Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

KOMUNIKASI RISIKO PUSAT PENGENDALIAN OPERASI PENANGGULANGAN BENCANA (PUSDALOPS-PB) DALAM KESIAPAN MENGHADAPI ANCAMAN BENCANA Ario Akbar Lomban; Jamalullail Jamalullail
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 2 (2022): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v9i1.2022.495-504

Abstract

Letak geografis Indonesia yang berada pada jalur pergerakan tiga lempeng dunia Eurasia, Indo-Australia dan Pasifik adalah hal yang menyebabkan Indonesia dikenal sebagai negara dengan supermarket bencananya, atau negara dengan wilayah rawan bencana. Saat ini Indonesia telah mengidentifikasi tingkat risiko bahaya di seluruh wilayah dengan Indeks Risiko Bencana Indonesia (IRBI), yang menginformasikan tingkat bahaya tinggi, sedang dan rendah pada satu daerah. IRBI merupakan platform dari hasil pengembangan ilmu pengetahuan yang dapat menjadi informasi awal untuk mengetahui dan memahami risiko bencana oleh stakeholder penanggulangan bencana dan masyarakat. Berdasarkan indeks tersebut pemerintah daerah, akademisi, dunia usaha, media dan masyarakat dapat menentukan langkah prioritas dan tindakan keselamatan untuk meminimalisir dampak bencana. Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Penanggulangan Bencana (PB) sebagai unit yang dibentuk untuk melakukan pemantauan, monitoring, evaluasi secara rutin, dan memobilisasi sumberdaya hingga memberikan rekomendasi kepada pengambil kebijakan, sejatinya sangat terbantu dalam menyampaikan informasi risko bahaya dengan memanfaatkan data dan informasi IRBI ataupun platform informasi kebencanaan lainnya. InaRisk merupakan transformasi dari IRBI yang berbasis open source untuk memberikan gambaran spasial secara visual wilayah Indonesia yang terancam bencana dengan luasan populasi terdampak, potensi kerugian dan kerusakan lingkungan. Pemahaman risiko bencana dan meneruskannya melalui informasi bahaya secara dini kepada stakeholder PB dan masyarakat, merupakan rangkaian operasional Pusdalops PB dalam upaya kesiapsiagaan melalui diseminasi informasi dan komunikasi untuk kesiapan menghadapi keadaan chaos atau situasi darurat. Pusdalops PB dalam fungsinya sebagai fasilitator komunikasi, perlu mengamati, memahami risiko dan mengkomunikasikan risiko yang dapat berangkat dari IRBI, InaRisk maupun media pemantauan lainnya untuk mendorong kesiapsiagaan suatu wilayah menghadapi ancaman bencana. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji operasional Pusdalops PB dalam merespon potensi bahaya yang teridentifikasi dengan komunikasi dan koordinasi saat situasi siaga darurat. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif untuk melihat fakta sebenarnya operasional Pusdalops PB dalam proses hingga produksi informasinya terkait pemanfaatan data dan informasi sekunder sebagai landasan melakukan komunikasi risiko untuk upaya penanganan bencana.
Peran Komunikasi Organisasi dalam Pertemuan Mingguan Membentuk Kinerja Karyawan TDW Grup Ongky Hojanto; Jamalullail Jamalullail
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (116.246 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v6i2.4631

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh kualitas produk, kualitas pelayanan, dan citra merek terhadap kepuasan pelanggan di pippo Italian senayan restaurant. Penulis mengambil sampel responden sebanyak 150 responden. Pengumpilan data melalui kuesioner menggunakan skala liket sebanyak 5 (lima) alternatife jawaban. Teknik pengambilan sampel adalah non-ptobability sampling dengan metode pengumpulan data purposive sampling. Purposive sampling adalah responden yang pernah berkunjung dan membeli di Pippo Italian senayan restaurant. Teknik analisis data menggunakan Uji Validitas dan uji reliabilitas Untuk 20 responden dengan menggunakan program SPSS versi 25 . Dan 130 responden dengan menggunakan metode analisis Partial Least Square (PLS) dengan memakai aplikasi SmartPLS 3 yang digunakan dalam penelitian ini. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa semua variabel kualitas produk, kualitas pelayanan, dan citra merek berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan pada Pippo Italian senayan restaurant secara keseluruhan dengan kesesuaian model penelitian (Model Fit).
Indonesia Poros Maritim Dunia (Analisis Teks Media dengan Pendekatan Mix-Methode) Jamalullail Jamalullail; Husen Mony
Avant Garde Vol 10, No 1 (2022): Avant Garde
Publisher : Fakultas Komunikasi & Desain Kreatif - Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36080/ag.v10i1.1799

