Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGGUNAAN JETTY PADA MUARA BATANG KAMBANG KABUPATEN PESISIR SELATAN DENGAN MENGGUNAKAN TETRAPOD Ahmad Refi
Menara Ilmu Vol 12, No 10 (2018): Vol. XII No. 10 Oktober 2018
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v12i10.1006

Abstract

Kabupaten Pesisir Selatan adalah sebuah kabupaten di provinsi Sumatra Barat. Ibu kotanyaberada di Painan. Kabupaten ini secara geografis terletak antara 059 - 228,6 Lintang Selatan dan019 – 101,18 Bujur Timur. Wilayah Kabupaten Pesisir Selatan di sebelah utara berbatasan denganKota Padang, sebelah timur berbatasan dengan Kabupaten Solok Selatan dan Jambi sedangkansebelah barat berbatasan dengan Samudera Indonesia dan sebelah selatan berbatasan denganPropinsi Bengkulu. Luas wilayah Kabupaten Pesisir Selatan 5.749,89 Km² yang terbagi menjadisebelas kecamatan. Melalui survey yang dilakukan, saat ini kondisi pantai Kambang (+ 4 km) yangmengalami abrasi sudah mulai mengancam permukiman dan jalan di sepanjang pantai tersebut,bahkan sudah ada beberapa rumah yang rusak akibat hempasan gelombang pasang. Pembuatanstruktur pemecah gelombang/jetty merupakan salah satu usaha untuk mengantisipasi masalah ini.Pada awalnya material yang digunakan untuk pembuatan jetty adalah batu alam yang lamakelamaan akan habis. Sebagai alternatif digunakan batu buatan (tetrapod). Pada penelitian inidilakukan analisis penggunaan tetrapod sebagai material utama jetty dengan metode analisis tinggidengan menggunakan data angin, data gelombang, data pasang surut, dan data bathimetri. Darihasil perhitungan analisis kalkulasi desain, diperoleh kemiringan kontruksi jetty 1 : 2, elevasimercu jetty dengan lapis lindung tetrapod +15,29 m, panjang jetty 135,11 m, lebar mercu denganlapis lindung tetrapod 1m, tinggi mercu dengan lapis lindung tetrapod 9,299 m.KATA KUNCI: Abrasi, Jetty, Tetrapod
Efektivitas Integrasi Metode Waterfall dan Prototyping pada Proyek Rekayasa Perangkat Lunak Rizki, Muhammad Rizki Musthofa; Rizki Andriono; Ahmad Saifudin Syuhri; Hendi Prayogo; Ahmad Refi
Jurnal SIGMA Vol 14 No 4 (2023): Desember 2023
Publisher : Teknik Informatika, Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37366/sigma.v14i4.5361

Abstract

The integration of Waterfall and Prototyping methods in software engineering projects has become an increasingly popular approach to improve development effectiveness. The Waterfall method, which is linear and structured, provides a clear framework and comprehensive documentation, while Prototyping offers flexibility and immediate feedback from users. This research explores ways in which these two methods can be integrated to maximize their respective advantages, focusing on reducing the risk of errors, increasing user satisfaction, and efficiency in development. The results of the analysis show that this hybrid approach not only accelerates the development process but also improves the quality of the final product. The findings provide valuable insights for practitioners and researchers in designing software development methodologies that are more responsive and adaptive to user needs.