Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

PENENTUAN WAKTU KONTAK DAN pH OPTIMUM PENYERAPAN ZAT WARNA DIRECT YELLOW MENGGUNAKAN ABU TERBANG (FLY ASH) BATUBARA Mayudendi, Sri Hilma Siregar, Hasmalina Nasution,
SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Kimia
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.67 KB)

Abstract

Abu  terbang  merupakan  limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) hasil pembakaran  bahan  bakar  basis  padat. Zat Pewarna secara luas telah digunakan pada banyak produk industri. Di sisi lain penggunaan bahan pewarna pada industri kian pesat dan menghasilkan limbah cair berwarna yang membahayakan lingkungan. Penyerapan zat pewarna menggunakan adsorben merupakan salah satu tekhnologi yang efektif untuk mengurangi kontaminasi zat pewarna tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mencari  solusi  kedua  permasalahan  di  atas,  dengan  menjadikan  abu  terbang (fly ash) batubara sebagai adsorben untuk zat warna pada limbah cair.  Penelitian ini mempelajari kemampuan abu terbang batubara sebagai adsorben dalam mengadsorpsi zat warna direct yellow  menggunakan  metode  spektrofotometri  UV-Vis.  Variabel  yang  digunakan  dalam penelitian  ini  adalah  waktu  kontak  30-210  menit,  dan pH  2-11. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu kontak optimum adalah 150 menit dengan persentase adsorpsi 53,07 %, sedangkan nilai  pH  optimum  pada pH  3  persentase adsorpsi 99,49 % . Konsentrasi direct yellow yang teradsorpsi makin menurun seiring dengan menurunnya pH Kata kunci : Abu terbang batubara, direct yellow, adsorpsi.
IKATAN SILANG POLIURETAN DARI METILEN -4,4’ DIFENILDIISOSIANAT (4,4’-MDI), POLIETILEN GLIKOL 400 (PEG 400), DAN MINYAK BEKAS PENGGORENGAN -, Prasetya; Siregar, Sri Hilma
Sistem Informasi Vol 4 No 1 (2013): Jurnal Photon
Publisher : Fakultas MIPA dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (407.366 KB)

Abstract

Sintesis poliuretan telah dilakukan dengan menggunakan monomer 4,4-MDI, PEG 400, dan minyak Bekas Penggorengan. Gugus fungsi karakteristik poliuretan, dan ikatan silang (derajat penggembungan), masing-masingnya dianalisis dengan spektofotometer FT-IR, beberapa pelarut (THF). Berdasarkan hasil penelitian diketahui serapan inframerah poliuretan hasil sintesis memiliki korelasi dengan serapan inframerah poliuretan standar. Hasil pengujian derajat penggembungan menunjukkan poliuretan hasil sintesis memiliki derajat penggembungan.
ISOLASI ENZIM SELULASE DARI PANKREAS KEONG MAS Siregar, Sri Hilma
Sistem Informasi Vol 1 No 2 (2011): Jurnal Photon
Publisher : Fakultas MIPA dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (630.949 KB)

Abstract

Extract the cellulose was prepared by the precipitation method using aceton 50% (v/v) and its protein content was analized by Biuret method. The sugar content as the result of the hydrolization of cellulose was determined by Nelson Somogyi method. After precipitation of the protein enzyme, centrifugation and freeze drying were applied and the specific activity of he enzyme cellulose extract was 0.1012 U/mg protein in optimal condition of pH 4.5 and temperature 45oC, where as the maximum velocity 32.94 μg/ml/min and KM value were 0.7279 mg/ml. Respectively the purification fold was 3.58 times and the % recovery was 52.95%.
PEMANFAATAN KULIT SINGKONG SEBAGAI ALTERNATIF BAHAN BAKU EDIBLE FILM Siregar, Sri Hilma; Irma, Widarti
Sistem Informasi Vol 3 No 1 (2012): Jurnal Photon
Publisher : Fakultas MIPA dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.865 KB)

