Chairunnisa Chairunnisa
Poltekkes Kemenkes Aceh

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Formulasi Spray Gel Ekstrak Etil Asetat Bunga Melati (Jasminum sambac (L.) Ait.) Sebagai Antijerawat Rima Hayati; Amelia Sari; Chairunnisa Chairunnisa
Indonesian Journal of Pharmacy and Natural Product Vol. 2 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (444.416 KB) | DOI: 10.35473/ijpnp.v2i2.256

Abstract

Bunga melati (Jasminum sambac (L.) Ait.) mengandung linalool, geraniol, eugeniol, eugenol yang dikenal dengan zat penolak serangga. Pada penelitian ini peneliti ingin memformulasikan ekstrak bunga melati menjadi sediaan spray gel yang berfungsi sebagai antijerawat. Dalam penelitian ini dibuat 3 kali pengulangan sediaan spray gel dengan konsentrasi ekstrak etil asetat bunga melati 10%. Eksipien yang digunakan dalam formulasi ini adalah karbopol, gliserin, NaOH, dinatrium EDTA dan NaCl. Spray gel ekstrak bunga melati yang dihasilkan berwarna kuning kecoklatan, berbentuk cair dan berbau khas bunga melati. Selain itu sediaan ini juga menunjukkan uji daya sebar 6 cm (P1), 5,5 cm (P2), 5,75 cm (P3). Uji kondisi semprotan ketiga batch baik, sifat ketahanan melekat. Waktu kering 3,01 menit (P1), 2,50 menit (P2), 2,46 menit (P3) dan memiliki pH 4,59 (P1), 4,58 (P2), 4,48 (P3). Ketiga pengulangan formula memenuhi persyaratan uji viskositas dan tidak mengiritasi.Kata Kunci : Spray gel, Bunga Melati, KarbopolJasmine (Jasminum sambac (L.) Ait.) contains linalool, geraniol, eugeniol, eugenol which are known as insect repellents. In this study, researchers wanted to formulate jasmine flower extract into spray gel preparations that function as anti-acne. In this study, 3 repetitions of spray gel preparations were made with 10% jasmine flower ethyl acetate extract concentration. The excipients used in this formulation were carbopol, glycerin, NaOH, disodium EDTA and NaCl. The resulting jasmine flower extract spray gel is brownish yellow, liquid and has the characteristic smell of jasmine. In addition, this preparation also showed a spread test of 6 cm (P1), 5.5 cm (P2), 5.75 cm (P3). Test the spray conditions of the three batches is good, inherent resistance properties. Dry time was 3,01 minutes (P1), 2,50 minutes (P2), 2,46 minutes (P3) and had a pH of 4,59 (P1), 4,58 (P2), 4,48 (P3). Three repetitions formulas meet the viscosity test requirements and do not irritate.Keywords: Spray gel, Jasmine, Karbopol
Formulasi, Evaluasi Fisik, Iritasi, dan Hedonik Masker Clay Kombinasi Ekstrak Daun Mimba (Azadirachta indica) dan Asam Salisilat Wiska Mailisa; Intan Maulida Nasma; Chairunnisa Chairunnisa; Munira Munira
NASUWAKES: Jurnal Kesehatan Ilmiah Vol. 18 No. 2 (2025): September
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/nasuwakes.v18i2.1052

Abstract

Jerawat merupakan masalah kulit yang umum terjadi akibat infeksi bakteri dan produksi sebum berlebih. Salah satu upaya pencegahan dan perawatannya adalah penggunaan masker clay berbahan aktif alami yang memiliki aktivitas antibakteri dan antiinflamasi, seperti ekstrak daun mimba (Azadirachta indica). Kombinasi dengan asam salisilat diharapkan meningkatkan efek pembersihan pori, mengurangi minyak, dan mengangkat sel kulit mati. Penelitian ini bertujuan memformulasi dan mengevaluasi masker clay kombinasi ekstrak daun mimba dan asam salisilat. Penelitian bersifat eksperimental dengan kadar asam salisilat 0,5% dan variasi konsentrasi ekstrak daun mimba F1 (0,5%), F2 (1%), dan F3 (1,5%). Evaluasi meliputi uji organoleptik, homogenitas, pH, waktu pengeringan, daya sebar, uji iritasi kulit, dan uji kesukaan. Hasil menunjukkan seluruh formula memiliki bentuk pasta homogen berwarna hijau dengan aroma mint, pH 6,1–6,3, waktu pengeringan 15–18 menit, dan daya sebar 4,5–4,7 cm yang sesuai standar. Tidak ditemukan reaksi iritasi pada enam responden. Uji kesukaan menunjukkan formula F3 memperoleh nilai tertinggi pada parameter warna, aroma, dan tekstur. Dengan demikian, masker clay kombinasi ekstrak daun mimba dan asam salisilat dapat diformulasikan dengan karakteristik fisik yang baik, aman, dan disukai panelis.