Marfin Lawalata
Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KAJIAN PENGEMBANGAN POTENSI PERKEBUNAN PALA BANDA DI KECAMATAN BANDA NEIRA KABUPATEN MALUKU TENGAH Marfin Lawalata; Stephen F. W. Thenu; Misco Tamaela
Agrilan : Jurnal Agribisnis Kepulauan Vol 5, No 2 (2017): AGRILAN : Jurnal Agribisnis Kepulauan
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/agrilan.v5i2.167

Abstract

Pala Banda (Myristica fragrans Houtt) merupakan komoditas unggulan perkebunan yang menjanjikan serta menjadi komoditas unggulan potensial permintaan pasar internasional saat ini. Tanaman pala merupakan rempah asli Kepulauan Maluku yang dikenal dengan aromanya dan merupakan komoditas unggulan ekspor yang banyak diincar sejak dahulu, sehingga potensi perkebunan pala Banda saat ini sangat layak untuk dikembangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan potensi perkebunan pala Banda bagi petani pala di Kecamatan Banda Neira Kabupaten Maluku Tengah. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif, observasi lapangan, wawancara dan studi dokumentasi. Teknik penarikan sampel yang digunakan adalah Simple Random Sampling terhadap petani pala yang tersebar di Kecamatan Banda Neira. Data dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkebunan pala Banda di Kecamatan Banda Neira memiliki peluang untuk dikembangkan dengan potensi produksi berdasarkan data BPS sebanyak 646 ton pada tahun 2016, yang  dalam pengembangannya dikaji berdasarkan aspek keragaman genetik pala Banda, aspek biofisik, aspek histori dan sosial, aspek pasar serta dukungan lembaga penunjang dari Pemerintah Daerah Kabupaten Maluku Tengah.
PANGAN LOKAL BERBASIS UBI KAYU DITINJAUDARI SEGI PRODUKSI DAN KONSUMSI(STUDI KASUS DESA WAAI KECAMATAN SALAHUTU KABUPATEN MALUKU TENGAH) Marfin Lawalata; Johanna M Luhukay
Agrilan : Jurnal Agribisnis Kepulauan Vol 6, No 1 (2018): AGRILAN : Jurnal Agribisnis Kepulauan
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (813.484 KB) | DOI: 10.30598/agrilan.v6i1.807

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa besar kemampuan produksi serat ubikayu (Gepe) per musim tanam, berapa besar pendapatan dan mendeskripsikan pola konsumsi masyarakat terhadap pangan lokal berbahan dasar serat ubi kayu (Gepe). Hasil penelitian menunjukan bahwa Produksi rata-rata per musim tanam  sebanyak 347  buah gepe, akan menghasilkan penerimaan sebesar Rp.8.680.488,-. Pendapatan dari hasil pengolahan gepe adalah sebesar Rp. 8.282.329,-/ Musim Tanam. Kansumi hasil olahan gepe masih diminati oleh orang tua, dari 43 responden yang diwancarai terdiri dari 41 petani pengrajin yang juga mengkonsumsi dan 2 orang konsumen yang berhasil diwawancarai, 10 orang atau 23,25 mengatakan bahwa dalam sehari kurang dari lima kali mereka mengkonsumsi produk olahan dari seratubi kayu (Gepe) dan kemungkinan besar disajikan pada makan siang dan makan malam. Sebanyak 4 orang mengatakan mereka mengkonsumsi lebih dari 6 kali sehari, tidak hanya sebatas pada makan siang dan makan malam, tetapi juga disediakan pada saat pagi hari dan sore hari, bahkan tidak jarang dijadikan bekal pada saat mengolah lahan atau berusahatani. Bahkan setiap hari kasoami selalu ada dan dihidangkan diatas meja makan menurut 24 orang responden atau 55,81persen.