Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Literature Review The Relationship Of Occupational Density with The Incidence Of ARI In Infants Siti Hardianti; Marjan Wahyuni
Borneo Student Research (BSR) Vol 2 No 2 (2021): Borneo Student Research
Publisher : Borneo Student Research (BSR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan studi : Menganalisis adanya hubungan kepadatan hunian dengan kejadian ISPA pada balita merupakan tujuan dalam penelitian ini. Metodologi : Penelitian yang menggunakan metode literature review sebuah pencarian artikel di mesin pencarian Google Scholar, Directory of open acces journal, Pubmed dan Microsoft Academic Search yang digunakan adalah artikel internasional dan nasional terbitan 2015-2020. Hasil : Melihat dari hasil artikel yang telah dikumpulkan ditemukan hasil bahwa kepadatan hunian memiliki hubungan dengan kejadian ISPA pada balita yang tidak memenuhi standar rumah sehat, Samarinda menjadi salah satu kota dengan tingginya Kepadatan hunian dengan kejadian ISPA pada balita dilihat dari analisis pada kelompok kasus sebagian besar tidak memenuhi standar (80,9%), dilihat dari kelompok kontrol sebagian besar memenuhi standar (52,4%) dengan nilai (OR= 0,214 dan CI=0,055-0,855 P= 0,024) kondisi ruangan yang penuh dan padat akan mengalami pencemaran gas dan bakteri mikroorganisme dengan meningkatnya karbon dioksida dalam suatu ruangan dapat penurunkan sirkulasi udara dalam ruangan. Manfaat : Menjadikan penelitian ini sebagai penambah wawasan baik itu bagi penulis maupun pembaca. Serta menjadikan bahan renungan untuk memenuhi standar persyaratan rumah sehat dan terhindar dari berbagai penyakit menular termasuk ISPA.
Integrasi Pemanfaatan Media Sosial dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Moderasi Beragama dan Pluralisme untuk Penguatan Karakter Peserta Didik: Studi Literatur Kebijakan Pendidikan Idham Cholid; Suwoko Suwoko; Siti Hardianti
Iseedu: Journal of Islamic Educational Thoughts and Practices Vol. 10 No. 1 (2026): May
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/iseedu.v10i1.14815

Abstract

The development of digital technology, particularly social media, has brought significant changes to the teaching and learning practices of Islamic Religious Education (PAI). On the other hand, the rising phenomena of intolerance, the spread of extremist religious ideologies, and moral degradation among the younger generation demand innovations in PAI learning that can strengthen students' character. This study aims to analyze the integration of social media utilization in PAI learning based on religious moderation and pluralism as an effort to strengthen students' character from an educational policy perspective. This study employed a qualitative approach with a Systematic Literature Review (SLR) design adhering to the PRISMA guidelines. Data sources were obtained from reputable national and international journal articles, academic books, and educational policy documents published between 2015 and 2026 through the Google Scholar, Scopus, ScienceDirect, and Garuda databases. The data were analyzed using content analysis and thematic analysis techniques. The results indicate that the utilization of social media in PAI learning contributes to increasing students' motivation, participation, and independent learning. Furthermore, social media can serve as an effective medium to internalize the character values of religiosity, religious moderation, and pluralism through the presentation of dialogic, reflective, and inclusive religious content. This study also finds that the integration of social media in PAI learning aligns with the direction of national educational policies that emphasize the strengthening of character education, digital transformation in education, and the development of moderate religious attitudes. This study offers a conceptual contribution in the form of an integrative model for utilizing social media based on religious moderation and pluralism in PAI learning as a strategy to strengthen students' character in the digital era.