Abstract

Bahan makanan pada umumnya sangat sensitif dan mudah mengalami penurunan kualitas. Salah satu cara untuk mencegah atau memperlambat fenomena tersebut adalah dengan pengemasan yang tepat. Bahan pengemas dari plastik banyak digunakan dengan pertimbangan ekonomis dan memberikan perlindungan yang baik dalam pengawetan. Penggunaan material sintetis tersebut berdampak pada pencemaran lingkungan, sehingga dibutuhkan penelitian mengenai bahan pengemas yang dapat diuraikan. Alternatif penggunaan kemasan yang dapat diuraikan adalah dengan menggunakan edible film. Edible Film didefinisikan sebagai lapisan yang dapat dimakan yang ditempatkan di atas atau di antara komponen makanan, dapat memberikan alternatif bahan pengemas yang tidak berdampak pada pencemaran lingkungan karena menggunakan bahan yang dapat diperbaharui dan harganya murah. Polisakarida seperti pati dapat digunakan sebagai bahan baku pembuatan edible film menggantikan polimer plastik karena ekonomis, dapat diperbaharui, dan memberikan karakteristik fisik yang baik. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa dengan semakin meningkatnya konsentrasi gliserol, maka semakin meningkat pula ketebalan dari edible film tersebut ( 0,097 ± 0,0029% ) pada pati kulit ubi kayu 5 gram dengan variasi gliserol 0,8 ml/gram). Daya kuat tarik yang tertinggi diperoleh pada pati kulit ubi kayu dengan variasi gliserol 0,6 ml/gram yaitu sebesar 2,0 GPa ± 0,4. Sedangkan persentase pemanjangan (elongasi) tertinggi pada pati kulit ubi kayu 5 gram dengan variasi gliserol 0,8 ml/gram yaitu 11%±4%. Penambahan gliserol tidak menunjukkan adanya penambahan gugus fungsi pada edible film, tetapi terjadi interaksi ikatan gaya Van Der Walls dan ikatan hidrogen antar molekul penyusun edible film.
SINTESIS DAN PERBANDINGAN STRUKTUR, TEKSTUR BENTONIT ALAM DAN BENTONIT TERAKTIVASI ASAM Siregar, Sri Hilma; Irma, Wirdati
Sistem Informasi Vol 7 No 01 (2016): Jurnal Photon
Publisher : Fakultas MIPA dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1634.077 KB)

Abstract

Bentonite is a material that has several layers, which consists of one layer of octahedral and two tetrahedral layers or commonly known as the bentonite mineral that is composed of layers of 2: 1. Bentonite nature in general is less than optimal when used as an adsorbent. This can be overcome by activating the natural bentonite either chemistry or physics. In this study, natural bentonite acid activated. Bentonite activated with HF acid with a variety of 1% -5%. Acid can damage the structure of octahedral layers in the space between the layers. Effect of activation with HF acid cause ion exchange of Al3+, Fe3+, Mg2+ with H+ ions from the acid HF so changes smectite crystalline structures. Activation of bentonite with lead acid cation exchange capacity decreased and significantly increases the specific surface area of 26.893 m2 / g (natural bentonite) to 43.167 m2 / g (activated).
BIOAKTIVITAS EKSTRAK KULIT BATANG TUMBUHAN LANGKA MERANTI LILIN Syahri, Jufrizal; Rullah, Kamal; Siregar, Sri Hilma
Sistem Informasi Vol 3 No 1 (2012): Jurnal Photon
Publisher : Fakultas MIPA dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (376.666 KB)

Abstract

Tumbuhan Shorea teysmaniana Dier adalah tumbuhan khas Provinsi Riau yang sudah langka dan dikenal dengan nama Meranti Lilin. Kulit batang tumbuhan ini diekstrak dengan metoda maserasi, sehingga didapatka ekstrak heksan 40,69 g, ekstrak etilasetat 133,22 g, dan ekstrak methanol 386,29 g. Masing-masing ekstrak dilakukan uji antibakteri dengan metoda difusi dan uji anti oksidan dengan metoda DPPH. Uji antibakteri dilakukan terhadap bakteri Escherichia coli, Staphylococcus aureus, Sallmonella typhii, Bacillus subtilis dengan konsentrasi 1%. Ekstrak heksana tidak menunjukkan aktivitas, ekstrak etilasetat memberikan zona bening berturut-turut (mm) 13,2; 12,3; 9,6; 9;9. Ekstrak metanol menunjukkan aktifitas dg membentuk zona bening berturut-turut (mm) 10,6; 10,3; 8,1; 11,0. Berdasarkan aktivitas inilah proses isolasi dilanjutkan dengan menggunakan kromatografi vacum cair sehingga dihasilkan 12 fraksi untuk setiap ekstraknya. Ekstrak aktif dilanjutkan untuk diisolasi sampai senyawa murni, untuk ekstrak etil asetat menghasilkan 2 senyawa murni dengan kode HT1 dan HT2.
PELATIHAN PEMBUATAN PUBLIKASI ILMIAH GURU-GURU SMA N 2 TAMBANG KABUPATEN KAMPAR Jufrizal Syahri; Rahmiwati Hilma; Hasmalina Nasution; Prasetya Prasetya; Rahmadini Syafri; Sri Hilma Siregar; Nurlaili Nurlaili
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Vol 2 No 1 (2018): Pengabdian Untuk Mu negeRI
Publisher : LPPM UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1821.179 KB) | DOI: 10.37859/jpumri.v2i1.689

