Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pendekatan Pembelajaran Matematika Realistik (PMR) Pada Materi Pecahan Dapat Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas III/B SDI Wae Nakeng Kecamatan Lembor Tahun Pelajaran 2021/2022 Nikodemus Soda; Muhammad Fahmi
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 3 No. 05 (2022): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi)
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (683.713 KB) | DOI: 10.36418/japendi.v3i5.722

Abstract

Hasil ulangan harian di kelas Matematika Pecahan menunjukkan jika pembelajaran kurang berhasil. Oleh karena itu, untuk meningkatkan penguasaan materi pecahan diperlukan model dan media pembelajaran yang sesuai. Salah satu model pembelajarannya yaitu dengan menggunakan benda-benda terdekat yang realistis. Penelitian ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan atau penguasaan materi pecahan pada siswa kelas III/B SDI Wae Nakeng. Lokasi penelitian ini adalah SDI Wae Nakeng, Kecamatan Lembor memiliki 23 siswa, terdiri dari 12 perempuan dan 11 laki-laki. Data penelitian ini berasal dari hasil wawancara, survei kuesioner, hasil observasi tindakan dan hasil evaluasi. Penelitian dilakukan dalam dua siklus. Setiap siklus didasarkan pada tahapan yaitu perencanaan kegiatan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi pasca analisis. Informasi yang dikumpulkan dalam pembelajaran sehari-hari diberikan penjelasan secara lisan, diberikan contoh-contoh, bahkan diberikan latihan soal, memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya, tetapi mereka tidak memanfaatkan kesempatan tersebut. Pengamatan peneliti terhadap pra tindakan menunjukkan bahwa siswa kurang termotivasi dalam belajar, cenderung merasa bosan dan kurang memperhatikan penjelasan guru. Sebelum langkah Siklus I, 7 siswa menguasai skor, dan setelah langkah Siklus I, 13 siswa menguasai skor. Kolaborasi dan keaktifan siswa masih rendah karena perlu mendapat perhatian pada siklus kegiatan selanjutnya. Hasil Penilaian Nilai rata-rata siswa pada siklus I adalah 60. Rata-rata nilai siswa pada Siklus II meningkat menjadi 76. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan media hasil objek terdekat siswa saat melaksanakan pembelajaran pecahan berdampak positif terhadap hasil evaluasi.
Kriteria Saksi Yang Adil dalam Pernikahan Menurut Kantor Urusan Agama Kecamatan Amuntai Utara Kabupaten Hulu Sungai Utara Ahdiyatul Hidayah; Muhammad Fahmi
Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 3 No. 04 (2022): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (666.972 KB) | DOI: 10.59141/jist.v3i04.409

Abstract

Hukum Islam merupakan pondasi dari aturan keagamaan, dan perintah Allah yang mengatur seluruh kehidupan umat Islam dalam berbagai aspek. Persoalan pernikahan merupakan persoalan yang selalu aktual dan pastinya menarik untuk diperbincangkan. Islam telah menganjurkan kepada manusia untuk menikah, karena menikah adalah serah terima antara laki-laki dan perempuan dengan tujuan untuk memuaskan antara keduanya dan mempunyai tujuan untuk membina keluarga yang sejahtera dan bahagia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pandangan Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Amuntai Utara mengenai konsep adil bagi saksi nikah, untuk mengetahui bagaimana penerapan saksi nikah yang adil menurut Kantor Urusan Agama Amuntai Utara dan untuk mengetahui bagaimana analisis Hukum Islam terhadap penerapan saksi nikah yang adil oleh Pegawai Pencatat Nikah di Kantor Urusan Agama Amuntai Utara. Rukun dan syarat merupakan penentu bagi sah atau tidaknya suatu pernikahan. Apabila salah satu dari rukun atau salah satu syarat itu tidak terpenuhi, maka akadnya bisa rusak atau batal. Serta di antara rukun nikah itu adalah dengan adanya saksi. Pada penelitian ini penulis menggunakan jenis penelitian kualitatif yang berjenis lapangan. Seseorang yang ingin menjadi saksi harus memenuhi syarat dan rukun tertentu, karena apabila ada kerusakan atau kecacatan pada syarat dan rukun tersebut, hal itu dapat mengakibatkan akad menjadi rusak atau tidak sah. Dan salah satu syarat saksi adalah ia harus orang yang adil. Adil disini dapat diartikan sebagai orang yang menjalankan perintah Allah dan menjauhi segala yang dilarang. Apabila kita hubungkan dengan Kantor Urusan Agama (KUA), dalam melaksanakan tugas Kantor Urusan Agama Kecamatan yang menyelenggarakan fungsi pelaksanaan pelayanan, pengawasan, pencatatan, dan pelaporan nikah dan rujuk. Maka Kantor Urusan Agama juga mempunyai landasan yang kuat dan jelas mengenai penetapan atau kriteria saksi yang adil.
Student Learning Ethics: Classical Islamic Literature Analysis Alya Shofi Fathia; Dias Ayu Miftakhul Jannah; Razif Hanani; Heru Prastyo; Muhammad Fahmi
Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 3 No. 04 (2022): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (550.037 KB) | DOI: 10.59141/jist.v3i04.410

Abstract

This article uses literature review through the elaboration of classical texts, and some of literary sources until became this article. It started when there was an ethical degradation that occurred between students and teachers. This article aims to be a guideline for students who are studying. This is felt to be quite important by taking into account the quality of graduates produced by the education units of primary, secondary, and even higher education which slightly decreases in quality when compared to past scholars. Also starting to reduce students' understanding of ethics towards science and themselves when studying. The study in this journal uses a method of study of literature. The study of literature is a way to solve problems by looking through previously produced sources of writing. In other languages, the term for the study of literature is also very familiar with the title library study. Whereas ethics is one of the factors that are believed to affect the level of ease of understanding a science. This condition is the background of writing this article. By reviewing and analyzing the texts of classical books and other literature sources, it was successfully stated that among the ethics that need to be applied to every student are to cleanse themselves of various heart diseases, having the right intentions, choose the right teacher and be ethical in front of the teacher, choose good friends, and earnest in seeking knowledge.