Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Desain dan Realisasi Akumulator Elektrolit Air Laut dengan Penambahan Sodium Bicarbonate (NaHCO3) sebagai Sumber Energi Alternatif Gurum Ahmad Pauzi; Randha Kentama Aewaditha; Amir Supriyanto; Sri Wahyu Suciyati; Arif Surtono; Junaidi Junaidi; Warsito Warsito
Jurnal Fisika Vol 8, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jf.v8i2.16982

Abstract

Penelitian tentang karakteristik elektrik sel elektrokimia dengan elektrolit air laut dengan penambahan NaHCO3 menggunakan elektroda Cu-Zn telah dilakukan. Sistem elektrokimia ini dirancang agar dapat dilakukan penggantian elektrolit air laut tanpa membuat elektroda yang digunakan terpapar udara secara langsung. Pengukuran karakteristik elektrik  meliputi tegangan, arus, dan  daya, serta luminasi yang dihasilkan beban LED 1,2 watt. Penelitian ini melakukan perbandingan karakteristik elektrik sel elektrokimia dengan dan dengan tanpa penambahan NaHCO3. Pengukuran dilakukan selama 5 hari (120 jam) dengan penggantian elektrolit setiap 24 jam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem elektrokimia  dengan penambahan NaHCO3 mampu menyalakan LED lebih lama (5 hari) dibandingkan dengan tanpa penambahan NaHCO3 yang hanya mampu menyalakan LED selama 3 hari. Laju korosi pada elektroda Cu-Zn tanpa penambahan NaHCO3 semakin lama digunakan semakin besar, sedangkan dengan penambahan NaHCO3 tidak terjadi korosi.
Pemanfaatan Kapasitor Semi Silinder Untuk Pengukuran Kadar Pati Singkong Jenis Thailand Dina Mauliyani Qoriah; Arif Surtono; Gurum Ahmad Pauzi; Sri Wahyu Suciyati
Journal of Energy, Material, and Instrumentation Technology Vol 4 No 2 (2023): Journal of Energy, Material, and Instrumentation Technology
Publisher : Departement of Physics, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jemit.v4i2.38

Abstract

It has been realized that the measurement of the Thai type of cassava starch uses a semi-cylindrical capacitor has been done. This measurement is carried out by providing an input signal to the semi-cylindrical capacitor plate using the IC XR-2206 oscillator with a frequency of 100 kHz. The output signal from the capacitor is in the form of an AC voltage which is then forwarded to the full wave rectifier circuit. The output voltage of the rectifier is a DC voltage, and the results are displayed using a DSO oscilloscope. Cassava starch content was measured by the specific gravity method, and the stress was measured using a semi-cylindrical capacitor. In measuring the starch content, the starch content was 19.12 - 28.76% (range 9.64%) and gave an output voltage of 7.53 - 7.89 V (range 0.36 V). Using the linear regression method, the characteristic equation V = 0.035 KP + 6.871, and the correlation value was equals to 0.985.
Rancang Bangun Sensor Extensometer Elektris sebagai Pendeteksi Pergeseran Permukaan Tanah dan Sistem Akuisisi Data pada Komputer Lisnawati Lisnawati; Sri Wahyu Suciyati; Warsito Warsito
Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol. 1 No. 1 (2013): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika
Publisher : Department of Physics, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtaf.v1i1.4

