Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penggabungan Perseroan Terbatas Tanpa Likuidasi Terlebih Dahulu Menurut Undang-undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas Safarni Husain
Jurnal Risalah Hukum Volume 7, Nomor 1, Juni 2011
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKSI Keberadaan perseroan terbatas sebagai salah satu bentuk badan usaha dalam dunia usaha berperan penting dan strategis dalam menggerakkan perekonomian, terutama dalam menghadapi arus globalisasi perekonomian dunia dewasa ini yang semakin kompleks. Dalam upaya meningkatkan efesiensi dan kinerja suatu perusahaan dibutuhkan restrukturisasi perusahaan, dan salah satu metode untuk melakukan restrukturisasi perusahaan adalah dengan cara penggabungan (merger). Penggabungan (merger) dan peleburan (konsolidasi) merupakan perbuatan hukum yang memiliki akibat fundamental terhadap struktur perseroan. Keduanya secara teknis memiliki kemiripan. Pada peleburan (konsolidasi) perseroan menghasilkan satu entitas hukum yang baru. Sedangkan pada penggabungan (merger) masih ada satu entitas hukum yang dipertahankan untuk menampung perseroan (aset, modal, dan utang) dari satu atau lebih perseroan yang demi hukum berakhir setelah penggabungan. Kata Kunci: perseroan terbatas, restrukturisasi perusahaan, penggabungan.
Pengaruh Mata Kuliah Kewirausahaan Terhadap Minat Berwirausaha Mahasiswa Hukum Gebby Chyntia Detta Kaunang; Safarni Husain
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 6 No. 5 (2025): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v6i5.9184

Abstract

Pendidikan kewirausahaan saat ini tidak hanya relevan bagi mahasiswa di bidang ekonomi dan bisnis, namun juga penting bagi mahasiswa hukum. Dalam menghadapi persaingan kerja yang semakin ketat dan minimnya lapangan kerja di sektor hukum formal, mahasiswa hukum dituntut memiliki kemandirian ekonomi dan jiwa wirausaha. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh mata kuliah kewirausahaan terhadap minat berwirausaha mahasiswa hukum. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif dan penyebaran kuesioner kepada mahasiswa Fakultas Hukum yang telah mengikuti mata kuliah kewirausahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mata kuliah kewirausahaan memiliki pengaruh positif terhadap peningkatan minat mahasiswa hukum dalam memulai usaha mandiri, terutama dalam bidang jasa hukum nonlitigasi, konsultasi, maupun bisnis berbasis digital.