Eli Santana Siregar
Dosen FKIP Univeristas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH DAN MINAT BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPS TERPADU DI SMP NEGERI 2 TANTOM ANGKOLA KABUPATEN TAPANULI SELATAN PROVINSI SUMATERA UTARA Eli Santana Siregar
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 1, No 2 (2017): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (164.306 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan: (1) perbedaan hasil belajar siswa  yang diajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Make a Match, lebih tinggi dibandingkan dengan hasil belajar siswa yang diajarkan dengan menggunakan metode ceramah bervariasi, (2) perbedaan hasil belajar siswa  yang memiliki minat belajar yang tinggi yang diajarkan dengan model pembelajaran Make a Match, lebih tinggi dibandingkan dengan hasil belajar siswa yang mempunyai minat belajar yang tinggi diajarkan dengan metode ceramah bervariasi, (3) perbedaan hasil belajar siswa yang memiliki minat belajar yang rendah diajar dengan model pembelajaran Make a Match lebih tinggi dibandingkayn hasil belajar siswa yang mempunyai minat belajar rendah yang diajarkan dengan  metode ceramah bervariasi, (4) Interaksi antara model pembelajaran dengan minat terhadap hasil belajar.Hasil penelitian mengungkapkan (1) Hasil belajar IPS Terpadu yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Make a Match lebih tinggi dari pada hasil belajar yang diajar dengan metode ceramah bervariasi. (2) Hasil belajar IPS Terpadu siswa yang memiliki minat belajar tinggi yang  diajar dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Make a Match lebih tinggi dari hasil belajar siswa yang memiliki minat belajar tinggi diajar dengan metode ceramah bervariasi. (3) Hasil belajar IPS Terpadu siswa yang  memiliki minat belajar rendah yang  diajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe Make a Match lebih tinggi hasil belajar IPS Terpadu siswa yang memiliki minat belajar rendah yang diajar dengan metode ceramah bervariasi. (4) Tidak terdapat interaksi antara model pembelajaran kooperatif tipe Make a Match dengan minat belajar terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS Terpadu, artinya model Make a Match diterima untuk semua siswa.