Augustianny Situmeang
Stikes Nauli Husada Sibolga

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

EFEKTIVITAS AKTIVITAS FISIK DAN POLA MAKAN TERHADAP KECEPATAN PENGENDALIAN KADAR GULA DARAH PADA PENDERITA DM Augustianny Situmeang; Manotar Sinaga; Hardinayanti Simamora
JURNAL KEPERAWATAN DAN FISIOTERAPI (JKF) Vol 2 No 1 (2019): Jurnal Keperawatan dan Fisioterapi (JKF)
Publisher : Fakultas Keperawatan dan Fisioterapi Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.37 KB) | DOI: 10.35451/jkf.v2i1.259

Abstract

The International Diabetes Federation (IDF) predicts an increase in the number of DM-based in Indonesia from 9.1 million in 2014 to 14.1 million in 2035. The Indonesian Society of Endocrinology (PERKENI) states that there are at least 4 successful pillars of diabetes mellitus, education, diet, activity and treatment. This research aims to determine the effectiveness of physical activity and diet to the speed of control of blood sugar levels in patients with DM in the work area of Sarudik Puskesmas in Central Tapanuli District 2018. The design of research used is observational research. The research population is all patients who have DM in the work area of Sarudik Puskesmas Central Tapanuli District as much as 70 respondents. Sampling technique is Purposive Sampling. The measuring instruments used are dummy tables and glucometers. Data analysis using Chi Square Test. The results showed that the majority of respondents had less physical activity of 25 people (78.1%), having a less than good diet of 27 people (84.4%) and has a poor blood sugar control rate of 28 people (87.5%). The conclusion of research is the effectiveness of physical activity and diet to the speed of blood sugar control in patients with DM in the work area of Sarudik Puskesmas in Central Tapanuli District 2018. It is suggested that respondents can follow regular physical activity and make meal arrangement in order to lower blood sugar levels.
Pemanfaatan Kentang Kukus Dalam Pencegahan Penyakit Diare Di Pasir Bidang Tahun 2021 Augustianny Situmeang; Ridholla Permata Sari; Meiyati Simatupang; Mayana Aritonang; Sapriani Laia
TRIDARMA: Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) Vol. 4 No. 2 (2021): TRIDARMA: Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM)
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/abdimas.v4i2.2419

Abstract

Diare adalah penyakit yang ditandai dengan perubahan konsistensi tinja (menjadi cair) disertai peningkatan frekuensi defekasi lebih dari biasanya (>3 kali/ hari) disertai perubahan, dengan atau tanpa darah dan atau lendir. Diare dapat diklasifikasikan menjadi dua yaitu diare akut dan diare kronik Kentang merupakan salah satu makanan yang mengandung karbohidrat yang dapat menghasilkan energi. Bahkan kandungan kalium dalam kentang dapat membantu menghilangkan iritasi sistem sensitif dan berkontribusi terhadap mengurangi kram usus
Pemanfaatan Ekstra Daun Salam Dan Serai Dalam Pengobatan Diabetes Mellitus Tahun 2021 Della Winda Gultom; Nita Anggerina Putri Hi Setiawan; Augustianny Situmeang; Lilis Klarita Laia; Putri Sofiani Silitonga
TRIDARMA: Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) Vol. 3 No. 2, Nopembe (2020): TRIDARMA: Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM)
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/abdimas.v3i2, Nopembe.2421

Abstract

Diabetes melitus (DM) merupakan salah satu masalah kesehatan di dunia dengan prevalensi yang makin meningkat serta memiliki dampak medis dan sosial yang penting. Diabetes melitus dapat menimbulkan komplikasi mikro dan makrovaskuler tergantung pada adanya gangguan kadar glukosa darah. Gangguan kadar glukosa darah ini memiliki dua komponen, yaitu hiperglikemia kronik dan fluktuasi kadar glukosa darah akut dari puncak ke nadir. Kedua komponen ini menyebabkan terjadinya komplikasi DM melalui dua mekanisme utama, yaitu glikasi protein yang berlebihan dan stres oksidatif. Glycated albumin menggambarkan ketidakterkendalian glukosa jangka menengah dan malondialdehid menggambarkan adanya stres oksidatif. Nefrin merupakan salah satu marker kerusakan podosit yang menggambarkan adanya penyakit ginjal diabetes
Pemberian Biskuit Berbasis Bayam Merah Dalam Pencegahan Anemia Pada Masa Kehamilan Di Kelurahan Pasir Bidang Kabupaten Tapanuli Tengah Tahun 2020 Tinawati Nainggolan; Augustianny Situmeang; Herlina; Lilis Kalrita; Intan Rahmayani
TRIDARMA: Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) Vol. 3 No. 2, Nopembe (2020): TRIDARMA: Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM)
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/abdimas.v3i2, Nopembe.2452