Abstract

Tanah longsor merupakan bencana yang sering terjadi di Indonesia. Bencana ini perlu antisipasi melalui monitoring daerah rawan dengan pengembangan sistem instrumentasi. Sensor extensometer elektris dibuat dengan sistem akuisisi data pada komputer melalui jalur komunikasi serial USB. Extensometer yaitu perangkat elektronik yang berfungsi sebagai sensor untuk mendeteksi pergeseran tanah dalam orde millimeter. Sensor extensometer sebelum digunakan sebagai pendeteksi pergeseran tanah, terlebih dahulu dilakukan pengukuran input output sensor untuk mengetahui karakteristiknya. Pengujian sensor dilakukan dengan menggeser tali per 5 mm. Pergeseran potensiometer menghasilkan perubahan tegangan keluaran ketika rangkaian sensor dihubungkan ke tegangan. Range tegangan keluaran sensor yang diperoleh sebesar 0,016 hingga 4,800 volt. Tegangan ini selanjutnya akan diubah menjadi data digital oleh ADC 8 bit mikrokontroler dan dikirimkan ke komputer untuk diolah dan ditampilkan ke monitor dalam bentuk nilai tegangan dan pergeseran yang terdeteksi oleh sensor. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa respon pergeseran terhadap perubahan tegangan adalah linier. Sensor extensometer ini mempunyai sensitivitas tinggi, yaitu 34 mV/mm dan range pergeseran yang dapat dideteksi oleh sensor adalah 0 hingga 140 mm. Kata Kunci: Extensometer, pergeseran tanah, dan sistem akusisi data.
Realisasi Alat Ukur Konsentrasi Karbon Monoksida (CO) pada Gas Buang Kendaraan Bermotor Berbasis Sensor Gas TGS 2201 dan Mikrokontroler ATMega8535 Benhard Fernando; Amir Supriyanto; Sri Wahyu Suciyati
Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol. 1 No. 1 (2013): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika
Publisher : Department of Physics, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtaf.v1i1.9

Abstract

Telah direalisasikan sebuah alat ukur konsentrasi karbon monoksida pada gas buang kendaraan bermotor. Tujuannya adalah untuk merealisasikan instrument pengukur konsentrasi karbon monoksida menggunakan sensor TGS 2201 dan mengukur konsentrasi gas karbon monoksida yang terkandung dalam gas buang kendaraan bermotor Alat tersebut terdiri dari sensor TGS 2201, mikrokontroler ATMega 8535 dan LCD 16x2. Tegangan keluaran dari sensor dikonversi menjadi data digital oleh ADC yang terdapat pada mikrokontroler dan ditampilkan pada komputer. Proses pengambilan, pengolahan, dan komunikasi data diatur menggunakan program pada mikrokontroler dan komputer dengan bahasa pemrograman yaitu Bahasa Assembler dan Delphi. Pada metode pengukuran langsung di depan knalpot didapatkan konsentrasi karbon monoksida tertinggi dan terendah pada Yamaha/Vega R dan Honda/Supra Fit yaitu sebesar 41,072 ppm dan 6,663 ppm. Sedangkan pada metode pengukuran dengan memasukkan gas buang kendaraan ke dalam kantong plastik didapatkan konsentrasi karbon monoksida tertinggi dan terendah pada Opel/Blazer dan Honda/Accord yaitu sebesar 39,144 ppm dan 9,442 ppm. Kata Kunci: Karbon monoksida, sensor TGS 2201, mikrokontroler ATMega8535
Alat Pengontrol Emisi Gas Amonia (NH3) di Peternakan Ayam Berbasis Mikrokontroler ATMega 8535 Menggunakan Sensor Gas MQ-137 Reka Heriawan; Sri Wahyu Suciyati; Amir Supriyanto
Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol. 1 No. 1 (2013): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika
Publisher : Department of Physics, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtaf.v1i1.13

Abstract

Telah dirancang dan dibuat sebuah alat pengontrol emisi gas amonia (NH3) di peternakan ayam berbasis mikrokontroler ATMega 8535 menggunakan sensor gas MQ 137. Alat ini memiliki dua sistem kerja yaitu alat ukur kadar amonia dan alat kendali untuk mengurangi emisi gas amonia dalam kandang. Alat ukur kadar amonia dikalibrasi menggunakan alat spektrometer. Data dari sensor diolah oleh mikrokontroler dan hasilnya ditampilkan oleh LCD M1632. Proses pengambilan, pengolahan, komunikasi data, dan kendali diatur oleh program pada mikrokontroler ATMega 8535 dengan bahasa pemrograman BASCOM. Pengukuran dilakukan pada sampel yang berupa campuran antara cairan amonia dengan akuades dengan jumlah 100 ml yang diuapkan. Pengukuran dilakukan dalam selang waktu 5 menit. Sampel yang digunakan dengan perbandiangan konsentrasi amonia 5 ml, 10 ml, 15 ml, 20 ml, 25 ml, 30 ml, 35 ml, 40 ml, 45 ml, dan 50 ml. Hasil pengukuran kadar amonia konsentrasi 5 ml sampai 50 ml adalah 4 ppm, 4,5 ppm, 5,2 ppm, 6,5 ppm, 6,7 ppm, 6,9 ppm, 7,9 ppm, 8,5 ppm, 8,9 ppm, dan 10,2 ppm. Pengendalian kadar amonia dalam kandang berupa berputarnya kipas/blower untuk mengurangi emisi gas amonia jika kadar gas amonia dalam kandang melebihi 5 ppm dan kipas/blower akan berhenti berputar jika kadar gas amonia dalam kandang di bawah 5 ppm. Kata Kunci: Amonia, sensor gas MQ 137, mikrokontroler ATMega 8535, bahasa BASCOM
Analisis Pemanfaatan Teknik Template Matching pada Sistem Akuisisi dan Pengenalan Karakter Citra Plat Nomor Kendaraan Gurum Ahmad Pauzi; Sri Wahyu Suciyati; Sahtoni Sahtoni
Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol. 1 No. 1 (2013): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika
Publisher : Department of Physics, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtaf.v1i1.15