Abstract

Mass media is needed for the process of disseminating various messages and discourses regarding the realization of the vision of the World Maritime Axis to the public. The purpose of this study was to determine the frame of the national media coverage and the widely quoted news sources related to Indonesia's policies on the World Maritime Axis. This study uses the theory of the mass media news production process, namely Agenda Setting and Gatekeeping. The method uses a mixed approach at the level of data collection and analysis. The object of research is online media news on November 13, 2014, when President Jokowi announced the vision, until October 20, 2019, when the reign of Joko Widodo – Jusuf Kalla ended. The results showed that  national online media coverage of Indonesia's vision as the World Maritime Axis stands at 3,344 articles on average for each media, with 10 issues in it. In general, the national online media coverage of Indonesia's vision as the World Maritime Axis is in a positive frame. For the ten issues studied, most of the media present their coverage in a positive light. Speak persons in news related to the issue of the World Maritime Axis are divided into two, namely: institutionally and personally. Institutionally, the Coordinating Ministry for Maritime Affairs and Investment received the most quotes from the media, followed by the Ministry of Transportation and the Ministry of Marine Affairs and Fisheries. Meanwhile, personally, the Minister of Maritime Affairs and Fisheries, Susi Pudjiastuti, said that her statement was widely covered by the media.
Komunikasi Politik Internasional Presiden Rumania Klaus W.Iohannis dalam Menyelesaikan Konflik antara Kelompok Euroscepticsm dengan Kelompok Euro-Integration Bambang Prihartadi; Jamalullail Jamalullail
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.686 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i2.6195

Abstract

Pada tanggal 1 Januari 2019 s/d 31 Juni 2019, Rumania menjadi Presidensi Uni Eropa (UE). Selama pada periode tersebut, dari 27 anggota UE terdapat kelompok Euroscepticism dan kelompok Euro-integration. Tujuan UE adalah mempromosikan perdamaian, nilai-nilai UE, dan kesejahteraan bagi masyarakat di negara-negara UE. Prinsip terbentuknya UE adalah memberikan kebebasan pergerakan barang, jasa, kapital dan orang masyarakat di wilayah negara-negara UE. Sebuah jajag-pendapat yang dilakukan oleh Lembaga Riset Kantar TNS pada bulan November 2015, menyebutkan bahwa di citra UE di negara-negara UE mengalami penurunan dari tahun 2007 sebesar 52 persen menjadi 37 persen pada tahun 2015 . Penelitian ini adalah menganalisa Bab 6 dengan judul “Europe Over Time: Problems Confronting the EU” dari buku Presiden Rumania Klaus Werner Iohannis (KWI) yang berjudul EU.RO: Europe, an Open Dialogue yang intinya terdapat beberapa permasalahan di UE yang perlu diselesaikan antara lain munculnya Euroscepticism. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif analisis dengan menggunakan Teori Konflik, Teori Pesan, dan Teori Komunikasi-Politik-Internasional. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa upaya Presiden Rumania KWI menyampaikan pandangan kepada kelompok Euroscepticism di negara-negara UE sehingga pandangan mereka akan beralih mendukung menjadi kelompok Euro-Integration. Pesan tersebut disampaikan secara verbal pidato, tulisan dan buku. Pesan tersebut disampaikan melalui media masa cetak dan media baru. Tradisi dalam penelitian ini adalah menggunakan tradisi kritis yaitu tokoh-tokoh populis tersebut hanya menggunakan isu nasional untuk mendapatkan dukungan masyarakat.