Siti Marlina
Fakultas Keperawatan Institut Kesehatan DELI HUSADA

Published : 18 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

EDUKASI MIRROR THERAPY TERHADAP PENINGKATAN KEKUATAN OTOT PADA PASIEN POST STROKE DI DESA TALUN KENAS DELI SERDANG zuliawati zuliawati; Reisy Tane; Daniel Suranta Ginting; Meta Rosaulina; Siti Marlina; Rini Debora Silalahi; Joko Sutejo; Maria Hermita Manik
Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau Vol 3 No 1 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau
Publisher : INSTITUT KESEHATAN DELI HUSADA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36656/jpmph.v3i1.1125

Abstract

Penderita stroke umumnya mengalami gangguan motorik, dimana gejala yang paling khas yaitu rusak atau matinya jaringan otak yang dapat menimbulkan gejala kecacatan berupa hemiparesis anggota tubuh atau kelemahan otot ekstremitas yang dapat menyebabkan keterbatasan dalam mobilisasi. Intervensi yang diberikan dapat berupa latihan rentang gerak dengan menggunakan media cermin (mirror therapy) untuk meningkatkan kekuatan otot dengan mengikut sertakan persepsi ilusi visual untuk meningkatkan gerakan anggota tubuh yang mengalami hemiparesis. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah ingin mengetahui manfaat mirror therapy terhadap peningkatan kekuatan otot pada responden dengan post stroke. Pengabdian dilakukan pada 18 responden yang mengalami post stroke. Tim pelaksanaan pengabdian mendemonstrasikan cara melakukan tindakan mirror therapy di desa Talun Kenas Deli Serdang. Tim melakukan kunjungan rumah untuk mengkaji perkembangan kekuatan otot lansia dengan post stroke. Evaluasi program pengabdian berjalan dengan baik. Terdapat 12 responden menanyakan terkait materi penyuluhan. Penyuluhan mirror therapy sangatlah penting dilakukan pada seseorang yang mengalami hemiparesis pada bagian ekstemitas.
EDUKASI KESEHATAN UNTUK PEREMPUAN USIA SUBUR SEBAGAI UPAYA DETEKSI DINI KANKER SERVIKS DI SIDOADI, BIRU-BIRU, DELI SERDANG Megawati Sinambela; Meta Rosaulina; Siti Marlina
Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau Vol 3 No 1 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau
Publisher : INSTITUT KESEHATAN DELI HUSADA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36656/jpmph.v3i1.1147

Abstract

Cervical cancer can be prevented using early detection. One method of early detection that is suitable for developing countries like Indonesia is to use the Acetic Acid Visual Inspection (IVA) method. Cervical cancer can actually be prevented using primary prevention such as increasing or intensifying outreach activities in the community by adopting a healthy lifestyle, avoiding risk factors for getting cancer. Immunization uses the Human Papillomavirus (HPV) vaccine and follows early recognition of cervical cancer by carrying out pap smears or visual pain using acetic acid (Vetricia Zach, 2018). Currently the scope of cervical cancer detection in Indonesia through pap smears and IVA is still very low low, approximately 5%, whereas the coverage of early detection is effective in inhibiting morbidity and mortality due to cervical cancer, which is 85% (Saslow, et al, 2015). IVA is a screening test for cervical cancer using 3-5% acetic acid in an inspector and can be reviewed exclusively (WHO, 2018). according to the results of the diagnostic test, IVA examination had a sensitivity of 84%, a specificity of 89%, a positive predictive value of 87%, a negative predictive value of 88. for a Pap smear examination, a sensitivity of 55%, a specificity of 90%, a positive predictive value of 84%, a negative predictive value of 69 %, from what will happen earlier, it can be concluded that the IVA examination is faster, it gives high sensitivity results (Septadina, 2015). IVA is a simple and inexpensive screening method so that cervical cancer can be detected early (Rasjidi, 2015).
HUBUNGAN KECANDUAN BERMAIN GAME ONLINE DENGAN KEJADIAN ASTENOPIA PADA REMAJA DI SMP NEGERI 1 NAMORAMBE Marlina, Siti -; Manik, Maria Hermita; Syahri, Alfi
Jurnal Penelitian Keperawatan Medik Vol 6 No 1 (2023): JURNAL PENELITIAN KEPERAWATAN MEDIK
Publisher : Fakultas Keperawatan Institut Kesehatan Deli Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36656/jpkm.v6i1.1598

