Meidisty Samrotul Qolbi
Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Jakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Faktor-Faktor Kejadian Kecelakaan Kerja pada Pekerja Ketinggian di PT. X Tahun 2019 Siti Riptifah Tri Handari; Meidisty Samrotul Qolbi
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 17, No 1 (2021): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Faculty of Medicine and Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jkk.17.1.90-98

Abstract

Bidang kontruksi merupakan suatu bidang yang dinamis yang mengandung risiko bahaya kecelakaan. Pada tahun 2018, di PT. X terdapat 12 kecelakaan kerja yang disebabkan karena faktor manusia. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang berhubungan kejadian kecelakaan kerja pada pekerja ketinggian di PT. X, Proyek Jalan Tol Ruas Serpong-Cinere tahun 2019. Penelitian ini menggunakan desain studi cross sectional dengan responden sebanyak  110 pekerja konstruksi yang diambil secara total sampling. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner dan lembar observasi. Analisis data menggunakan analisis chi-square,variabel dependennya adalah kejadian kecelakaan kerja, dan variabel independen meliputi kelengkapan APD, pengetahuan, pelatihan, dan lingkungan kerja. Pada penelitian ini sebanyak 74,5% pekerja mengalami kejadian kecelakaan kerja. Hasil uji bivariat menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kelengkapan APD (p-value=0,010; PR=3,556 (CI 1,436-8,805) dan pengetahuan (p-value=0,003; PR=4,215 (CI 1,710-10,389) dengan kejadian kecelakaan kerja, sementara untuk variabel pelatihan (p-value=0,182) dan lingkungan kerja (p-value=0,125) tidak memiliki hubungan yang siginifikan dengan kejadian kecelakaan kerja. Perusahaan perlu mengadakan Tool Box Meeting (TBM) dan peer to peer educator secara rutin untuk pekerja dan meningkatkan pengawasan/safety patrol secara rutin dan tegas pada pekerja.