This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ecolab
Bagus Sentosa Parhusip
Puslitbang Kualitas dan Laboratorium Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kawasan Puspiptek Serpong Gd. 210, Jalan Raya Puspiptek Serpong, Muncul, Serpong, Muncul, Tangerang Selatan, Kota Tangerang Selatan, Banten 15314, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

UJI TOKSISITAS AKUT LIMBAH INSULASI FIBER KERAMIK TERHADAP Daphnia sp. Bagus Sentosa Parhusip; Retno Puji Lestari; Andriantoro Andriantoro
Jurnal Ecolab Vol 14, No 1 (2020): Ecolab
Publisher : Pusat Standardisasi Instrumen Kualitas Lingkungan Hidup Laboratorium Lingkungan (P3KLL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (552.087 KB) | DOI: 10.20886/jklh.2020.14.1.1-10

Abstract

Fiber keramik berbahan alumina-silika merupakan materi insulator yang baik dan banyak digunakan sebagai bahan insulasi pada tungku elektrik. Studi toksikologi terhadap fiber keramik menggunakan hewan uji mengindikasikan kemungkinan terjadinya dampak pada saluran pernafasan, iritasi pada mata dan kulit manusia. Namun demikian, belum tersedia informasi mengenai dampak ekologis dari limbah fiber keramik. Kajian ini bertujuan untuk menentukan tingkat toksisitas akut (LC50 48 jam) limbah fiber keramik (aluminosilicate) terhadap Daphnia sp. sebagai bahan evaluasi bahaya yang mungkin terjadi pada lingkungan perairan. Pengujian dilakukan di Puslitbang Kualitas dan Laboratorium Lingkungan (P3KLL) pada bulan Januari - Februari 2019. Sampel limbah fiber keramik diperoleh dari salah satu industri pupuk. Metode yang digunakan dalam pengujian ini adalah metode statik tanpa pembaruan USEPA EPA-821-R-02-012 (2002)-Methods for Measuring the Acute Toxicity of Effluents and Receiving Waters to Freshwater and Marine Organisms, dengan menggunakan kematian sebagai indikator toksisitas. Kematian diamati pada jam ke-24 dan jam ke-48, sementara parameter kualitas air yaitu temperatur, pH, konduktivitas, oksigen terlarut, dan padatan terlarut total diamati pada jam ke-0 dan jam ke-48. Penentuan nilai LC50 dilakukan menggunakan program analisis Probit EPA versi 1.5. Nilai LC50 limbah insulasi fiber keramik adalah 924,7–959,7 ppm. Kriteria toksisitas untuk limbah fiber keramik belum tersedia.