Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

EFEKTIVITAS PELATIHAN MANAGEMEN STRES PADA ASN DI KOTA METRO Octa Reni Setiawati; Dewi Lutfianawati; Septa Lia Ariska; Randi Mursandi
JURNAL PSIKOLOGI MALAHAYATI Vol 4, No 1 (2022): Jurnal Psikologi Malahayati
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpm.v4i1.5986

Abstract

ABSTRACT : THE EFFECTIVENESS OF STRESS MANAGEMENT TRAINING FOR ASN IN A METRO CITY This study aims to determine the effectiveness of stress management training in reducing stress levels of ASN in Metro City. Data was collected using the Perceived Stress Scale (PSS). The research design is a one group pretest-posttest design. The research analysis used is quantitative analysis. Quantitative analysis with hypothesis testing using t-test analysis to determine whether there is an effect of stress management training in reducing stress in ASN. The results showed that there were differences in stress among ASN. The conclusion of this study is that there is a significant difference in stress levels in the experimental group after stress management training, or it can be said that there is an effectiveness of stress management training for ASN in Metro City  therefore this research can continue to be carried out to reduce stress on ASN. Keywords: ASN, Stress, Stress Management Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pelatihan manajemen stres dalam menurunkan tingkat stres ASN kota Metro. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan skala Perceived Stress Scale (PSS). Rancangan penelitian ini adalah desain one group pretest-posttest. Penelitian ini menggunakan analisis uji t-test untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh pelatihan manajemen stres dalam mengurangi stres pada ASN. Hasil penelitian ini yaitu menunjukkan terdapat perbedaan tingkat stres yang signifikan pada ASN setelah dilakukannya pelatihan manejemen stres, atau dapat dikatakan bahwa adanya efektivitas pelatihan manajemen stres pada ASN di kota Metro sehingga pelatihan ini dapat terus dilakukan guna untuk menurunkan stres pada ASN. Kata Kunci: ASN, Stres, Manajemen Stres
Perbedaan Tingkat Stres ASN Kota Metro Berdasarkan Jenis Kelamin Octa Reni Setiawati; Junaidi Junaidi; Septa Lia Ariska; Randi Mursandi
Malahayati Nursing Journal Vol 5, No 3 (2023): Volume 5 Nomor 3 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v5i3.9041

Abstract

ABSTRACT  Stress is a psychological and physical reaction to any demands that cause stability and tension in everyday life. It is undeniable that humans will experience stress in their lives, one of which is ASN (State Civil Apparatus). Stress on ASN (State Civil Apparatus) can be influenced by several factors, one of which is gender differences. This study aims to determine the relationship between gender and ASN (State Civil Apparatus) stress in Metro city. This research is a quantitative research. Data collection was carried out using the Perceived Stress Scale (PSS) and demographic data. Data were analyzed by hypothesis testing using t-test analysis to determine whether there were differences in the stress level of ASN (State Civil Apparatus) in Metro city based on gender. The conclusion of this study was that the results of this study showed that there was no difference in stress levels in ASN (State Civil Apparatus) both men and women both had the same stress level, with a value (Sig2tailed) of 0.531 ≥ 0.05 Keywords: Gender,Stress, ASN (APARATUR SIPIL NEGARA)  ABSTRAK Stres merupakan suatu reaksi psikologis dan fisik terhadap setiap tuntutan yang menyebabkan gangguan stabilitas dan ketegangan dalam kehidupan sehari-hari. Tidak dapat dipungkiri manusia akan mengalami stres dalam kehidupannya, salah satunya adalah ASN (Aparatur Sipil Negara) (Aparatur Sipil Negara). Stres pada ASN (Aparatur Sipil Negara) dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor salah satunya adalah perbedaan jenis kelamin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan jenis kelamin dengan stres ASN  (Aparatur Sipil Negara) di kota Metro. Penelitian ini merupakan penelitian  kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan skala Perceived Stress Scale (PSS) dan data demografi. Data dianalisis dengan uji hipotesis menggunakan analisis uji t-test untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan tingkat stres ASN (Aparatur Sipil Negara) kota Metro berdasarkan jenis kelamin. Kesimpulan dari penelitian ini didapati hasil bahwa penelitian ini menunjukkan bahwa tidak adanya  perbedaan tingkat stres pada ASN  (Aparatur Sipil Negara) baik laki-laki ataupun perempuan keduanya memiliki tingkat stres yang sama,dengan nilai (Sig2tailed) sebesar 0.531 ≥ 0,05Kata Kunci: Jenis Kelamin, Stres, ASN (APARATUR SIPIL NEGARA)
Efektivitas Pelatihan Manajemen Kasus Pelecehan Seksual pada Penyedia Layanan Octa Reni Setiawati; Septa Lia Ariska; Yani Arikawati; Dewi Lutfiana Wati; M. Reza Afni
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 7 (2026): Volume 9 Nomor 7 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i7.21335

Abstract

ABSTRAK Pelecehan seksual selalu terjadi di setiap tahun yang korbannya rata-rata adalah anak-anak dan perempuan. WHO mengatakan bahwa kasus kekerasan dan perundungan mencapai sekitar 1 miliar dengan korban yaitu anak-anak, salah satunya kekerasan seksual (Mkonyi, 2021). Adapun tujuan dari pelatihan ini adalah : Peserta mampu memahami hak dan perlindungan anak, Peserta mampu memahami dasar, tim, dan proses manajemen kasus, Peserta mampu memahami prinsip dan etika dalam bekerja dengan anak, Peserta mampu mengenal sistem rujukan, dan mampu membangun dan mengembangkan sistem rujukan, Peserta mampu memahami pembuatan laporan. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif dengan data yang digunakan merupakan data primer yang diperoleh dari skor pretest dan posttest dari 37 responden yang merupakan peserta pelatihan manajemen kasus pelecehan seksual pada penyedia layanan di Kota Metro pada tahun 2023. Selanjutnya, model penelitian yang dipakai pada penelitian ini adalah One Group Pretest Posttest Design dimana kelompok subjek diukur sebelum (pretest) dan sesudah (posttest) sebuah perlakuan diberikan. Berdasarkan hasil tersebut, menunjukkan bahwa pelatihan manajemen kasus pelecehan seksual pada penyedia layanan dinilai efektif dapat meningkatan pemahaman dalam memanajemen kasus pelecehan seksual pada penyedia layanan Kata Kunci: Manajemen Kasus, Pelecahan Seksual, Lembaga Pelayanan.  ABSTRACT Sexual harassment always occurs every year with the average victims being children and women. WHO says that there are around 1 billion cases of violence and bullying with victims namely children, one of which is sexual violence (Mkonyi, 2021). The objectives of this training are: Participants are able to understand the rights and protection of children, Participants are able to understand the basis, team, and case management process, Participants are able to understand principles and ethics in working with children, Participants are able to recognize referral systems, and are able to build and develop systems reference, Participants are able to understand the preparation of reports. The method used is a quantitative research method with the data used is primary data obtained from pretest and posttest scores from 37 respondents who are participants in sexual harassment case management training at service providers in Metro City in 2023. Furthermore, the research model used in this study this is the One Group Pretest Posttest Design where the subject group is measured before (pretest) and after (posttest) a treatment is given. Based on these results, it shows that sexual harassment case management training for service providers is considered effective in increasing understanding in managing sexual harassment cases for service providers Keywords: Case Management, Sexual Harassment, Service Agencies.