ABSTRAK Visi reformasi birokrasi akan menjadi nyata jika tata kelola birokrasi yang baik dimulai dari budaya melayani tanpa pamrih. Aparatur layanan publik sudah saatnya berbenah untuk memberikan layanan kepada masyarakat dengan sepenuh hati yang tercermin dari kesungguhan aparatur dalam melayani. Saat ini Pemerintah pemerintah sedang gencar melakukan reformasi birokrasi baik di instansi pusat maupun di daerah. Sejalan dengan Road Map Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, SMK SMAK Padang secara konsisten memaksimalkan pelayanan dengan mendahulukan kepentingan masyarakat. Untuk mewujudkannya harus ada perubahan karakter, salah satu upaya SMK SMAK Padang dalam memaksimalkan pelayanan publik ialah dengan membudayakan 5S (Senyum, Sapa, Salam, Sopan, Santun). Budaya 5S yang dilakukan di SMK SMAK Padang tidak muncul begitu saja, tetapi diupayakan melalui suatu proses yang terkendali dengan melibatkan semua sumber daya manusia dalam seperangkat sistem. SMK SMAK Padang menjadi tempat untuk menyoalisasikan nilai-nilai budaya yang tidak hanya terbatas hanya nilai-nilai keilmuan saja, namun semua nilai-nilai kehidupan yang memungkinkan bisa mewujudkan manusia yang berbudi dan berbudaya. Sebagai salah satu instansi dengan predikat Zona Integritas WBK WBBM lekat dengan pelayanan yang optimal dan maksimal, maka keberhasilan dari suatu pelayanan dapat diukur melalui kepuasan yang dirasakan oleh masyarakat. Kata kunci: Reformasi Birokrasi, Budaya 5s, Pelayanan Publik Abstract The vision of Bureautic Reform will become real if the Bureautic Good Governance starts from the habit of service itself. The servants of public service should improve themselves to provide services for the community wholeheartedly which is reflected in the seriousness of the servants in a good serving. Nowdays, the government is intensively carrying out bureaucratic reforms both in central and regional agencies. In line with the Road Map of the Ministry of Industry of the Republic of Indonesia, Padang Chemical Analyst Vocational School consistently maximizes services by prioritizing the interests of the community. To make it happen there must be a change in character, one of the effort of Padang Chemical Analyst Vocational School in maximizing public services through by 5S Culture (Smile, Regrads, Greetings, Polite, Courteous). The 5S Culture that was carried out at Padang Chemical Analyst Vocational School did not appear itself, but is pursued through a controlled process involving by all human resources in this system. Padang Chemical Analyst Vocational School is a place to promote cultural values that are not only limited to scientific values but all possible values of life that can be becoming righteous human and cultured people. As one of the government agencies with the title of the Zona Integritas WBK WBBM is closely related to optimal and maximum service, the success of service can be measured through the satisfaction felt by the community. Keywords: Bureautic Reform, 5S Culture, Public Service