Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

GAMBARAN POLA TIDUR IBU NIFAS Rizka Fatmawati; Nur Hidayah
Jurnal Infokes Vol 9 No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informatika Kesehatan
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/infokes.v9i2.832

Abstract

Sleep is one of the basic human needs that can be influenced by various factors that will affect the disruption of sleep fulfillment in a person. Lack of rest or sleep in postpartum mothers will result in lack of milk supply, slow the process of uterine involution, and cause the inability to care for babies and depression. The research design used was descriptive survey method. The subjects of the study were postpartum mothers in the area of ​​Puskesmas nusukan, Banjarsari, Surakarta. The study was conducted during July-August 2019. The sample technique used simple random sampling with a sample of postpartum mothers with a total of 21 respondents. The results of the postpartum mother's sleep patterns, postpartum mother's naps at the most 120 minutes a day, while the longest night's sleep 520 minutes a day.
Peningkatan Pengetahuan dan Ketrampilan Kader Posyandu dalam Pemberian Makanan Bayi dan Anak (PMBA) di Surakarta Munaaya Fitriyya; Nur Hidayah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 7th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2754.239 KB)

Abstract

Menurut World Health Organization (WHO)/ United NationsChildren’s Fund (UNICEF), lebih dari 50 % kematian anak balitaterkait dengan keadaan kurang gizi, dan dua pertiga diantarakematian tersebut terkait dengan praktik pemberian makan yangkurang tepat pada bayi dan anak, seperti tidak dilakukan inisiasimenyusu dini dalam satu jam pertama setelah lahir dan pemberianMP-ASI yang terlalu cepat atau terlambat diberikan. Pada bayi dananak, kekurangan gizi akan menimbulkan gangguan pertumbuhandan perkembangan yang apabila tidak diatasi secara dini akanberlanjut hingga dewasa. Posyandu merupakan tempat untukmendeteksi permasalahan gizi. Permasalahan gizi yang bisadideteksi di posyandu salah satunya adalah gizi buruk dan gizikurang. Pada kegiatan pengabdian masyarakat ini bidan bersertifikatInfantand young child feeding in emergency counselling coursestrengthening capacity of NGOs humanitarian actors dariUNICE.Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikanpengetahuan dan ketrampilan tentang pengelolaan MP-ASI yangtepat untuk bayi dan balita agar dapat digunakan oleh kader dalammenttransfer ilmu kepada masyarakat.Metode yang digunakanadalah dengan ceramah,diskusi dan demonstrasi. Sasaranpengabdian masyarakat adalah 22 ibu kader di wilayah Rw 09Kalurahan Nusukan Kadipiro Surakarta, mengukur keberhasilanpengabdian masyarakat ini dilakukan dengan cara pretest dan posttest Hasil Uji Wilcoxon Signed Ranks Test menunjukkan nilai asympsig = 0,000< α =0,05 yang berati bahwa pemberian informasi danpengelolaan MP-ASI berpengaruh terhadap peningkatanpengetahuan kader posyandu dalam pemberian makanan bayi danAnak di Surakarta. Kesimpulan, Pemberian Informasi danpengelolaan MP-ASI berpengaruh terhadap peningkatanpengetahuan kader posyandu dalam pemberian makanan bayi dananak di Surakarta.
Hubungan Pengetahuan Tentang Menopause dengan Tingkat Stres pada Wanita Usia Subur Nur Hidayah; Suci Tri Cahyani
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 7th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (825.31 KB)

