Devy Agustia Pratiwi
Program Studi Akuakultur, Fakultas Perikanan dan Kelautan, Universitas Airlangga, Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Perendaman Insektisida Permetrin Terhadap Daya Tetas Telur Argulus japonicus Devy Agustia Pratiwi; Kismiyati Kismiyati; Sudarno Sudarno
Journal of Aquaculture and Fish Health Vol. 2 No. 1 (2013): JAFH Vol 2 No 1 Februari 2013
Publisher : Department of Aquaculture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.587 KB) | DOI: 10.20473/jafh.v2i1.19506

Abstract

Parasit adalah organisme yang bergantung pada inang sebagai habitatnya dan mengambil makanan dari inang tersebut. Infestasi parasit merupakan masalah terbesar yang dihadapi oleh pembudidaya ikan hias. Argulus japonicus merupakan ektoparasit yang menginfestasi ikan air tawar di bagian sirip, kulit, insang dan operkulum. Daur hidup Argulus japonicus tergolong cepat, hal itu sangat membahayakan para pembudidaya, maka perlu dilakukan pengendalian terhadap Argulus japonicus dan telurnya. Pengendalian telur Argulus japonicus dapat dilakukan perendaman dengan insektisida permetrin. Prinsip kerja insektisida pyretroid berfungsi sebagai racun axonik yang merusak serabut saraf. Menurunnya daya tetas telur Argulus japonicus dapat terjadi akibat terikatnya sejenis protein di dalam saraf yang dikenal sebagai voltage-gated sodium channel sehingga menyebabkan embrio dalam telur tidak dapat berkembang dan tidak menetas. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa insektisida permetrin dapat mengurangi daya tetas telur Argulus japonicus. Daya tetas telur Argulus japonicus pada perlakuan A sebagai kontrol didapatkan persentase daya tetas telur 44%, pada perlakuan B konsentrasi 0,70 ppm persentase yang didapat sebayak 19,5%, perlakuan C dengan konsentrasi 0,80 ppm sebanyak 12%, perlakuan D konsentrasi 0,90 ppm sebayak 8% dan perlakuan E konsentrasi 1 ppm persentase yang didapat sebanyak 3%. Konsentrasi optimal dari pemberian insektisida permetrin pada media penetasan terdapat pada perlakuan E dengan daya tetas Argulus japonicus sebanyak 3 %.