Jurnal Administrasi Publik
Vol. 2 No. 6 (2014)

Peran Pemerintah Daerah dalam Pemberdayaan UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) Sektor Batik (Studi pada Dinas Koperasi dan Umkm Kabupaten Bangkalan)

Nurul Solehah (Unknown)



Article Info

Publish Date
20 Jun 2014

Abstract

Abstract: The Role of Local Government In Empowering MSMEs (Micro, Small and Medium Enterprises) Sector Batik (Studies in Dinas Koperasi dan UMKM Bangkalan). One of the local government's efforts in developing batik MSMEs is through empowerment. Empowerment is one way to provide power or ability to someone who is done through the provision of knowledge, strengthening of capital and human resources and the protection of the product. MSMEs  made ​​efforts to foster a healthy, resilient and capable of competitiveness. Therefore, the role of Bangkalan’s local government through the Dinas Koperasi dan UMKM Bangkalan become very important in empowering Tanjungbumi’s batik MSMEs. The results showed that the role of the Dinas Koperasi dan UMKM Bangkalan empowering MSMEs sector batik less effective and have not been successful in answering the problems and challenges faced by batik MSMEs in Tanjungbumi. This can be seen from the steps of empowerment that is less relevant to the issues and challenges faced by batik MSMEs and empowerment uneven and less innovative. Keywords: Role of Local Government, Empowerment, MSME (Micro, Small and Medium Enterprises) Abstrak: Peran Pemerintah Daerah dalam Pemberdayaan UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) Sektor Batik). Salah satu upaya pemerintah daerah dalam mengembangkan UMKM batik adalah melalui pemberdayaan. Pemberdayaan merupakan salah satu cara untuk memberikan daya atau kemampuan kepada seseorang yang dilakukan melalui pemberian pengetahuan, penguatan modal dan sumber daya manusia serta perlindungan atas produk. Pemberdayaan UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) dilakukan untuk menumbuhkembangkan usaha yang sehat, tangguh dan mampu berdaya saing. Oleh karena itu, peran pemerintah daerah Kabupaten Bangkalan melalui Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bangkalan menjadi sangat penting dalam pemberdayaan UMKM batik tulis Tanjungbumi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bangkalan dalam pemberdayaan UMKM sektor batik kurang efektif dan belum berhasil dalam menjawab permasalahan dan tantangan yang dihadapi oleh pelaku UMKM batik di Kecamatan Tanjungbumi. Hal tersebut dapat dilihat dari langkah pemberdayaan yang kurang relevan dengan permasalahan dan tantangan utama yang dihadapi oleh pelaku UMKM serta pemberdayaan yang tidak merata dan kurang inovatif. Kata Kunci: Pemerintah Daerah, Pemberdayaan, Peran UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah)

Copyrights © 2014






Journal Info

Abbrev

jap

Publisher

Subject

Education

Description

Jurnal Administrasi Publik (JAP) merupakan jurnal elektronik online yang diterbitkan oleh Lembaga Penerbitan Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya. Tujuan penerbitan jurnal ini adalah salah satu sarana untuk mewadahi kebutuhan peningkatkan kuantitas dan ...