Edy Siswantoro
Stikes Dian Husada

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Improving Knowledege In Asthma Self Manajemen Education: Peningkatan Pengetahuan Tentang Self Manajemen Pada Pasien Asthma Puteri Indah Dwipayanti; Edy Siswantoro
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Vol. 8 No. 1 (2022): JPM | Maret 2022
Publisher : LPPM - STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jpm.v8i1.1076

Abstract

Asma atau yang lebih populer dengan sebutan sesak nafas telah dikenal luas dimasyarakat. Kekambuhan asma dapat dipicu oleh beberapa faktor seperti lingkungan, makanan, udara dingin dan emosi. Self-management diharapkan dapat meningkatkan dan mempertahankan kualitas hidup agar penderita asma dapat hidup normal tanpa hambatan dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Metode yang digunakan dalam program pengabdian masyarakat ini adalah dengan memberikan pengetahuan tentang self management kepada pasien asma  sebagai pencegahan kekambuhan. Pelatihan ini berhasil meningkatkan pengetahuan  tentang self management untuk mencegah kekambuhan asma  sebanyak 50%..Implikasi dari hasil pengabdian kepada masyarakat ini adalah perlu adanya pelatihan pengetahuan dan keterampilan  pasien dalam pencegahan kekambuhan asma. Self-management akan mengurangi angka morbiditas asma pada orang dewasa. Hal ini memungkinkan pasien untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman mengenai penyakit asma secara umum dan pola penyakit asma sendiri, meningkatkan keterampilan dalam penanganan asma dan meningkatkan kepatuhan serta penanganan mandiri
ASTHMA SELF MANAJEMEN EDUCATION TERHADAP PERILAKU PENCEGAHAN KEKAMBUHAN ASTHMA Puteri Indah Dwipayanti; Edy Siswantoro
Journals of Ners Community Vol 12 No 2 (2021): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v12i2.1459

Abstract

Asma atau yang lebih populer dengan sebutan sesak nafas telah dikenal luas dimasyarakat. Kekambuhan asma dapat dipicu oleh beberapa faktor seperti lingkungan, makanan, udara dingin dan emosi. Self-management diharapkan dapat meningkatkan dan mempertahankan kualitas hidup agar penderita asma dapat hidup normal tanpa hambatan dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi Asthma Self Manajemen Education terhadap perilaku pencegahan kekambuhan asma di wilayah kerja Puskesmas Sooko Kabupaten Mojokerto Tahun 2019. Penelitian ini menggunakan Quasy Eksperimental dengan rancangan Two Group Pretest-Posttest Design. Populasi penelitian ini sebanyak 34 orang. Teknik sampling adalah simple random sampling. Variabel independen adalah Asthma Self Manajemen Education. Variabel dependen adalah perilaku tentang pencegahan kekambuhan asma. Data dianalisa dengan menggunakan Uji Mann Whitney. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan perilaku kelompok intervensi sebelum implementasikan Asma Self Manajemen Education sebagian besar (82.4%) memiliki perilaku negatif. Pada kelompok intervensi sesudah implementasi Asma Self Manajemen Education sebagian besar (70.6%) memiliki perilaku positif. Hasil analisis menggunakan uji mann whitney diperoleh nilai signifikasi sig. 0.000 artinya ada pengaruh implementasi Asma Self Manajemen Education terhadap perilaku pencegahan kekambuhan asma di Wilayah Kerja Puskesmas Sooko Kabupaten Mojokerto. Kesimpulan penelitian ini yaitu ada pengaruh Asthma Self Manajemen Education terhadap perilaku pencegahan kekambuhan asma di wilayah kerja Puskesmas Sooko Kabupaten Mojokerto. DOI: 10.5281/zenodo.6033272
THE RELATIONSHIP BETWEEN NURSES' RESPONSE TIME AND PATIENTCARE QUALITY IN THE EMERGENCY DEPARTMENT OF PROF. DR.SOEKANDAR REGIONAL HOSPITAL, MOJOKERTO REGENCY Heti Aprilin; Edy Siswantoro; Nuris Kushayati; Fitria Windy Lestari
International Journal of Nursing and Midwifery Science (IJNMS) Vol. 10 No. 1 (2026): VOLUME 10 ISSUE 1 APRIL 2026
Publisher : Departement Research and Community Engagement Bina Sehat PPNI Institute of Health Science, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29082/IJNMS/2026/Vol10/Iss1/798

Abstract

Background: While rapid nurse response time is a critical performance indicator inEmergency Departments (ED) to ensure patient safety, perceived service quality isincreasingly recognized as a multifactorial construct. Technical efficiency alone maynot fully align with the qualitative expectations of patients. Objective: This study aimsto analyze the relationship between nurses' response time and patient care quality inthe ED of Prof. Dr. Soekandar Regional General Hospital, Mojokerto Regency.Methods: An analytic observational study with a cross-sectional design wasconducted. A sample of 144 respondents was selected via simple random sampling.Data were collected using observation sheets and a validated multidimensional servicequality questionnaire (Cronbach’s alpha = 0.84), then analyzed using the SpearmanRank correlation test. Results: The majority of respondents (95.8%) experienced afast response time (≤5 minutes), yet 61.1% perceived the service quality as only"Fairly Good". A statistically significant relationship was identified (p=0.046),although the correlation coefficient (r=0.166) indicated a very weak positiverelationship. Conclusion: There is a statistically significant but very weak relationshipbetween nurse response time and patient care quality. These findings suggest thattechnical speed is not the primary determinant of quality perceptions; instead, othermultifactorial dimensions—such as empathy and therapeutic communication—likelyplay a more substantial role in shaping patient evaluations.