Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI TINGKAT STRESS MAHASISWA STATISTIKA UII TERHADAP PEMBELAJARAN DARING SELAMA PANDEMI COVID-19 Rahmi Novika Harahap; Marwah Nur Hakim; Apriyani Bella Thania; Edy Widodo
Jurnal Lebesgue : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, Matematika dan Statistika Vol. 2 No. 3 (2021): Jurnal Lebesgue : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, Matematika dan Statistik
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46306/lb.v2i3.92

Abstract

Covid-19 is a group of viruses that can spread very quickly, so every country must act to reduce the spread of Covid-19. The Ministry of Health of the Republic of Indonesia applies Health protocols to avoid crowds. It also leads to activities such as work and also studying from home to avoid physical contact. The Ministry of Education and Culture issued a circular regarding the implementation of online learning to spread Covid-19. Likewise, UII applies online knowledge. Changes in the learning system that are sudden and continue today can affect students' physical and mental health. Online learning and piles of assignments lead to increased anxiety and stress levels, even more so during the Covid-19 pandemic. This study aims to determine the factors that influence students' stress levels towards online learning. The method used is a survey method with a descriptive approach. Statistical data analysis used validity and reliability tests, univariate, bivariate, and multivariate. The results of the truth and reliability test showed that the Instrumen on DASS-42 was valid and reliable. Bivariate analysis with chi-square test found that there were differences in stress levels with age and semester. Multivariate analysis using an ordinal logistic regression test concluded that the factors that influence stress levels are age and male sex
Analisis Peluang Naiknya Kasus COVID-19 Provinsi di Pulau Jawa dengan Pendekatan Rantai Markov Afdelia Novianti; Nanda Lailatul Humairoh; Rahmi Novika Harahap; Sheilta Alphenia; Achmad Fauzan
Jurnal Statistika dan Aplikasinya Vol 5 No 2 (2021): Jurnal Statistika dan Aplikasinya
Publisher : Program Studi Statistika FMIPA UNJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JSA.05211

Abstract

COVID-19 merupakan virus yang menyerang sistem pernapasan dengan penularan yang sangat cepat yang sudah memasuki Indonesia sejak Maret 2020. Daerah dengan jumlah kasus positif terbanyak di Indonesia adalah Pulau Jawa, di mana Pulau Jawa sendiri sekaligus merupakan pulau dengan penduduk terbanyak. Sehingga pemerintah perlu memfokuskan penanganan COVID-19 untuk menekan kasus positif pada daerah yang memiliki peluang terbesar untuk naiknya kasus positif. Berangkat dari hal tersebut dilakukan penelitian ini untuk mengetahui gambaran umum kasus positif COVID-19 di Pulau Jawa dan mengetahui Provinsi yang memiliki peluang naik kasus COVID-19 tertinggi menggunakan analisis Rantai Markov. Rantai Markov merupakan metode yang dapat memperkirakan nilai probabilitas periode yang akan datang menggunakan nilai probabilitas periode saat ini berdasarkan sifat-sifat periode lalu. Didapatkan nilai peluang naik stasioner kasus COVID-19 pada Provinsi Jawa Barat dan Jawa Tengah sebesar 61,54% (Januari 2023), Provinsi Banten sebesar 65,75% (September 2022), DIY 59,82% (Mei 2022), Jakarta 46% (Agustus 2022), dan Jawa Timur sebesar 48,81% (April 2023). Sehingga dapat disimpulkan bahwa peluang naik kasus COVID-19 tertinggi yaitu pada Provinsi Jawa Barat dan Jawa Tengah yang akan stasioner pada bulan Januari 2022, untuk itu pemerintah diharapkan perlu memfokuskan perhatian kepada ketiga provinsi tersebut. Selain itu, masyarakat sekitar juga harus menjaga protokol kesehatan sebagai salah satu upaya untuk menekan peluang kasus positif COVID-19.