Abstract

Berdasarkan hasil survei penduduk antar sensus pada tahun 2015proporsi penduduk lanjut usia sebesar 8,47 persen pada tahun 2015dua kali lipat penduduk lansia sebesar 4,5 persen pada tahun 1971.Wanita yang memasuki masa premenopause banyak mengeluh sepertiingatan menurun, kecemasan dan stres. Hasil studi pendahuluanmenunjukkan bahwa 5 dari 10 wanita usia subur memilikipengetahuan yang kurang tentang menopause dan mengalami keluhanyang menyebabkan timbulnya stres. Tujuan penelitian ini untukmengetahui hubungan antara menopause dengan tingkat stres padawanita usia subur. Penelitian ini menggunakan metode survey analitikdengan metode pengambilan data cross sectional. Jumlah populasisebanyak 40 responden yaitu wanita usia subur, pengambilan sampelmenggunakan teknik simple random sampling yaitu 31 responden,pengambilan data menggunakan kuesioner. Analisa datamenggunakan uji statistik dengan Spearman Rank. Pengetahuanresponden mengenai menopause dikategorikan baik sebanyak 14responden (45%) dan memiliki tingkat stres sebanyak 22 responden(71%). Nilai p-value 0,001 < 0,05 dan hasil uji korelasi RankSpearman diperoleh nilai rs sebesar -0,548 dengan tingkat keeratanhubungan sedang, karena nilai rs -0,548 maka hubungan tersebutadalah negatif (berbanding terbalik), kemudian perhitungandilanjutkan dengan uji Z dengan hasil Zhitung = -3,002 dimana -Zhitung <-Ztabel (-3,002 < -1,96), sehingga keputusan uji H0 ditolak. Adahubungan antara pengetahuan menopause dengan tingkat stres padawanita usia subur.
Efektifitas Boreh pada Pola Tidur Ibu Nifas Rizka Fatmawati; Nur Hidayah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (716.048 KB)

Abstract

Tidur merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia yang bisa dipengaruhi oleh berbagai macam faktor yang akan mempengaruhi gangguan pemenuhan tidur pada seseorang.. Kurang istirahat atau tidur pada ibu postpartum akan mengakibatkan kurangnya suplai ASI, memperlambat proses involusi uterus, dan menyebabkan ketidakmampuan merawat bayi serta depresi. Salah satu terapi nonfarmakologi yang bisa digunakan untuk meningkatkan kualitas tidur adalah relaksasi. Boreh merupakan salah satu bentuk terapi relaksasi. Desain penelitian yang digunakan adalah pre experimental (one group pre test-post test desaign). Subyek penelitian adalah ibu nifas di wilayah puskesmas nusukan Kecamatan Banjarsari Surakarta. Penelitian dilakukan selama 9 minggu. Uji wilcoxon digunakan untuk menganalisis Boreh terhadap pola tidur ibu nifas. Hasil Boreh efektif mempengaruhi pola tidur siang ibu nifas dengan p value < 0,05. Boreh efektif mempengaruhi pola tidur malam ibu nifas dengan nilai p value < 0,05 Boreh tidak efektif mempengaruhi gangguan tidur ibu nifas dengan nilai p value > 0,05. Dianjurkan untuk mengurangi ganggun tidur dan meningkatkan pola tidur menggunakan terapi relaksasi boreh.
Gambaran Gymball dalam Penurunan Nyeri Haid pada Remaja Nur Hidayah; Rizka Fatmawati
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.156 KB)

Abstract

Menurut WHO angka dismenore di dunia sangat besar, rata-rata lebih dari 50% perempuan di setiap Negara mengalami dismenore. Gym Ball adalah terapi fisik atau latihan sederhana menggunakan bolam, salah satu manfaatnya dapat mengurangi rasa nyeri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran gymball dalam penurunan nyeri haid pada remaja. Metode penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif observasional. Sample dalam penelitian ini adalah siswi SMP yang mengalami nyeri haid, instrument penelitian ini menggunakan kuesioner Pengukuran rasa nyeri yaitu dengan alat ukur VRS yaitu verbal rating scale alat ukur yang menggunakan kata sifat untuk menggambarkan level intensitas nyeri yang berbeda range dari skor 0-4. Hasil penelitian yaitu dengan melakukan gymball pada saat haid dapat mengurangi nyeri haid. Kesimpulan penurunan nyeri haid secara nonfarmakolgi perlu ditingkatkan salah satunya dengan teknik peregangan menggunakan gymball.
Juridical Review of Midwife Practices and Authorities in Providing Midwifery Services Based on Presidential Regulation No. 82 of 2018 concerning Health Insurance Nur Hidayah; Samuri Samuri
SOEPRA Vol 8, No 2: Desember 2022
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/shk.v8i2.5156

