model pembelajaran kooperatif tipe TPS terhadap hasil belajar siswa Key word: TPS, Mini Magz, dan Hasil Belajar
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERDASARKAN MASALAH BERBANTU ANIMASI MACROMEDIA FLASH TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI LISTRIK DINAMIS Darius J Padang; Sehat Simatupang
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 3, No 2 (2015): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.883 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v3i2.4213

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran berdasarkan masalah berbantu animasi macromedia flash terhadap hasil belajar siswa pada materi listrik dinamis di kelas X SMA Negeri 1 Tanjung Morawa. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperiment dengan populasi adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 1 Tanjung Morawa yang terdiri dari 10 kelas.Pengambilan sampel dilakukan dengan cara cluster random samplingdengan mengambil 2 kelas yaitu kelas X-4 sebagai kelas eksperimen dan kelas X-3 sebagai kelas kontrol yang berjumlah 71 orang. Instrumen yang digunakan yaitu tes hasil belajar yang terdiri dari 20 soal pilihan berganda yang telah dinyatakan valid oleh validator.Dari data hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata pretes kelas eksperimen adalah 39,43 dan nilai rata-rata kelas kontrol  adalah 42,97. Setelah diberikan perlakuan yang berbeda, dimana kelas eksperimen menggunakan model pembelajaran berdasarkan masalah berbantu animasi macromedia flash dan kelas kontrol  menggunakan pembelajaran konvensional, diperoleh nilai rata-rata postes kelas eksperimen 63,43 dan kelas kontrol 57,79. Dari hasil pengujian hipotesis diperoleh thitung > ttabel, dimana thitung = 2,027 > ttabel. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa ada pengaruh akibat model pembelajaran berdasarkan masalah berbantu animasi macromedia flash terhadap hasil belajar siswa pada materi listrik dinamis di kelas X SMA Negeri 1 Tanjung Morawa T.A. 2013/2014.   Kata Kunci : Model Pembelajaran Berdasarkan Masalah, Hasil Belajar
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) BERBASIS PETA KONSEP TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK LISTRIK DINAMIS DI KELAS X SMA NEGERI 17 MEDAN T.A 2013/2014 Elizabeth Sitorus; Sehat Simatupang
INPAFI (Inovasi Pembelajaran Fisika) Vol 2, No 4 (2014): INPAFI
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (445.314 KB) | DOI: 10.24114/inpafi.v2i4.2131

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran problem based learning (PBL) berbasis peta konsep terhadap hasil belajar siswa pada materi pokok listrik dinamis di  kelas X SMA negeri 17 Medan T.A. 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan populasi seluruh siswa kelas X SMA Negeri 17 Medan yang terdiri dari 8 kelas. Sampel penelitian diambil 2 kelas yang ditentukan dengan teknik cluster random sampling, yaitu Kelas X-5 dengan menggunakan model PBL berbasis peta konsep dan kelas X-4 dengan menggunakan pembelajaran konvensional, jumlah siswa masing-masing tiap kelas 35 orang. Desain yang digunakan dalam penelitian ini ada dua, yaitu :  1) tes hasil belajar dalam bentuk pilihan berganda dengan 5 pilihan jawaban  sebanyak 20 soal yang telah dinyatakan valid oleh validator dan instrumen. 2) lembar observasi aktivitas belajar siswa. Untuk menguji hipotesis digunakan uji beda (uji t), setelah uji prasyarat dilakukan, yaitu uji normalitas dan uji homogenitas. Berdasarkan thitung < ttabel yaitu 6,20 > 1,668 pada taraf signifikan α = 0.05, maka dapat dikatakan ada pengaruh model PBL berbasis peta konsep terhadap hasil belajar siswa pada materi pokok listrik dinamis di SMA Negeri 17 Medan T.A. 2013/2014 Kata Kunci : problem based learning, peta konsep, hasil belajar, aktivitas.
PENGEMBANGAN MODEL PRAKTIKUM RANGKAIAN LISTRIK BERBASIS MASALAH UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN SCIENTIFIC INQUIRY MAHASISWA Simatupang, Sehat; Simanjutak, Mariati Purnama
Jurnal Pendidikan Progresif Vol 6, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Progresif
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Application of Problem-Based Electric Circuit Practicum Model of Students’ Scientific Inquiry Skills. The study was conducted by the method of research and development. This research was conducted in the laboratory of physics education of FPMIPA, University of Medan. The result product is a problem-based learning media, practical tools and Problem-Based Electric Circuit Labwork Learning Model which can improve the results of scientific inquiry. The results of this research is that the Problem-Based Electric Circuits Labwork Learning Model development is still in the limited testing phase. Based on the limited test results, by applying the Problem-Based Electric Circuit Labwork Learning Model, there is an increasing in the scientific inquiry in the medium category. Keywords: problem-based learning model, scientific inquiry skill, electric circuit labwork, cognition DOI: http://dx.doi.org/10.23960/jpp.v6.i1.201601