Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Individual learning plan sebagai upaya meningkatkan pengaturan diri dalam belajar siswa Faruq Faruq; Muhammad Fahmi Aziz; Lisnawati Ruhaena
Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) Vol 5, No 1 (2022): Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS)
Publisher : University of Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jipemas.v5i1.13749

Abstract

Pandemi COVID-19 menyebabkan beberapa permasalahan di semua lini kehidupan, terkhusus di bidang pendidikan. kurangnya kemampuan pengaturan diri dalam belajar pada siswa menyebabkan permasalahan pada proses pembelajaran daring yang diterapkan selama masa pandemi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pengaturan diri dalam belajar siswa dengan menggunakan strategi rencana pembelajaran individu (Individual Learning Plans). Kegiatan pengabdian masyarakat ini menggunakan metode pelatihan, pendampingan peserta selama tujuh hari, dan evaluasi program. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah terjadi peningkatan pengaturan diri dalam belajar peserta PKM melalui pelatihan individual learning plan dan adanya perubahan perilaku belajar peserta PKM. Oleh karena itu pelatihan ILP efektif meningkatkan pengaturan diri dalam belajar siswa di masa pandemi. Pelatihan ini memberikan kontribusi pada ranah pendidikan bahwa kemampuan pengaturan diri dalam belajar yang dimiliki siswa dapat membantu siswa untuk menyelesaikan permasalahan belajar khususnya dalam pembelajaran daring di masa pandemi. Oleh karena itu dibutuhkan dukungan pihak sekolah dan guru agar kegiatan seperti ini dapat dijalankan secara berkala sehingga bisa mengevaluasi proses belajar siswa secara tepat.
Pelatihan Self Regulated Learning untuk Meningkatkan Prestasi Matematika Siswa SMP Faruq Faruq; Daliman Daliman
ABDIMAS DEWANTARA Vol 4 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/ad.v4i2.10577

Abstract

Matematika merupakan pelajaran yang dipelajari oleh setiap individu sedari dini mulai jenjang taman kanak-kanak (TK) sampai perguruan tinggi. Sekolah merupakan suatu lembaga formal untuk menunjang siswa mencapai tujuan pendidikan yaitu mengembangkan potensi dan mencerdaskan individu dengan meningkatkan prestasi belajar salah satunya dalam bidang matematika. Keterampilan belajar sangat dibutuhkan dalam meningkatkan hasil belajar yang optimal, salah satunya ditunjukan dengen self regulated learning (SRL) yang dimiliki siswa. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi matematika siswa menggunakan pelatihan self regulated learning yang berisikan penetapan tujuan belajar, kebutuhan belajar, strategi belajar, dan evaluasinya kemudian diterapkan pada diri siswa.  Hasil kegiatan pengabdian ini diukur dengan soal matematika selanjutnya diuji menggunakan statistic paired sample T test, peserta akan dikumpulkan setelah satu minggu guna evaluasi pelatihan. Hasil analisis menunjukan Nilai koefisien sig (2-tailed) 0.005 < 0.05 yang berarti ada perbedaan prestasi matematika siswa antara sebelum pelatihan dengan sesudah pelatihan dilihat dari perubahan perilaku belajar pada mata pelajaran matematika setelah mengikuti pelatihan, dengan demikian pelatihan SRL efektif meningkatkan prestasi matematika siswa. Hasil penelitian ini memberi impilkasi bagi dunia pendidikan bahwa pentingnya pengembangan keterampilan SRL dalam mengatasi masalah belajar pada mata pelajaran matematika siswa khususnya di masa pandemi. Kata Kunci: self regulated learning, prestasi matematika.
Model Pembelajaran Multisensori bagi Anak Disleksia, Efektif?: Tinjauan Sistematis Faruq Faruq; Wiwien Dinar Pratisti
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol. 7 No. 3 (2022): Edisi September 2022
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (978.624 KB) | DOI: 10.51169/ideguru.v7i3.392

Abstract

Pendidikan merupakan hak yang dimiliki oleh setiap warga negara, bahkan anak yang berkebutuhan khusus pun sudah diatur pendidikannya oleh negara. Berdasarkan undang-undang tersebut anak akan mendapatkan pendidikan yang bermutu dengan cara belajar, membaca merupakan proses dalam belajar. Bagi anak-anak yang menyandang disleksia tentunya akan kesulitan menjalankan proses ini, dimana anak disleksia sulit untuk mengenal huruf, angka dan tanda baca disebabkan gangguan neurologis pada sistem sarafnya. Oleh karena itu dibutuhkan model pembelajaran yang efektif untuk membantu proses belajar anak disleksia dalam membaca. Tujuan review artikel ini adalah untuk mengkaji artikel ilmiah yang membahas metode pembelajaran yang efektif bagi anak disleksia. Metode yang digunakan adalah metode kajian pustaka dengan sumber referensi diperoleh dari program Publish or Perish 7 yang terindeks google scholar. Kriteria artikel yang digunakan sebagai referensi adalah jurnal yang dipublikasikan 5 tahun terakhir dari tahun 2017-2021. Hasil dari review artikel yang dipilih menyatakan bahwa metode multisensori dapat diterapkan sebagai metode pembelajaran bagi anak yang menyandang disleksia, dengan mengoptimalkan seluruh fungsi sensorik yang dimiliki anak yaitu visual, auditori, kinestetik, dan taktil. Penerapan metode multisensori dianggap efektif untuk membantu anak disleksia dalam proses belajar khususnya membaca dan menulis, dengan demikian diharapkan metode ini dapat meningkatkan prestasi belajar bagi anak disleksia.