Abstract

Kecanduan game internet adalah ketergantungan berlebihan terhadap game online yang menimbulkan keinginan untuk memainkannya terus-menerus dan berdampakk negatif pada kesehatan fisik dan mentall seseorang. Asthenia merupakan penyakit mata yang disebabkann oleh aktivitas otot mata (otot mata) yang berlebihann, terutama saat melihat benda dekat dalam waktu lama. Tujuann dari penelitian ini adalah untuk mengetahuii apakah ada hubungan antara game internet dan kerentanan generasi muda. Desain penelitian menggunakann metode penelitian deskriptif korelasional dengan pendekatan cross-sectionall. Penelitian ini diikuti oleh delapan puluh enam siswa dengan menggunakan metodee pengambilan sampel yang menggunakan teknik non-probability sampling yang dikombinasikan dengan purposivee sampling. Penelitian ini menggunakan skala untuk mengumpulkan data, yang kemudian dianalisiss menggunakan uji chi-square dan selanjutnya uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkann bahwa terdapat hubungan positif antara game online dengan depresi di SMP Negeri 1 Namorambe. Kesimpulan dari penelitiann ini adalah terdapat hubungan antara internett gaming dengan prevalensi burnout pada remaja SMP Negeri 1 Namorambe tahun 2023.
PENGARUH KONSELING MENGGUNAKAN MEDIA VIDEO ANIMASI TENTANG STUNTING TERHADAP SIKAP IBU DALAM PENCEGAHAN STUNTING DI PUKESMAS JATI MAKMUR KOTA BINJAI Marlina, Siti -; zuliawati, zuliawati
Jurnal Penelitian Keperawatan Medik Vol 7 No 1 (2024): Jurnal Penelitian Keperawatan Medik
Publisher : Fakultas Keperawatan Institut Kesehatan Deli Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36656/jpkm.v7i2.2067

Abstract

Stunting adalaah suatu keadaan dimana anak dibawah usia lima tahun (bayi) tidak tumbuh subur akibat kekuraangan gizi dan berbagai penyakit, terutaama pada 1000 hari pertama kehidupann (DHL), yakni sejak janin hingga usia 23 bulan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh media video terhadap peningkatan sikap ibu untuk mencegah penyakit di Puskesmas jati Makmur Kota Binjai. Jeniss penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang menggunakann desain pre-test dan pendekatan panel design pre-test dan post-test. Sampell yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 90 responden. Nilai Asymp diperoleh dari hasil uji statistik dengan uji non parametrik Wilcoxon menggunakan software SPSS. Jadi katakanlah 0,000 atau p-value <0,05 pengaruh edukasi media video bergerak tentang pencegahan terhadap sikap ibu mencegah penyakit di Puskesmas Jati makmur Kota Binjai. Komunikasi melalui konseling menggunkana mobile platform dapat meningkatkan sikap ibu-ibu yang memiliki anak kecil untuk mencegah keterlambatan. Dapat disimpulkan bahwa informasi media video tentang pencegahan penyakit berpengaruh Mengenai kondisi ibu-ibu untuk melakukan pencegahan stunting di lokasi Puskesmas Jati Makmur kota Binji. Diharapkan dalam penggunaan media video animasi tentang stunting dapat memperjelas pemahaman kepada ibu balita agar mampu berkontribusi dalam pencegahan stunting
PENINGKATAN KESADARAN IBU DALAM PENCEGAHAN STUNTING MELALUI KONSELING BERBASIS VIDEO ANIMASI EDUKATIF DI PUKESMAS JATI MAKMUR KOTA BINJAI zuliawati, zuliawati; Marlina, Siti; Hariati, Hariati; Girsang, Rostiodertina; Sitorus, Friska Ernita; Silalahi, Rini Debora
Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau (JPMPH)
Publisher : INSTITUT KESEHATAN DELI HUSADA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36656/jpmph.v5i1.2134

Abstract

Stunting merupakan salah satu masalah kesehatan serius di Indonesia yang berdampak pada tumbuh kembang anak. Upaya pencegahan stunting memerlukan peningkatan kesadaran ibu sebagai pengambil keputusan utama dalam pemenuhan gizi anak. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran ibu dalam pencegahan stunting melalui konseling berbasis video animasi edukatif. Kegiatan dilaksanakan di Puskesmas Jati Makmur, Kota Binjai, dengan melibatkan 18 orang ibu sebagai peserta. Metode kegiatan terdiri dari pemutaran video animasi edukatif yang memuat informasi tentang penyebab, dampak, dan langkah-langkah pencegahan stunting, diikuti sesi konseling individu dan diskusi interaktif untuk memperdalam pemahaman peserta. eval__uasi dilakukan melalui kuisioner sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai pencegahan stunting. Sebagian besar peserta (89%) mampu menjelaskan langkah-langkah pencegahan, seperti pentingnya pemberian makanan bergizi, pemantauan tumbuh kembang anak secara rutin, dan pola asuh yang mendukung kesehatan anak. Selain itu, peserta memberikan tanggapan positif terhadap penggunaan video animasi yang dianggap menarik dan mudah dipahami. Kesimpulannya, konseling berbasis video animasi edukatif efektif dalam meningkatkan kesadaran ibu terkait pencegahan stunting. Diharapkan metode ini dapat diterapkan di lokasi lain untuk memperluas dampak dalam menurunkan angka stunting di Indonesia.
PENINGKATAN KESADARAN REMAJA TENTANG DAMPAK BULLYING TERHADAP KESEHATAN MENTAL Marlina, Siti; Syahri, Alfi; Effendi, Intan Indriani; Sitepu, Stefani Anastasia; Hayati, Erlina
Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau (JPMPH)
Publisher : INSTITUT KESEHATAN DELI HUSADA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36656/jpmph.v5i1.2151

