Umi Solikhah
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

EFEKTIFITAS LINGKUNGAN TERAPETIK TERHADAP REAKSI HOSPITALISASI PADA ANAK Umi Solikhah
Jurnal Keperawatan Anak Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Keperawatan Anak
Publisher : Jurnal Keperawatan Anak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.497 KB)

Abstract

Anak yang dirawat di rumah sakit sering  mengalami  reaksi hospitalisasi dalam bentuk anak rewel, tidak mau didekati oleh petugas kesehatan, ketakutan, tampak cemas, tidak kooperatif,  bahkan tamper tantrum. Tujuan untuk mengetahui efektifitas lingkungan terapeutik terhadap reaksi hospitalisasi pada anak. Rancanganpenelitian quasy eksperiment dengan desain crossectional. Sampel 44 anak usia 1-13 tahun. Analisis data denganindependent t-test dan chi-square. Hasil penelitian diperoleh lingkungan terapetik efektif untuk meminimalkanreaksi hospitalisasi. Reaksi hospitalisasi ditunjukkan dengan angka signifikansi dari variabel reaksi hospitalisasiyang meliputi kecemasan anak (p-value=0,004), sikap kooperatif (p-value=0,000), respon anak (p-value=0,000),mood anak (p-value=0,000), dan sikap penerimaan pada petugas (p-value=0,000). Hendaknya perawat ruanganak menerapkan lingkungan terapeutik  sehingga dapat meminimalkan reaksi hospitalisasi negatif.Kata kunci: lingkungan terapetik, reaksi hospitalisasi
EFEKTIFITAS LINGKUNGAN TERAPETIK TERHADAP REAKSI HOSPITALISASI PADA ANAK Umi Solikhah
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2013: PROSIDING KONFERENSI NASIONAL PPNI JAWA TENGAH
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.692 KB)

Abstract

Anak yang dirawat di rumah sakit sering  mengalami  reaksi hospitalisasi dalam bentuk anak rewel, tidak mau didekati oleh petugas kesehatan, ketakutan, tampak cemas, tidak kooperatif,  bahkan tamper tantrum. Tujuan untuk mengetahui efektifitas lingkungan terapeutik terhadapreaksi hospitalisasi pada anak. Rancangan penelitian quasy eksperiment dengan desain crossectional. Sampel 44 anak usia 1-13 tahun. Analisis data dengan independent t-test dan chisquare. Hasil penelitian diperolehlingkungan terapetik efektif untuk meminimalkan reaksi hospitalisasi.Reaksi hospitalisasi ditunjukkan dengan angka signifikansi dari variabelreaksi hospitalisasi yang meliputi kecemasan anak (p-value=0,004),sikap kooperatif (p-value=0,000),respon anak (p-value=0,000), moodanak (p-value=0,000), dan sikap penerimaan pada petugas (pvalue=0,000). Hendaknya perawat ruang anak menerapkan lingkunganterapeutik sehingga dapat meminimalkan reaksi hospitalisasi negatif.Kata kunci: lingkungan terapetik, reaksi hospitalisasi
PERSPEKTIF PENINGKATAN GIZI BALITA BAGI MASYARAKAT PENERIMA BANTUAN SOSIAL: Perspectives on Improving Nutrition for Toddlers among the Recipients of Social Support Umi Ngaisyah, Azzahroh Zanubatul Azkiya; Umi Solikhah
Jurnal Ilmu Keperawatan Anak Vol. 6 No. 1 (2023): Mei 2023
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32584/jika.v6i1.1643

Abstract

Persoalan gizi kurang serta gizi buruk pada anak balita masih menjadi persoalan gizi Utama yang perlu mendapat perhatian. Masalah status gizi pada balita dipengaruhi oleh beberapa faktor langsung dan tidak langsung. Faktor penyebab langsung dipengaruhi oleh makanan anak serta penyakit infeksi, sedangkan faktor tidak langsung antara lain masalah sosial ekonomi dan terbatasnya pengetahuan keluarga terutama ibu mengenai status gizi pada balita. Dalam hal ini perspektif atau sudut pandang masing-masing masyarakat miskin berbeda-beda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perspektif atau sudut pandang peningkatan gizi balita bagi masyarakat penerima bantuan sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan data primer yang diperoleh melalui wawancara mendalam (in depth interview). Riset informan dalam penelitian ini adalah masyarakat yang menerima bantuan sosial baik BPNT maupun PKH dengan jumlah partisipan sebanyak 20. Hasil penelitian menyatakan bahwa ibu yang memiliki pengetahuan yang tinggi akan lebih memperhatikan cara memasak, dan memilih bahan makanan bagi anak. Sedangkan penilaian ibu terhadap anak yang cukup gizinya di lihat dari aktivitas bermain anak. Kata kunci: gizi, balita, perspektif, penerima bantuan social Malnutrition and malnourishment in children under the age of five is still a major nutritional issue that requires attention. The issue of toddler nutritional status is influenced by a number of direct and indirect factors. Children's food and infections are direct causative causes, whereas indirect factors include socioeconomic problems and a lack of family knowledge,particularly among mothers, about the nutritional health of toddlers. Each poor community's viewpoint or perspective differs in this scenario. The purpose of this research is to find out howsosial support recipients feel about improving the nutrition of children under the age of five. This study employed a descriptive qualitative method. Primary data was gathered through indepth interviews for the data collection technique. People who received both BPNT and PKH sosial support made up the research informants for this study with a total of 20 people. Theresults of the study stated that mothers who have high knowledge will pay more attention to how to cook, and choose food ingredients for their children. Meanwhile, the mother'sassessment of children who are adequately nourished is seen from the children's playing activities. Keyword: nutrition, toddler, perspective, recipients of sosial support