Abstract

Anemia pada ibu hamil sangat berpengaruh terhadap kualitas manusia yang akan dilahirkan dan kualitas sumber daya manusia (SDM) generasi yang akan datang. Selain itu, anemia pada ibu hamil dapat meningkatkan kejadian abortus, prematus, berat badan lahir rendah (BBLR),serta dapat menyebabkan kematian pada ibu hamil pada waktu dan sesudah melahirkan. Anemia merupakan masalah yang dialami oleh 41,8%ibu hamil di dunia. Sekitar setengah dari kejadian anemia tersebut disebabkan karena defisiensi zat besi. Pemanfaatan daun bayam menjadi biskuit diharapkan dapat menciptakan suatu produk yang memiliki nilai jual tinggi dan menyumbangkan zat gizi yang dibutuhkan tubuh. Kandungan vitamin dan mineral pada bayam adalah vitamin A, C, K, B6, B9, E, asam folat,zat besi,kalsium, dan magnesium.Selain itu kandungan zat besi dalam bayam ini dapat mencegah penyakit seperti penyakit anemia terutama pada ibu hamil.
Pemanfaatan Rebusan Daun Pepaya dan Air Kelapa Hijau Terhadap Pengobatan Filariasis Di Desa Parjalihotan Kecamatan Pinangsori Tahun 2019 Meiyati Simatupang; Augustianny Situmeang; Mery Andani; Mayana Aritonang
TRIDARMA: Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) Vol. 2 No. 2, Nopembe (2019): TRIDARMA: Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM)
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/abdimas.v2i2, Nopembe.2464

Abstract

Filariasis atau yang lebih dikenal juga dengan penyakit kaki gajah merupakan penyakit menular menahun yang disebabkan oleh infeksi cacing filaria dan ditularkan oleh berbagai jenis nyamuk. Penyakit ini dapatmenimbulkan cacat seumur hidup berupa pembesaran tangan, kaki, payudara, dan buah zakar. Cacing filaria hidup di saluran dan kelenjar getah bening. Infeksicacing filaria dapat menyebabkan gejala klinis akut dan atau kronik (Depkes RI 2005). Dengan memanfaatkan pemberian air kelapa hijau untuk pengobatan filariasis dapat menurunkan angka penyakit filariasis. Air kelapa hijau mengandung kalsium dan magnesium yang kurang dari 5% dari jumlah kalsium dan magnesium yang direkomendasikan sehingga memberikan banyak manfaat baik untuk kesehatan.
Pemanfaatan Jus Timun Untuk Pengobatan Hipertensi Pada Lansia Di Keluarahan Pasir Bidang Kecamatan Sarudik Kabupaten Tapanuli Tengah Tahun 2019 Della Winda Gultom; Augustianny Situmeang; Tinawati Nainggolan; Meutia Purnama Sari Simbolon; Putri Silitonga
TRIDARMA: Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) Vol. 2 No. 2, Nopembe (2019): TRIDARMA: Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM)
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi adalah penyakit utama di masyarakat, salah satunya Hipertensi memiliki bebagi resiko komplikasi, apa lagi terkait dengan masalah degeneratif. Jus mentimun adalah salah satu teknik non-farmakologi untuk menurunkan tekanan darah karena memunyai sifat hipotensif. Mentimun merupakan salah satu jenis buah yang mudah ditemukan dan sering dikonsumsi oleh masyarakat dan dapat menurunkan tekanan darah (Prakorso, 2014). Dengan memanfaatkan pemberian jus timun untuk pengobatan Hipertensi pada lansia dapat menurunkan angka penyakit Hipertensi. jus mentimun mengandung vitamin K, C, magnesium, fosfor, riboflavin, B-6, folat, asam pantotenat, besi, silika, kalsium dan seng. Jus mentimun yang rutin dikonsumsi memberikan banyak manfaat baik untuk kesehatan.