This Author published in this journals
All Journal JURNAL PHOTON
Widarti Irma
Jurusan Kimia, Fakultas MIPA dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Riau

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PEMANFAATAN KULIT SINGKONG SEBAGAI ALTERNATIF BAHAN BAKU EDIBLE FILM Sri Hilma Siregar; Widarti Irma
Sistem Informasi Vol 3 No 1 (2012): Jurnal Photon
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jp.v3i1.144

Abstract

Bahan makanan pada umumnya sangat sensitif dan mudah mengalami penurunan kualitas. Salah satu cara untuk mencegah atau memperlambat fenomena tersebut adalah dengan pengemasan yang tepat. Bahan pengemas dari plastik banyak digunakan dengan pertimbangan ekonomis dan memberikan perlindungan yang baik dalam pengawetan. Penggunaan material sintetis tersebut berdampak pada pencemaran lingkungan, sehingga dibutuhkan penelitian mengenai bahan pengemas yang dapat diuraikan. Alternatif penggunaan kemasan yang dapat diuraikan adalah dengan menggunakan edible film. Edible Film didefinisikan sebagai lapisan yang dapat dimakan yang ditempatkan di atas atau di antara komponen makanan, dapat memberikan alternatif bahan pengemas yang tidak berdampak pada pencemaran lingkungan karena menggunakan bahan yang dapat diperbaharui dan harganya murah. Polisakarida seperti pati dapat digunakan sebagai bahan baku pembuatan edible film menggantikan polimer plastik karena ekonomis, dapat diperbaharui, dan memberikan karakteristik fisik yang baik. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa dengan semakin meningkatnya konsentrasi gliserol, maka semakin meningkat pula ketebalan dari edible film tersebut ( 0,097 ± 0,0029% ) pada pati kulit ubi kayu 5 gram dengan variasi gliserol 0,8 ml/gram). Daya kuat tarik yang tertinggi diperoleh pada pati kulit ubi kayu dengan variasi gliserol 0,6 ml/gram yaitu sebesar 2,0 GPa ± 0,4. Sedangkan persentase pemanjangan (elongasi) tertinggi pada pati kulit ubi kayu 5 gram dengan variasi gliserol 0,8 ml/gram yaitu 11%±4%. Penambahan gliserol tidak menunjukkan adanya penambahan gugus fungsi pada edible film, tetapi terjadi interaksi ikatan gaya Van Der Walls dan ikatan hidrogen antar molekul penyusun edible film.