Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Komunikasi Politik Internasional Presiden Rumania Klaus W.Iohannis dalam Menyelesaikan Konflik antara Kelompok Euroscepticsm dengan Kelompok Euro-Integration Bambang Prihartadi; Jamalullail Jamalullail
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.686 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i2.6195

Abstract

Pada tanggal 1 Januari 2019 s/d 31 Juni 2019, Rumania menjadi Presidensi Uni Eropa (UE). Selama pada periode tersebut, dari 27 anggota UE terdapat kelompok Euroscepticism dan kelompok Euro-integration. Tujuan UE adalah mempromosikan perdamaian, nilai-nilai UE, dan kesejahteraan bagi masyarakat di negara-negara UE. Prinsip terbentuknya UE adalah memberikan kebebasan pergerakan barang, jasa, kapital dan orang masyarakat di wilayah negara-negara UE. Sebuah jajag-pendapat yang dilakukan oleh Lembaga Riset Kantar TNS pada bulan November 2015, menyebutkan bahwa di citra UE di negara-negara UE mengalami penurunan dari tahun 2007 sebesar 52 persen menjadi 37 persen pada tahun 2015 . Penelitian ini adalah menganalisa Bab 6 dengan judul “Europe Over Time: Problems Confronting the EU” dari buku Presiden Rumania Klaus Werner Iohannis (KWI) yang berjudul EU.RO: Europe, an Open Dialogue yang intinya terdapat beberapa permasalahan di UE yang perlu diselesaikan antara lain munculnya Euroscepticism. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif analisis dengan menggunakan Teori Konflik, Teori Pesan, dan Teori Komunikasi-Politik-Internasional. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa upaya Presiden Rumania KWI menyampaikan pandangan kepada kelompok Euroscepticism di negara-negara UE sehingga pandangan mereka akan beralih mendukung menjadi kelompok Euro-Integration. Pesan tersebut disampaikan secara verbal pidato, tulisan dan buku. Pesan tersebut disampaikan melalui media masa cetak dan media baru. Tradisi dalam penelitian ini adalah menggunakan tradisi kritis yaitu tokoh-tokoh populis tersebut hanya menggunakan isu nasional untuk mendapatkan dukungan masyarakat.
Attribution of Romanian AUR Party Chairman George Simion's Political Communication to Gain Community Support (Case Study of Romania's Membership in the EU) Bambang Prihartadi; T. Titi Widaningsih; Heri Budianto; Andi Faisal Bakti; Udi Rosadi
Enrichment: Journal of Multidisciplinary Research and Development Vol. 3 No. 9 (2025): Enrichment: Journal of Multidisciplinary Research and Development
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/enrichment.v3i9.560

Abstract

The emergence of the AUR Party on September 19, 2019, led by George Simion, is a socio-political picture of Romania. AUR was established ahead of the 2020 local and parliamentary elections. In the local elections, AUR received 1 percent of the vote and in the parliamentary elections received 9 percent of the vote. AUR campaigns on four programs: family, nation, orthodox Christians, and freedom. In the 2024 parliamentary elections, AUR received 18 percent, the second largest after the PSD Party with 22.8 percent. The purpose of this research is to uncover the meaning, explore understanding, and analyze George Simion's efforts to gain the support of the Romanian people within the framework of Ramania's membership in the EU by using the integration of Heider's attribution theory with Dan Nimmo's political communication theory. The results of the study explain that there was an increase in votes in the Parliament. George Simion's campaign received increased public support in the parliamentary and presidential elections. On the other hand, there was resistance from the community which was manifested in the second round of the presidential election which was won by Nicorsur Dan, from the independent pro-EU group. George Simion 's defeat in the presidential election was analyzed through George Simion 's political communication attribution theory.