Nurul Solehah
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peran Pemerintah Daerah dalam Pemberdayaan UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) Sektor Batik (Studi pada Dinas Koperasi dan Umkm Kabupaten Bangkalan) Solehah, Nurul
Jurnal Administrasi Publik Vol 2, No 6 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The Role of Local Government In Empowering MSMEs (Micro, Small and Medium Enterprises) Sector Batik (Studies in Dinas Koperasi dan UMKM Bangkalan). One of the local government's efforts in developing batik MSMEs is through empowerment. Empowerment is one way to provide power or ability to someone who is done through the provision of knowledge, strengthening of capital and human resources and the protection of the product. MSMEs  made ​​efforts to foster a healthy, resilient and capable of competitiveness. Therefore, the role of Bangkalan’s local government through the Dinas Koperasi dan UMKM Bangkalan become very important in empowering Tanjungbumi’s batik MSMEs. The results showed that the role of the Dinas Koperasi dan UMKM Bangkalan empowering MSMEs sector batik less effective and have not been successful in answering the problems and challenges faced by batik MSMEs in Tanjungbumi. This can be seen from the steps of empowerment that is less relevant to the issues and challenges faced by batik MSMEs and empowerment uneven and less innovative. Keywords: Role of Local Government, Empowerment, MSME (Micro, Small and Medium Enterprises) Abstrak: Peran Pemerintah Daerah dalam Pemberdayaan UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) Sektor Batik). Salah satu upaya pemerintah daerah dalam mengembangkan UMKM batik adalah melalui pemberdayaan. Pemberdayaan merupakan salah satu cara untuk memberikan daya atau kemampuan kepada seseorang yang dilakukan melalui pemberian pengetahuan, penguatan modal dan sumber daya manusia serta perlindungan atas produk. Pemberdayaan UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) dilakukan untuk menumbuhkembangkan usaha yang sehat, tangguh dan mampu berdaya saing. Oleh karena itu, peran pemerintah daerah Kabupaten Bangkalan melalui Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bangkalan menjadi sangat penting dalam pemberdayaan UMKM batik tulis Tanjungbumi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bangkalan dalam pemberdayaan UMKM sektor batik kurang efektif dan belum berhasil dalam menjawab permasalahan dan tantangan yang dihadapi oleh pelaku UMKM batik di Kecamatan Tanjungbumi. Hal tersebut dapat dilihat dari langkah pemberdayaan yang kurang relevan dengan permasalahan dan tantangan utama yang dihadapi oleh pelaku UMKM serta pemberdayaan yang tidak merata dan kurang inovatif. Kata Kunci: Pemerintah Daerah, Pemberdayaan, Peran UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah)
Peran Pemerintah Daerah dalam Pemberdayaan UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) Sektor Batik (Studi pada Dinas Koperasi dan Umkm Kabupaten Bangkalan) Nurul Solehah
Jurnal Administrasi Publik Vol. 2 No. 6 (2014)
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The Role of Local Government In Empowering MSMEs (Micro, Small and Medium Enterprises) Sector Batik (Studies in Dinas Koperasi dan UMKM Bangkalan). One of the local government's efforts in developing batik MSMEs is through empowerment. Empowerment is one way to provide power or ability to someone who is done through the provision of knowledge, strengthening of capital and human resources and the protection of the product. MSMEs  made ​​efforts to foster a healthy, resilient and capable of competitiveness. Therefore, the role of Bangkalan’s local government through the Dinas Koperasi dan UMKM Bangkalan become very important in empowering Tanjungbumi’s batik MSMEs. The results showed that the role of the Dinas Koperasi dan UMKM Bangkalan empowering MSMEs sector batik less effective and have not been successful in answering the problems and challenges faced by batik MSMEs in Tanjungbumi. This can be seen from the steps of empowerment that is less relevant to the issues and challenges faced by batik MSMEs and empowerment uneven and less innovative. Keywords: Role of Local Government, Empowerment, MSME (Micro, Small and Medium Enterprises) Abstrak: Peran Pemerintah Daerah dalam Pemberdayaan UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) Sektor Batik). Salah satu upaya pemerintah daerah dalam mengembangkan UMKM batik adalah melalui pemberdayaan. Pemberdayaan merupakan salah satu cara untuk memberikan daya atau kemampuan kepada seseorang yang dilakukan melalui pemberian pengetahuan, penguatan modal dan sumber daya manusia serta perlindungan atas produk. Pemberdayaan UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) dilakukan untuk menumbuhkembangkan usaha yang sehat, tangguh dan mampu berdaya saing. Oleh karena itu, peran pemerintah daerah Kabupaten Bangkalan melalui Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bangkalan menjadi sangat penting dalam pemberdayaan UMKM batik tulis Tanjungbumi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bangkalan dalam pemberdayaan UMKM sektor batik kurang efektif dan belum berhasil dalam menjawab permasalahan dan tantangan yang dihadapi oleh pelaku UMKM batik di Kecamatan Tanjungbumi. Hal tersebut dapat dilihat dari langkah pemberdayaan yang kurang relevan dengan permasalahan dan tantangan utama yang dihadapi oleh pelaku UMKM serta pemberdayaan yang tidak merata dan kurang inovatif. Kata Kunci: Pemerintah Daerah, Pemberdayaan, Peran UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah)
Pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Komitmen Karyawan Terhadap Prestasi Kerja BAKESBANGPOL Kota Cimahi solehah, Nurul; Yudi Ferdiana Permana
JEMSI (Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi) Vol. 10 No. 4 (2024): Agustus 2024
Publisher : Sekretariat Pusat Lembaga Komunitas Informasi Teknologi Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/jemsi.v10i4.2551

Abstract

Dalam perkembangannya, gaya kepemimpinan dan motivasi kerja tidak hanya diminati oleh organisasi swasta tetapi juga organisasi pemerintah untuk meningkatkan kinerja pegawai. Salah satu organisasi pemerintah adalah Badan Kesatuan Bangsa Politik (KESBANGPOL) kota cimahi. Pendekatan yang di gunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif analisis dengan pendekatan kualitatif. Penelitian deskriptif merupakan penelitian yang bertujuan untuk mengumpulkan informasi mengenai status suatu gejala yang ada, yaitu gejala yang ada pada saat penelitian dilakukan Bapak Mardi Sanroso sendiri memimpin BAKESBANGPOL dengan menggunakan gaya kepemimpinan Demokratis, yang di mana penerapan gaya kepemimpinan demokratis dapat memiliki dampak yang signifikan terhadap prestasi kerja karyawan. Tingkat komitmen karyawan terhadap tujuan organisasi di Bakesbangpol dapat menjadi indikator yang kuat untuk memprediksi tingkat prestasi kerja mereka.gaya kepemimpinan dan komitmen karyawan berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi karyawan pada BAKESBANGPOL Kota Cimahi.dimana jenis gaya kepemimpinan demokratis yang di terapkan sangat efektif untuk menunjang prestasi kerja yang akan dituju. dan juga Dimana dengan adanya reward para karyawan akan sangat termotivasi untuk mendapatkan reward tersebut. Sehingga para karyawan akan lebih bersungguh sungguh dalam pekerjaan nya.