Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Pengaruh Ukuran Perusahaan, Profitabilitas Dan Leverage Terhadap Audit Delay Apriwandi; Debbie Christine; Rachmat Hidayat
Jurnal Ekuilnomi Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Ekuilnomi Vol 5 No 2 Nov 2023
Publisher : Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekononomi Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/ekuilnomi.v5i2.689

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor - faktor penentu keterlambatan penerbitan laporan yang telah diaudit.Secara spesifik penelitian ini menganalisis pengaruh Ukuran Perusahaan, Profitabilitas dan Leverage terhadap Audit Delay.Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian dengan metode kuantitatif.Peneliti menggunakan analisis regresi kuadrat terkecil biasa, memodelkan penundaan audit sebagai fungsi dari variabel penjelas berikut yang berkaitan dengan atribut perusahaan dan auditornya.Sampel dalam penelitian adalah pada perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019 - 2021.Temuan penelitian ini membuktikan bahwa hubungan yang signifikan secara statistik antara penundaan audit dan jenis perusahaan audit, opini audit, ukuran perusahaan, bulan pada akhir tahun, dan profitabilitas. Hasilnya menunjukkan bahwa keterlambatan audit dapat dikurangi dengan menunjuk perusahaan audit internasional namun diperluas dengan aspek opini audit dengan pengecualian.Selain itu, hasil penelitian ini menunjukan bahwa ukuran perusahaan berpengaruh signifikan terhadap audit delay. Sedangkan Profitabilitas dan Leverage tidak mempunyai pengaruh terhadap audit delay. Kontribusi makalah ini adalah untuk menyelidiki laporan audit di pasar modal maju dengan memanfaatkan akses ke data kepemilikan mengenai waktu audit dan opini audit. Hal ini memungkinkan untuk mengatasi beberapa masalah kualitas data yang menghambat investasi dalam negeri indonesia ke pasar modal maju lainnya
Pengaruh Inflasi, Suku Bunga Dan Nilai Tukar Terhadap Return Saham Debbie Christine; Apriwandi; Rachmat Hidayat
Jurnal Ekuilnomi Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Ekuilnomi Vol 5 No 2 Nov 2023
Publisher : Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekononomi Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/ekuilnomi.v5i2.713

Abstract

Pasar modal sebagai wadah untuk melakukan kegiatan investasi tersebut memiliki peran yang sangat besar bagi perekonomian negara salah satunya di Indonesia. Dengan adanya pasar modal (capital market), para investor sebagai pihak yang memiliki kelebihan dana dapat menginvestasikan dananya pada berbagai macam sekuritas dengan harapan memperoleh imbalan (return). Indikator perkembangan ekonomi suatu negara - pun dapat diukur dengan mengetahui tingkat perkembangan pasar modal dan perkembangan berbagai jenis industri pada negara tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan verifikatif, teknik pengumpulan data yaitu menggunakan data sekunder yaitu data yang didapat melalui website-website resmi. Data yang diambil dalam bentuk laporan tahunan yang terpublikasi pada situs resmi Bursa Efek Indonesia, juga data historis di investing.com idx.co.id dan BI Rate Analisis yang digunakan yaitu uji normalitas, analisis linier berganda, uji T dan uji F yang menggunakan program IBM SPSS Statitic 24. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan menunjukan bahwa pengaruh inflasi terhadap return saham secara parsial berpengaruh positif. Pengaruh suku bunga secara parsial berpengaruh negatif terhadap return saham. Pengaruh nilai tukar secara parsial berpengaruh negatif. Kemudian pengaruh inflasi, suku bunga dan nilai tukar terhadap return saham secara simultan berpengaruh
Pengaruh Ukuran Perusahaan, Profitabilitas dan Leverage Terhadap Audit Delay Apriwandi; Debbie Christine; Rachmat Hidayat
Jurnal Ekuilnomi Vol. 5 No. 2 (2023): Ekuilnomi Vol 5(2) Nov 2023
Publisher : Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekononomi Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/hvs9y121

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor - faktor penentu keterlambatan penerbitan laporan yang telah diaudit.Secara spesifik penelitian ini menganalisis pengaruh Ukuran Perusahaan, Profitabilitas dan Leverage terhadap Audit Delay.Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian dengan metode kuantitatif.Peneliti menggunakan analisis regresi kuadrat terkecil biasa, memodelkan penundaan audit sebagai fungsi dari variabel penjelas berikut yang berkaitan dengan atribut perusahaan dan auditornya.Sampel dalam penelitian adalah pada perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019 - 2021.Temuan penelitian ini membuktikan bahwa hubungan yang signifikan secara statistik antara penundaan audit dan jenis perusahaan audit, opini audit, ukuran perusahaan, bulan pada akhir tahun, dan profitabilitas. Hasilnya menunjukkan bahwa keterlambatan audit dapat dikurangi dengan menunjuk perusahaan audit internasional namun diperluas dengan aspek opini audit dengan pengecualian.Selain itu, hasil penelitian ini menunjukan bahwa ukuran perusahaan berpengaruh signifikan terhadap audit delay. Sedangkan Profitabilitas dan Leverage tidak mempunyai pengaruh terhadap audit delay. Kontribusi makalah ini adalah untuk menyelidiki laporan audit di pasar modal maju dengan memanfaatkan akses ke data kepemilikan mengenai waktu audit dan opini audit. Hal ini memungkinkan untuk mengatasi beberapa masalah kualitas data yang menghambat investasi dalam negeri indonesia ke pasar modal maju lainnya
Pengaruh Inflasi, Suku Bunga dan Nilai Tukar Terhadap Return Saham Debbie Christine; Apriwandi; Rachmat Hidayat
Jurnal Ekuilnomi Vol. 5 No. 2 (2023): Ekuilnomi Vol 5(2) Nov 2023
Publisher : Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekononomi Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/83dk5d10

