Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS KARAKTERISTIK PIMPINAN DAN RUMAH SAKIT DALAM PRAKTEK STERILISASI YANG BAIK Achmad Kadri Ansyori; Satibi Satibi; Rosita Mulyaningsih
JURNAL MANAJEMEN DAN PELAYANAN FARMASI (Journal of Management and Pharmacy Practice) Vol 5, No 3
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jmpf.207

Abstract

Central Steril Supply Departement (CSSD) merupakan salah satu unit pengelola alat kesehatan dan linen steril pada fase akhir di rumah sakit, sehingga CSSD merupakan ujung tombak terjaminnya sterilitas alat kesehatan. Oleh karena itu, dibutuhkan tenaga kesehatan yang mampu mengelola kinerja CSSD secara baik, serta dapat pula menjamin semua produk CSSD di rumah sakit agar dapat dikelola secara optimal sesuai kebutuhan medis. Penelitian bertujuan untuk melihat hubungan dan perbedaan karakteristik pimpinan dan karakteristik rumah sakit terhadap praktek sterilisasi yang baik di CSSD rumah sakit. Metode pengambilan sampel yang digunakan yaitu purposive sampling. Alat yang digunakan adalah kuesioner. Lokasi penelitian yaitu 23 rumah sakit kelas A dan B di Yogyakarta dan Jawa Tengah. Jumlah responden yang digunakan sebanyak 38 responden, terdiri dari kepala dan sub divisi CSSD. Analisis penelitian ini menggunakan analisis deskriptif analitik, serta merupakan penelitian korelasi Spearman’s rank, uji T, dan anova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan dan perbedaan karakteristik pimpinan CSSD (tingkat pendidikan, jenis kelamin, pimpinan yang mengetahui CSSD dan memahami proses sterilisasi sebelum bekerja di CSSD) terhadap praktek sterilisasi yang baik di CSSD. Adanya hubungan signifikan karakteristik rumah sakit berdasarkan jumlah tempat tidur terhadap praktek sterilisasi yang baik di CSSD dengan nilai signifikasi 0,015. Tidak terdapat perbedaan signifikan antara profesi tenaga kesehatan CSSD (apoteker, perawat, kesehatan masyarakat) terhadap praktek sterilisasi yang baik di CSSD rumah sakit.Kata kunci: karakteristik, pimpinan, rumah sakit, CSSD, sterilisasi
PENETAPAN KADAR FLAVONOID EKSTRAK KULIT BUAH NYIRIH (Xylocarpus granatum) BERDASARKAN VARIASI PELARUT DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS Elgi Nurul Hidayah; Achmad Kadri Ansyori; Henny Nurhasnawati
Jurnal Insan Farmasi Indonesia 2023: JIFI: Webinar & call for paper
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan ISFI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36387/jifi.v6i3.1665

Abstract

            The plant Nyirih (Xylocarpus granatum) has medicinal benefits. The selection of solvents should consider the characteristics of the secondary metabolites to be extracted. The objective of this study is to determine the flavonoid content in Nyirih fruit extract using 70% methanol and 70% ethanol solvents using UV-Vis spectrophotometry. The results of the moisture content test showed 24% for methanol extract and 28.5% for 70% ethanol extract. Phytochemical screening of Nyirih fruit extract in methanol and 70% ethanol solvents tested positive for flavonoid content. Thin layer chromatography (TLC) results showed an rf value of 0.88 for both solvents, while the reference compound, quercetin, had an rf value of 0.90. The highest flavonoid content was found in the 70% ethanol extract at 1.4345 ± 0.2182% and in the methanol extract at 1.3530 ± 0.2280%. The t-test results indicated a significant difference in the flavonoid content value.