Faizul Abrori
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERILAKU KONSUMTIF SANTRI PUTRI PONDOK PESANTREN NURUL HUDA PERSPEKTIF HUKUM EKONOMI SYARIAH Wardatul Hasanah; Faizul Abrori
AQaduna : Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Vol 1 No 1 Februari 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Nurul Huda Kapongan Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52491/aqaduna.v1i01.32

Abstract

Pada umumnya manusia dalam kehidupan sehari-hari memerlukan konsumsi, dari segi primer, sekunder ataupun tesier. Konsumsi adalah semua penggunaan terhadap barang dan jasa yang dilakukan oleh manusia yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, berbagai macam kebutuhan dan keinginan yang tinggi dalam kehidupan sehari-hari, dari segi makanan ataupun penampilan gaya hidup. Hal ini lebih cenderung pada perilaku konsumtif. Istilah perilaku konsumtif merupakan perilaku berkonsumsi secara berlebihan tanpa di sadari pada kebutuhan yang di perlukan, yang lebih mengutamakan orientasi keinginan dan hasrat sesaat, perilaku ini lebih mementingkan gaya hidup yang mewah dan berlebih-lebihan tanpa menyesuaikan dengan perekonomian keluarga, Perilaku ini juga berhubungan dengan perilaku ekonomi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian field research (penelitian lapangan) yang proses penelitiannya sebagian besar dilakukan langsung di lapangan, teknik pengumpulan data ini melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi titik Dalam penelitian ini berusaha mengungkap secara objektif hal-hal yang berkaitan dengan masalah penelitian secara terang-terangan dan apa adanya yang terjadi pada subjek penelitian. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perilaku konsumtif santri putri di Pondok Pesantren Nurul Huda Perspektif Hukum Ekonomi Syariah. Perilaku konsumtif santri di Pondok Pesantren Nurul Huda menunjukkan adanya ketidak sesuaian antara praktek yang terjadi dengan teori yang ada, sehingga hal ini dapat menimbulkan sifat berlebihan, yang pada akhirnya timbul sifat israf dan tabzir, karena perilaku yang di lakukan oleh santri di Pondok Pesantren Nurul Huda lebih mengutamakan keinginan dari pada kebutuhan. Perilaku ini cenderung lebih mengutamakan keinginan daripada kebutuhan, sehingga mereka sudah melanggar salah satu prinsip konsumsi Islam.
STRATEGI PENGEMBANGAN EKONOMI PESANTREN MELALUI UTAP DI PONDOK PESANTREN NURUL HUDA PELEYAN KAPONGAN SITUBONDO Sukmo Hadi Ningrat; Faizul Abrori
AQaduna : Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Vol 1 No 2 Agustus 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Nurul Huda Kapongan Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52491/aqaduna.v1i1.42

Abstract

Ketertarikan penulis dalam artikel ini yaitu untuk mengetahui bagaimana strategi pengembangan ekonomi di pondok pesantren bisa berkembang pesat melalui UTAP dari beberapa tahun pondok pesantren ini berdiri yang hanya menggunakan fasilitas sederhana hingga menjadi pondok pesantren yang modern pada saat sekarang. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui strategi pengembangan ekonomi pesantren melalui UTAP Di Pondok Pesantren Nurul Huda Peleyan Kapongan Situbondo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (Field Reseach). Pengumpulan data yang dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknis analisis data meliputi redaksi data, penyajian data, analisis data dan penarikan kesimpulan hasil penelitian ini menunjukkan Strategi pengembangan ekonomi Pesantren melalui uamg tahunan pesantre tentang ekonomi pengembangan melalui tahapan proses perencanaan, pengorganisasian, implementasi, dan pengawasan yang di lakukan merupakan salah satu bentuk usaha yang dilakukan Pondok Pesantren Nurul Huda. Strategi pengembangan ekonomi Pesantren ini sesuai dengan tahapan-tahapan sebagaimana telah ditentukan