Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH SLOW STROKE BACK MASAGE (SSBM) TERHADAP TEKANAN DARAH MENOPAUSE PENDERITA HIPERTENSI Anggi Ika Yuniarti; Elok Sari Dewi
Conference on Innovation and Application of Science and Technology (CIASTECH) CIASTECH 2019 "Inovasi Cerdas dan Teknologi Hijau untuk Industri 4.0"
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.208 KB)

Abstract

Terapi hipertensi pada menopause adalah untuk mempertahankan tekanan darah agar tetap dalam kondisi normal, dan untuk mencegah komplikasiyang disebabkan oleh bertambahnya tekanan darah. Saat ini terdapat banyak jenis obat antihipertensi untuk pasien yang menderita Hipertensi dengan harga yang sangat terjangkau, tetapi ada juga terapi non farmakologi, dengan menggunakan teknik relaksasi, salah satunya adalah SSBM (Slow Stroke Back Masage). (Aris, 2017). Tujuan dari penelitian ini adalah membuktikan efektifitas SSBM terhadap tekanan darah Menopause yang menderita Hipertensi. Desain penelitian yang digunakan adalah Repeated Measures Experiment, karena pada penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan sejauh mana SSBM dapat menurunkan tekanan darah pada Menopause yang menderita Hipertensi. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh lansia yang ada di wilayah Kerja Puskesmas Kertosono Kabupaten Nganjuk sejumlah 250 menopause. Metode pengambilan sampel pada penelitian ini adalah Simple random sampling dengan jumlah responden 30 orang, yang terdiri dari satu kelompok. Analisis data pada penelitian ini menggunakan Friedman Test, yang sebelumnya dilakukan tes Normalitas Data. Prosedur pada penelitian ini dilakukan empat kali pengukuran tekanan darah pada satu kelompok responden. Satu kali dilakukan sebelum intervensi dan tiga kali dilakukan setelah dilakukan Intervensi. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan perbedaan tekanan darah yang signifikan setelah dilakukan pengukuran sebanyak 3 kali, dibuktikan dengan uji statistik Friedman test, menunjukkan p value = 0,000 < 0,05, artinya SSBM berpengaruh signifikan terhadap tekanan darah menopause yang menderita Hipertensi sebelumdan sesudah dilakukan intervensi. Dengan dilakukan terapi SSBM dengan dosis yang tepat dan teratur dapat menurunkan tekanan darah pada menopause dengan Hipertensi. Memberikan penyuluhan terhapad keluarga yang memiliki anggota menopause tentang terapi SSBM
PENGARUH SLOW STROKE BACK MASAGE (SSBM) DENGAN AROMATHERAPI ROSE TERHADAP TEKANAN DARAH DAN DENYUT NADI MENOPAUSE PENDERITA HIPERTENSI Elok Sari Dewi
JURNAL KEBIDANAN Vol 9 No 1 (2020): JURNAL KEBIDANAN
Publisher : AKADEMI KEBIDANAN DHARMA HUSADA KEDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35890/jkdh.v9i1.137

Abstract

Terapi relaksasi merupakan terapi non farmakologis untuk menurunkan tekanan darah pada menopause dengan Hipertensi, tujuan diberikannya terapi ini adalah untuk mempertahankan tekanan darah pada keadaan normal. Salah satu terapi relaksasi yang dapat memebantu menurunkan tekanan darah adalah SSBM (Slow Stroke Back Masage) dan Aromatherapi Rose. Kombinasi kedua terapi non Farmakologis tersebut diharapkan dapat menurinkan tekanan darah pada menopause hipertensi (Aris, 2017). Tujuan dari penelitian ini adalah membuktikan efektifitas SSBM dan Aromatherapi Rose terhadap tekanan darah Menopause yang menderita Hipertensi. Desain penelitian yang digunakan adalah Quasy Eksperimental, Populasi pada penelitian ini adalah seluruh Menopause Hipertensi yang ada di wilayah Kerja Puskesmas Kertosono Kabupaten Nganjuk sejumlah 250 orang. Dengan jumlah sampel 60 responden, yang terdiri dari kelompok kontrol dan perlakuan, dimana pada kelompok kontrol mendapatkan perlakuan SSBM dan kelompok perlakuan mendapatkan intervensi SSBM dan Aromatherapi Rose. Analisis data menggunakan Univariat dan Bivariat yang sebelumnya dilakukan tes Normalitas Data. Hasil menunjukkan Analisis Independent Samples Test pada kelompok kontrol dan kelompok perlakuan sebelum dan sesudah perlakuan didapatkan P- value = 0.000, berarti ada penurunan tekanan darah sistole signifikan setelah diberikan perlakuan. Sedangkan uji analisis pada denyut nadi didapatkan p-value = 0.519 tidak ada perubahan denyut nadi sebelum dan sesudah perlakuan pada kelompok kontrol dan perlakuan. Terapi SSBM dan Aromatherapi Rose yang dilakukan dengan durasi yang tepat dan teratur dapat menurunkan tekanan darah pada menopause dengan Hipertensi, Memberikan penyuluhan kepada keluarga yang memiliki anggota menopause tentang terapi SSBM dan Aromaterapi Rose.