Abstract

Abstract: Midwives are health workers who have an important and strategic position, especially in reducing the Maternal Mortality Rate (MMR) and Infant Mortality Rate (IMR), as well as playing a role in the national health system, namely BPJS. The hope is that if Independent Practicing Midwives can directly network with BPJS it will maximize Midwifery services to people who have BPJS cards, especially for mothers who are going to give birth, pregnancy checks at health services in village midwives who are in their respective villages. This study aims to review the practice and authority of midwives in providing midwifery services based on Presidential Decree No. 82 of 2018 concerning health insurance. using a statutory approach, namely examining all laws and regulations related to the issues to be discussed. Hierarchically, the laws and regulations related to midwifery practice as regulated in Presidential Decree No. 82 of 2018 concerning health insurance are not by the above laws and regulations, namely Law No. 4 of 2019 regarding the regulation of independent midwife practice which must network with health facilities that have support, while from the laws and regulations of the Midwifery Law that Midwife Practices are given the authority to practice independently.Keywords: juridical review, midwife practice, bpjs Abstrak: Bidan merupakan salah satu tenaga kesehatan yang memiliki posisi penting dan strategis terutama penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan angka kesakitan dan kematian Bayi (AKB), serta ikut berperan dalam system kesehatan nasional yaitu BPJS. Harapannya apabila Bidan Praktek Mandiri langsung bisa jejaring dengan BPJS akan lebih  memaksimalkan pelayanan Kebidanan kepada masyarakat yang mempunyai kartu BPJS khususnya untuk ibu yang akan melakukan persalinan, pemeriksaan kehamilan dipelayanan kesehatan di bidan desa yang berada di desa mereka masing - masing.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tinjauan praktik dan kewenangan bidan dalam pemberian pelayanan kebidanan berdasarkan perpres no 82 tahun 2018 tentang jaminan kesehatan. menggunakan pendekatan perundang‐undangan(statute approach), yaitu menelaah semua peraturan perundang undangan yang terkait denganpermasalahan yang akan dibahas. Secara hirarki peraturan perundang – undangan terkait praktik kebidanan yang diatur dalam Perpres No 82 Tahun 2018 tentang jaminan Kesehatan  tidak sesuai dengan peraturan perundangan diatasnya yaitu Undang – Undang No 4 Tahun 2019 terkait pengaturan Praktik Bidan Mandiri yang harus jejaring dengan fasilitas Kesehatan yang memiliki penunjang, sedangkan dari peraturan perundangan Undang – Undang Kebidanan bahwa Praktik Bidan diberikan kewenangan untuk Praktik Mandiri.Kata Kunci: tinjauan yuridis, praktik bidan, bpjs
KECEMASAN IBU HAMIL TRIMESTER III MENGHADAPI PERSALINAN DAN PRAKTEK MENYUSUI DI ERA PANDEMI COVID -19 Nur Hidayah; Tria Puspita Sari; Wiwik Puspita Dewi
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 16, No 4 (2021)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (763.537 KB) | DOI: 10.35842/mr.v16i4.551

Abstract

The Anxiety of Third Trimester Pregnant Women Facing Childbirth and Breastfeeding Practices in the Era of the Covid-19 PandemicBackground: based on data from the Ministry of Health (Kemkes), there were 2,179 pregnant women who died. From this data, almost 18% of deaths are due to Covid-19. Anxiety in pregnant women can arise, especially in the third trimester of pregnancy until delivery. Based on data from the Indonesian Obstetrics and Gynecology Association (POGI) from January to April 2021, 536 pregnant women were exposed to COVID-19. A total of 16 people could not be saved. Pregnant women have a higher risk of exposure to COVID-19 than ordinary people. Objectives: :  This study aims to describe the anxiety of third trimester pregnant women facing childbirth and breastfeeding practices in the era of the covid-19 pandemic. Methods: The research design used was observational with a descriptive design. The number of samples is 13 third trimester pregnant women, and are willing to be respondents. Sampling technique with purposive sampling. Analysis and interpretation of data according to the calculation of the variable. Results: 84% of respondents did not feel anxious, 8% of respondents experienced mild anxiety, and 8% of respondents experienced severe anxiety when dealing with childbirth and breastfeeding practices in the era of the covid-19 pandemic. Conclusion: there are still pregnant women in the third trimester who experience mild and severe anxiety in dealing with childbirth and breastfeeding practices in the era of the covid -19 pandemic.
Efektivitas Pelatihan Kader Posyandu dalam Pengisian Buku KMS di Posyandu Remaja Klaten Nur Hidayah; Tria Puspita Sari; Annisa Cesaaria
Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwivery Science) Vol. 11 No. 2: Agustus 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Akbidyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36307/jik.v11i2.283