Abstract

Pasar modal sebagai wadah untuk melakukan kegiatan investasi tersebut memiliki peran yang sangat besar bagi perekonomian negara salah satunya di Indonesia. Dengan adanya pasar modal (capital market), para investor sebagai pihak yang memiliki kelebihan dana dapat menginvestasikan dananya pada berbagai macam sekuritas dengan harapan memperoleh imbalan (return). Indikator perkembangan ekonomi suatu negara-pun dapat diukur dengan mengetahui tingkat perkembangan pasar modal dan perkembangan berbagai jenis industri pada negara tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan verifikatif, teknik pengumpulan data yaitu menggunakan data sekunder yaitu data yang didapat melalui website-website resmi. Data yang diambil dalam bentuk laporan tahunan yang terpublikasi pada situs resmi Bursa Efek Indonesia, juga data historis di investing.com idx.co.id dan BI Rate Analisis yang digunakan yaitu uji normalitas, analisis linier berganda, uji T dan uji F yang menggunakan program IBM SPSS Statitic 24. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan menunjukan bahwa pengaruh inflasi terhadap return saham secara parsial berpengaruh positif. Pengaruh suku bunga secara parsial berpengaruh negatif terhadap return saham. Pengaruh nilai tukar secara parsial berpengaruh negatif. Kemudian pengaruh inflasi, suku bunga dan nilai tukar terhadap return saham secara simultan berpengaruh
Persepsi Atas Rekonstruksi Penilaian Aset Biologis (IAS 41 Akuntansi Peternakan) Pada Peternak Indonesia Apriwandi; Debbie Christine; Eriana Kertadjumena; Erly Sherlita; Andhina Nur Fathonah; Aida Wijaya
Jurnal Ekuilnomi Vol. 5 No. 1 (2023): Ekuilnomi Vol 5(1) Mei 2023
Publisher : Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekononomi Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/m6e6qy21

Abstract

Perdebatan penerapan IAS 41 akuntansi peternakan yang memaksa peralihan dari biaya historis (HC) ke prinsip nilai wajar (FV) berkaitan dengan instrumen keuangan yang mensyaratkan penilaian yang adil untuk aset biologis membawanya ke domain pertanian - peternakan. Penelitian eksperimen ini melakukan studi empiris dengan sampel peternakan Indonesia menilai aset biologis HC dan sampel menerapkan FV, menemukan perbedaan yang signifikan antara kedua metode penilaian untuk menilai arus kas masa depan dan pengambilan keputusan para peternak. Namun, sebagian besar pengujian mengungkapkan lebih banyak persepsi penerapan HC dan mencermintkan ketidaksiapan para peternak menerapakan IAS 41 penilaian FV. Penilaian wajar aset biologis, yang tidak dijelaskan oleh perbedaan volatilitas laba dan profitabilitas. Penelitian ini membuktikan adanya praktik akuntansi HC yang tidak tepat untuk aset biologis di bidang peternakan, yang menunjukkan kandungan informasi dari metode penilaian ini di unit usaha kecil utama yang ada di sektor peternakan di Indonesia
Pengaruh Foreign Ownership terhadap Transfer Pricing dengan Implikasi terhadap Tax Avoidance (LQ45 2018-2023) Dessy Rosmawati; Debbie Christine
Owner : Riset dan Jurnal Akuntansi Vol. 10 No. 1 (2026): Article Research January 2026
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/owner.v10i1.2938

Abstract

This study uses a quantitative approach focusing on companies listed on the Indonesia Stock Exchange that are part of the LQ45 Index between 2018-2023. The sample selection uses purposive sampling. Data comes from secondary sources, found on idx.co.id. This study combines path analysis and panel data, testing using EViews 13. This study uses a robustness test to measure the robustness of the data from the research results. Structure I selected the Random Effect Model (REM), and structure II used the Common Effect Model (CEM). The results show that foreign ownership has a negative effect on transfer pricing, with a t-prob value of 0.0000 < 0.05 and a coefficient of -0.3788. Similarly, foreign ownership has a negative effect on tax avoidance, with a t-prob value of 0.0000 < 0.05 and a coefficient of -0.0255. However, transfer pricing has no effect on tax avoidance, as the t-prob. value of 0.2020 > 0.05. The Sobel test results show a value of 1.2476 < 1.96, indicating that transfer pricing does not act as a mediator between foreign ownership and tax avoidance. From a theoretical perspective, these results suggest that foreign ownership serves as a control mechanism that helps reduce aggressive transfer pricing for tax avoidance. The negative effect of transfer pricing on tax avoidance implies that transfer pricing policies are more related to operational efficiency than exploiting tax opportunities. The Sobel test results also support the idea that the relationship between foreign investors and tax authorities is not affected by transfer pricing policies.