Maryam Suaib
STIKES Kurnia Jaya Persada

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Pengetahuan Ibu Dengan Tindakan Pemberian Oralit Pada Balita Yang Mengalami Diare: Studi Tradisional Maryam Suaib; Abd Razak; Ismail Saju
JURNAL FENOMENA KESEHATAN Vol 3 No 02 (2020): JURNAL FENOMENA KESEHATAN
Publisher : JURNAL FENOMENA KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Selama anak diare, terjadi peningkatan hilangnya cairan dan elektrolit (natrium, kalium dan bikarbonat) yang terkandung dalam tinja cair anak. Dehidrasi terjadi bila hilangnya cairan dan elektrolit ini tidak diganti secara adekuat, sehingga timbullah kekurangan cairan dan elektrolit. Derajat dehidrasi diklasifikasikan sesuai dengan gejala dan tanda yang mencerminkan jumlah cairan yang hilang. Selama anak diare, terjadi peningkatan hilangnya cairan dan elektrolit (natrium, kalium dan bikarbonat) yang terkandung dalam tinja cair anak. Dehidrasi terjadi bila hilangnya cairan dan elektrolit ini tidak diganti secara adekuat, sehingga timbullah kekurangan cairan dan elektrolit. Derajat dehidrasi diklasifikasikan sesuai dengan gejala dan tanda yang mencerminkan jumlah cairan yang hilang. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis pada penelitian tentang hubungan pengetahuan ibu dengan tindakan pemberian oralit pada balita yang mengalami diare dalam tinjauan studi tradisional. Penelitian yang dirancang ini menggunakan desain penelitian literature review. Penelitian ini akan menggunakan metode pengumpulan data dengan mengumpulkan artikel hasil penelitian yang di cari pada laman SINTA dan yang dapat diakses secara gratis menggunakan kata kunci yang akan digunakan yaitu diare, ibu, pengetahuan dan oralit. Berdasarkan hasil analisa artikel diatas, disimpulkan bahwa angka pengetahuan ibu pada masih tergolong rendah, perilaku ibu dalam melakukan pemberian oralit pada anak masuk dalam kategori baikdan terdapat hubungan pengetahuan ibu dengan tindakan pemberian oralit pada balita yang mengalami diare. Menyaran kepada pihak puskesmas untuk meningkatkan pengetahuan ibu tentang pemberian oralit melalui pendidikan kesehatan dan pemberian skill pembuatan oralit dirumah.
IMPACT OF HEALTH EDUCATION ON THE COMPLIANCE LEVEL OF LUNG TUBERCULOSIS PATIENTS TO PREVENT THE TRANSMISSION OF MYCOBACTERIA TUBERCULOSIS Cheristina Cheristina; Maryam Suaib
Journal of Islamic Nursing Vol 6 No 2 (2021): Journal Of Islamic Nursing
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/join.v6i2.25117

Abstract

Tuberculosis (TB) is caused by bacteria (Mycobacterium tuberculosis) which most commonly attacks the lungs. Eight countries account for two-thirds of new TB cases in the world, namely India, China, Indonesia, the Philippines, Pakistan, Nigeria, Bangladesh, and South Africa. So for that it is very necessary to take precautions so as not to infect family members by increasing knowledge through health education. This study aims to analyze the impact of health education on compliance with pulmonary tuberculosis patients in preventing transmission of Mycobacteria Tuberculosis.  This study uses the design used in this study is a quasi-experimental design method with the method of one group pre and post-test design. The sample size of this research is 30 people. The health education method used is the individual method as a requirement for conducting research during the COVID 19 pandemic and the media used to provide health education is a poster. The tool used to measure compliance is a questionnaire. The results of the analysis showed that there was a significant effect on health education on the level of pulmonary tuberculosis patients to prevent transmission of mycobacterium tuberculosis (p value was 0.000). Advise nursing arrangements in implementing community and individual nursing care to implement nursing interventions, especially health education by paying attention to the methods and media used so that the health education information delivered can be accepted and implemented by patients.