Abstract

Uji Viskositas Fluida Menggunakan Transduser Ultrasonik sebagai Fungsi Temperatur dan Akuisisinya pada Komputer Menggunakan Universal Serial Bus (USB) Maria Yeni Hermawati; Sri Wahyu Suciyati; Warsito Warsito
Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol. 1 No. 1 (2013): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika
Publisher : Department of Physics, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtaf.v1i1.17

Abstract

Telah dilakukan penelitian uji viskositas fluida menggunakan transduser ultrasonik sebagai fungsi temperatur dan akuisisinya pada komputer menggunakan universal serial bus yang bertujuan untuk mengetahui nilai viskositas terhadapa perubahan temperatur pada oli motor SAE 20W-50 dan SAE 10W-40. Nilai viskositas didapatkan dari perubahan waktu tempuh gelombang pada transduser ultrrasonik MA40E7R/S. data diolah menggunakan bahasa pemrograman delphi 7 yang mengubah sinyal output transduser menjadi hasil viskositas oli motor SAE 20W-50 dan SAE10W-40. Rata-rata hasil pengukuran oli motor SAE 20W-50 pada temperatur 30oC 3,306, pada temperatur 35oC sebesar 3,771, pada temperatur 40oC sebesar 3,733, pada temperatur 45oC sebesar 3,848, dan pada 50oC sebesar 3,309. Dari penelitian ini diketahui jika temperatur semakin tinggi maka viskositas menurun. Kata kunci: Viskositas, Ultrasonik
Rancang Bangun Sensor Extensometer Elektris sebagai Pendeteksi Pergeseran Permukaan Tanah dan Sistem Akuisisi Data pada Komputer Lisnawati Lisnawati; Sri Wahyu Suciyati; Warsito Warsito
Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol. 1 No. 1 (2013): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika
Publisher : Department of Physics, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtaf.v1i1.23

Abstract

Tanah longsor merupakan bencana yang sering terjadi di Indonesia. Bencana ini perlu antisipasi melalui monitoring daerah rawan dengan pengembangan sistem instrumentasi. Sensor extensometer elektris dibuat dengan sistem akuisisi data pada komputer melalui jalur komunikasi serial USB. Extensometer yaitu perangkat elektronik yang berfungsi sebagai sensor untuk mendeteksi pergeseran tanah dalam orde millimeter. Sensor extensometer sebelum digunakan sebagai pendeteksi pergeseran tanah, terlebih dahulu dilakukan pengukuran input output sensor untuk mengetahui karakteristiknya. Pengujian sensor dilakukan dengan menggeser tali per 5 mm. Pergeseran potensiometer menghasilkan perubahan tegangan keluaran ketika rangkaian sensor dihubungkan ke tegangan. Range tegangan keluaran sensor yang diperoleh sebesar 0,016 hingga 4,800 volt. Tegangan ini selanjutnya akan diubah menjadi data digital oleh ADC 8 bit mikrokontroler dan dikirimkan ke komputer untuk diolah dan ditampilkan ke monitor dalam bentuk nilai tegangan dan pergeseran yang terdeteksi oleh sensor. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa respon pergeseran terhadap perubahan tegangan adalah linier. Sensor extensometer ini mempunyai sensitivitas tinggi, yaitu 34 mV/mm dan range pergeseran yang dapat dideteksi oleh sensor adalah 0 hingga 140 mm. Kata Kunci: Extensometer, pergeseran tanah, dan sistem akusisi data.
Realisasi Alat Ukur Konsentrasi Karbon Monoksida (CO) pada Gas Buang Kendaraan Bermotor Berbasis Sensor Gas TGS 2201 dan Mikrokontroler ATMega8535 Benhard Fernando; Amir Supriyanto; Sri Wahyu Suciyati
Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol. 1 No. 1 (2013): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika
Publisher : Department of Physics, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtaf.v1i1.28

