Diabetes Mellitus merupakan suatu kelompok metabolik dengan karakteristik hiperglikemia yang terjadi karena kelainan sekresi insulin, kerja insulin atau kedua-duanya. Diabetes berdampak terhadap komplikasi berbagai penyakit seperti stroke dan kerusakan ginjal. Oleh karena itu pemberian obat yang tepat diperlukan guna membantu mengobati penyakit diabetes dan juga meminimalkan komplikasi yang terjadi. Banyak pasien yang melakukan konsultasi kepada dokter, sementara daya ingat seorang dokter terbatas untuk mengingat obat serta kondisi pasien yang berbeda-beda. Dalam penelitian ini, dibuatlah suatu sistem penunjang keputusan sebagai alat bantu dokter untuk menentukan obat diabetes yang akan diberikan pada pasien yang sesuai. Sistem penunjang keputusan (decision support systems) sendiri merupakan salah satu teknologi komputer yang digunakan untuk memudahkan seseorang dalam mengambil sebuah keputusan. Klinik Pertiwi 1 merupakan salah satu dari sekian banyak fasilitas kesehatan di Indonesia yang masih belum menerapkan teknologi sistem penunjang keputusan dalam memberikan rekomendasi obat terhadap pasien. Dalam sistem penunjang keputusan ini, digunakan metode Simple Additive Weighting (SAW) dengan menggunakan kriteria – kriteria berupa data BMI, gula darah, tekanan darah, riwayat penyakit ginjal, umur, jenis kelamin, dan kesehatan jantung pasien. Metode SAW melakukan penilaian dengan berdasarkan pada nilai kriteria dan bobot prefensi yang sudah ditentukan, kemudian dilanjutkan dengan proses perankingan yang akan menyeleksi alternatif terbaik dari sejumlah alternatif yang ada. Program sistem penunjang keputusan dapat memberikan rekomendasi obat diabetes untuk pasien dengan menghitung setiap bobot dan kriteria menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW), sehingga terjadinya kesalahan dalam pemilihan obat yang menyebabkan komplikasi terhadap penyakit-penyakit lain dapat dihindari, dan program dapat digunakan sebagai rekomendasi dalam pengambilan keputusan bagi tenaga medis atau dokter pada Klinik Pertiwi 1 dalam memberikan obat diabetes untuk pasien.