Abstract

Background:One of the duties of Posyandu cadres in Posyandu activities is to keep records. Conditions in the field are that there are still many posyandu cadres who do not know how to fill in the KMS book. So far, the cadres have received training on the MCH Handbook. The approach used is conventional. Purpose:This study aims to determine the effectiveness of training for youth posyandu cadres in completing the MCH handbook. Methode: This type of research is pre-experimental, with a one-group pre-test-post-test group design. The population in this study were all posyandu cadres in Lemahireng Pedan Klaten Village, consisting of 10 people. Sampling technique with total sampling. Result: Data analysis using the Wilcoxon Signed Ranks Test, obtained P = 0.006 (p <0.05) so that there is a significant difference in the knowledge of cadres before and after being given training in filling out the Health Card book (KMS). Keywords: Training, Cadre, KMS Book
Efektivitas Pelatihan Kader Posyandu dalam Pengisian Buku KMS di Posyandu Remaja Klaten Nur Hidayah; Tria Puspita Sari; Annisa Cesaaria
Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwivery Science) Vol. 11 No. 2: Agustus 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Akbidyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36307/jik.v11i2.283

Abstract

Background:One of the duties of Posyandu cadres in Posyandu activities is to keep records. Conditions in the field are that there are still many posyandu cadres who do not know how to fill in the KMS book. So far, the cadres have received training on the MCH Handbook. The approach used is conventional. Purpose:This study aims to determine the effectiveness of training for youth posyandu cadres in completing the MCH handbook. Methode: This type of research is pre-experimental, with a one-group pre-test-post-test group design. The population in this study were all posyandu cadres in Lemahireng Pedan Klaten Village, consisting of 10 people. Sampling technique with total sampling. Result: Data analysis using the Wilcoxon Signed Ranks Test, obtained P = 0.006 (p <0.05) so that there is a significant difference in the knowledge of cadres before and after being given training in filling out the Health Card book (KMS). Keywords: Training, Cadre, KMS Book
Electric therapy is used to reduce pain in a mother giving birth Hidayah, Nur; Prasodjo, Ipin; Lestari, Puji Sri
JNKI (Jurnal Ners dan Kebidanan Indonesia) (Indonesian Journal of Nursing and Midwifery) Vol 12, No 4 (2024)
Publisher : Alma Ata University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/jnki.2024.12(4).422-431

Abstract

Background:Pain during labor is a physiological response but can result in an increase in catecholamines which result in disrupting uterine contractions which can cause uterine inertia, prolonged labor, inadequate oxygenation to the fetus and fetal distress, as well as death of the mother and/or fetus if labor pain is not treated. According to (Utami & Putri, 2020) Severe pain can affect the increase in heart rate, respiratory system, increase in blood pressure and can cause stress, thereby inhibiting the release of the hormone oxytocin which results in inadequate contractions and disruption of cervical dilatation. Uterine contractions cause complaints of labor pain which can cause anxiety and fatigue in the mother during labor and have a negative influence on the progress of labor and the well-being of the fetus.Non-pharmacological pain management includes administering electrical therapy (TENS). Transcutaneous electrical nerve stimulation (TENS) is a therapy that uses electric current to treat pain due to various conditions, ranging from nerve disorders, disorders, to pain due to childbirth. Objectives of this research is to find out how much influence electrical therapy has in reducing pain in mothers giving birth. Methods The quasi-experimental research design uses a one group pretest-posttest design. The research population was mothers in the first stage of labor in the Sukoharjo Independent Midwife Practice area. The sampling technique was total sampling with a sample size of 20 people. Results obtained a reduction value of 1.55 (mean diff.) or a reduction of 23.2% and p=<0.001 (p<0.05) which means there is a significant difference in the pain scale before and after electrical therapy. therapeutic treatment. Conlusions, electrical therapy is effective in reducing pain in mothers giving birth.Key words: electrical therapy, labor pain, mother giving birth.