Abstract

Kekerasan dalam dunia pendikan adalah fakta yang sudah terjadi di kalangan Masyarakat bahkan sudah mulai semakin marak. Pada umumnya kasus kekerasan yang terkenal dan di ketahui adalah tawuran pelajar saja, namun faktanya salah satu kekerasan pada sekolah yang banyak di alami oleh siswa dan siswi di sekolah Indonesia adalah bullying. Tujuan penelitian buat mengetahui interaksi bullying menggunakan kesehatan mental dalam remaja. Penelitian ini menggunakan metode analisis korelasi. Populasi penelitian ini seluruhnya terdiri dari siswa. Berdasarkan data survey awal di peroleh sebanyak 288 siswa. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik simple random sampling, yang melibatkan sejumlah 74 orang sebagai sampel. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar kuesioner, sementara analisis hipotesis dilakukan dengan metode chi-square. Hasil penelitian ini yaitu sebagian besar responden mendapat bullying ringan 38 orang (51,4%) dan minoritas tidak mendapat bullying sebanyak 14 orang (19,4%), untuke kesehatan mental pada remaja sebagian besar cukup baik sebanyak 42 orang (56,8%) dan minoritas kurang baik sebanyak 8 orang (10,8%). Kesimpulan penelitian ada hubungan bullying dengan kesehatan mental pada remaja di SMP Negeri 22 Medan Tahun 2024 dengan nilai p- value = 0,000 < nilai α 0,05.
Penyuluhan Brain Gym Pada Penderita Pasca Stroke Iskemik di Desa Candirejo manik, maria hermita; Alwi, Fahrizal; Rosaulina, Meta; Marlina, Siti; Hasian, Muhammad Tsawaby; Tarigan, Beti Susanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau Vol 5 No 3 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau (JPMPH)
Publisher : INSTITUT KESEHATAN DELI HUSADA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36656/jpmph.v5i3.2483

Abstract

Ischemic stroke is one of the main causes of disability in the elderly group which has an impact on decreased motor and cognitive function. The post-stroke recovery process requires non-pharmacological interventions that can be done independently at home with family support. Brain Gym or brain gymnastics is a simple method that has been proven to stimulate the integration of brain and body functions, as well as improve balance, coordination, and concentration. This community service activity aims to improve the knowledge and skills of post-ischemic stroke sufferers and their families in implementing Brain Gym as part of independent rehabilitation efforts. The implementation method includes providing education through interactive lectures, demonstrations of Brain Gym movements, and direct practice sessions guided by the implementation team. The activity was carried out in Candirejo Village, Semarang Regency, involving 25 participants consisting of stroke survivors, family members, and health cadres. The eval_uation was carried out using a pre-test and post-test which showed an increase in participants' knowledge scores by 35%. The results of the activity showed that Brain Gym counseling was effective in increasing participants' understanding and motivation to do routine exercises at home. This activity is expected to support the rehabilitation process and improve the quality of life of post-stroke sufferers in a sustainable manner.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN PERSONAL HYGIENE SAAT MENSTRUASI PADA REMAJA PUTRI DI SMA SWASTA SINGOSARI KECAMATAN DELI TUA KABUPATEN DELI SERDANG TAHUN 2025 Marlina, Siti -; Tanjung, Tiara
Jurnal Penelitian Keperawatan Medik Vol 7 No 2 (2025): Jurnal Penelitian Keperawatan Medik
Publisher : Fakultas Keperawatan Institut Kesehatan Deli Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36656/jpkm.v7i2.2329

Abstract

Adolescence is a transition period marked by physical, emotional, and psychological changes. During adolescence, girls will experience a natural process, namely menstruation. As an effort to maintain the health and cleanliness of reproductive organs, personal hygiene of genitalia is very necessary. Lack of knowledge in carrying out personal hygiene of genitalia can cause various diseases of the reproductive organs. Purpose: This study aims to determine the effect of health education on knowledge of personal hygiene during menstruation in female adolescents at Singosari Deli Tua Private High School. Method: This type of research is quantitative, with a pre-experimental method with one group pretest-protest design. The population in this study were girls who had menstruated at Singosari Deli Tua Private High School, a sample of 87 female students. After the data was collected, data processing was carried out through the stages of editing, coding, scoring, and tabulating. Data analysis used the Wilcoxon Sign Test to see the effect of health education on knowledge of personal hygiene during menstruation before and after education was given. The results of the study showed that knowledge before being given health education about personal hygiene during menstruation was well-informed by 44 respondents (50,6%), then after being given health education, 58 respondents (66.7%) had good knowledge. There was an influence of health education on knowledge of personal hygiene during menstruation in female adolescents at Singosari Deli Tua Private High School with the results of the Wilcoxon Sogn Test, the significance value of knowledge was 0.000 or p <0.05. Conclusion: Based on the results of this study, it is expected that female students will always maintain their feminine area by doing personal hygiene properly and correctly in accordance with the provisions of health workers, especially during menstruation.