Abstract

Telah direalisasikan sebuah alat ukur konsentrasi karbon monoksida pada gas buang kendaraan bermotor. Tujuannya adalah untuk merealisasikan instrument pengukur konsentrasi karbon monoksida menggunakan sensor TGS 2201 dan mengukur konsentrasi gas karbon monoksida yang terkandung dalam gas buang kendaraan bermotor Alat tersebut terdiri dari sensor TGS 2201, mikrokontroler ATMega 8535 dan LCD 16x2. Tegangan keluaran dari sensor dikonversi menjadi data digital oleh ADC yang terdapat pada mikrokontroler dan ditampilkan pada komputer. Proses pengambilan, pengolahan, dan komunikasi data diatur menggunakan program pada mikrokontroler dan komputer dengan bahasa pemrograman yaitu Bahasa Assembler dan Delphi. Pada metode pengukuran langsung di depan knalpot didapatkan konsentrasi karbon monoksida tertinggi dan terendah pada Yamaha/Vega R dan Honda/Supra Fit yaitu sebesar 41,072 ppm dan 6,663 ppm. Sedangkan pada metode pengukuran dengan memasukkan gas buang kendaraan ke dalam kantong plastik didapatkan konsentrasi karbon monoksida tertinggi dan terendah pada Opel/Blazer dan Honda/Accord yaitu sebesar 39,144 ppm dan 9,442 ppm. Kata Kunci: Karbon monoksida, sensor TGS 2201, mikrokontroler ATMega8535
Alat Pengontrol Emisi Gas Amonia (NH3) di Peternakan Ayam Berbasis Mikrokontroler ATMega 8535 Menggunakan Sensor Gas MQ-137 Reka Heriawan; Sri Wahyu Suciyati; Amir Supriyanto
Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika Vol. 1 No. 1 (2013): Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika
Publisher : Department of Physics, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtaf.v1i1.32

Abstract

Telah dirancang dan dibuat sebuah alat pengontrol emisi gas amonia (NH3) di peternakan ayam berbasis mikrokontroler ATMega 8535 menggunakan sensor gas MQ 137. Alat ini memiliki dua sistem kerja yaitu alat ukur kadar amonia dan alat kendali untuk mengurangi emisi gas amonia dalam kandang. Alat ukur kadar amonia dikalibrasi menggunakan alat spektrometer. Data dari sensor diolah oleh mikrokontroler dan hasilnya ditampilkan oleh LCD M1632. Proses pengambilan, pengolahan, komunikasi data, dan kendali diatur oleh program pada mikrokontroler ATMega 8535 dengan bahasa pemrograman BASCOM. Pengukuran dilakukan pada sampel yang berupa campuran antara cairan amonia dengan akuades dengan jumlah 100 ml yang diuapkan. Pengukuran dilakukan dalam selang waktu 5 menit. Sampel yang digunakan dengan perbandiangan konsentrasi amonia 5 ml, 10 ml, 15 ml, 20 ml, 25 ml, 30 ml, 35 ml, 40 ml, 45 ml, dan 50 ml. Hasil pengukuran kadar amonia konsentrasi 5 ml sampai 50 ml adalah 4 ppm, 4,5 ppm, 5,2 ppm, 6,5 ppm, 6,7 ppm, 6,9 ppm, 7,9 ppm, 8,5 ppm, 8,9 ppm, dan 10,2 ppm. Pengendalian kadar amonia dalam kandang berupa berputarnya kipas/blower untuk mengurangi emisi gas amonia jika kadar gas amonia dalam kandang melebihi 5 ppm dan kipas/blower akan berhenti berputar jika kadar gas amonia dalam kandang di bawah 5 ppm. Kata Kunci: Amonia, sensor gas MQ 137, mikrokontroler ATMega 8535, bahasa BASCOM