Abstract

The writing of scientific writing is one of the efforts to develop the profession of teachers of SMA N 2 Tambang in Kampar regency. This training aims to equip teachers in terms of strategies to develop scientific papers properly in accordance with the guidelines of writing, and equip teachers in the publication procedures of scientific papers in the journal. The training of scientific writing is done by varied lecture method and practice. The lecture method is needed to explain the procedure for the preparation of scientific papers, including how to arrange classroom action research into a scientific paper. Methods of practice are needed to allow the participants to write scientific papers in the form of articles for journals. The training activities of the writing of scientific papers as a whole can be said to be well seen from the achievement of the target of the trainee, the achievement of the training objectives, the achievement of the planned material targets, and the ability of the participants in the mastery of the material. The supporting factors for the implementation of Community Service activities are the availability of experts in SMA N 2 Tambang, the enthusiasm of the participants, the support of the principal of the place of administration, and the supporting funds of the faculty.
PELATIHAN, PEMBIMBINGAN PTK DAN PUBLIKASI ILMIAH GURU-GURU SMA NEGERI 7 PEKANBARU Rahmiwati Hilma; Prasetya Prasetya; Hasmalina Nasution; Rahmadini Syafri; Fitra Perdana; Jufrizal Syahri; Sri Hilma Siregar
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Vol 3 No 1 (2019): Pengabdian Untuk Mu negeRI
Publisher : LPPM UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.408 KB) | DOI: 10.37859/jpumri.v3i1.1124

Abstract

Scientific writing training was one of the efforts to develop the profession of high school teachers N 7 Pekanbaru. The training aims to equip high school teachers of N 7 Pekanbaru in terms of strategizing the scientific papers correctly according to the writing guidelines, and equip the teachers in the scientific writing publication procedures in the journal. The training method is the percentage of resources, discussion and simulation of papers that have been prepared by the trainees. The lecture method is necessary to explain the procedures of scientific writing, including how to arrange class action research into a scientific work. The exercise/practice method is required to give participants a scientific writing for the journal article. This scientific writing training activity in its entirety can be said to be seen from the achievement of the target participants, the achievement of training objectives, the achievement of planned target material, and the ability of participants in Material. The supporting factors in this community service activities are the availability of experts who are imported to the training in SMA N 7 Pekanbaru, participant enthusiasm, the support of the school principal, and the supporting fund of the university . The Output of this activity is expected to have several teacher papers (participants) in the form of journals and proceeding that are ready to be submitted to the relevant journal. Keywords: scientific writings, scientific publications, teacher profession development
Penyuluhan Kesehatan Hidup Sehat Bebas Plastik Di Jalan Melati, RT/RW 04/06, Kelurahan Binawidya, Tampan, Pekanbaru Sri Hilma Siregar; Wirdati Irma; Prasetya Prasetya; Jufrizal Syahri; Rahmiwati Hilma; Fitra Perdana; Trisiwi Kusumaningrum; Yeni Yernita; Pratiwi Gasril; Nurlailli Nasution; Olif Syahbella
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Vol 4 No 2 (2020): Pengabdian Untuk Mu negeRI
Publisher : LPPM UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jpumri.v4i2.2140

Abstract

Makanan gorengan merupakan makanan ringan yang sangat digenari oleh masyarakatt Indonesia. Baik dari kalangan atas maupun kalangan kelas bawah.semuanya sangat menyukai makanan ringan gorengan ini. Dikarenakan banyaknya peminat dengan makanan gorengan ini, sehingga menjamurnya penjual gorengan, baik di pngir jalan, di warung-warung ataupun yang pejual gorengan keliling. Masyarakat pada umumnya suka dengan gorengan yang gurih, renyah dan masih panas. Penggunaan pelastik bukan hanya sekedar untuk ditambahkan dalam makanan atau minuman, tetapi juga budaya penggunaan pelastik sebagai kantong pelastik masih sangat tinggi. Setiap manusia selalu menggunakan kantong pelastik ketika mereka pergi berbelanja baik itu ke pasar rakyat, warung, mall ataupun swalayan. Hal ini semakin menambah jumlah limbah pelastik. Kita tahu bahwa pelastik ini sangat susah terurai di tanah, jika hal ini terjadi terus menerus akan merusak ekosistem tanah sehingga meyebabkan kerusakan lingkungan. Hal inilah yang membuat kami untuk melakukan penyuluhan ke masyarakat mengenai efek samping dari penggunaan pelastik yang berlebihan. Pada pengabdian ini kita menjelaskan dan mengajak masyarakat untuk bijak dalam penggunaan pelastik. Pada pengabdian ini kita juga memberikan pemeriksaan kesehatan gratis yaitu golongan darah, tensi dan kolesterol.
Pemberdayaan Ekonomi Dasawisma Rantau Kopar, Rokan Hilir dengan “SaMaKiRi” (Sabun Mahasiswa Kimia UMRI) Rahmadini Syafri; Prasetya; Jufrizal Syahri; Rahmiwati Hilma; Hasmalina Nasution; Sri Hilma Siregar; Fitra Perdana
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Vol 6 No 1 (2022): Pengabdian Untuk Mu negeRI
Publisher : LPPM UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jpumri.v6i1.3669

Abstract

Kabupaten Rokan Hilir dikenal dengan kekayaan ragam budaya dan objek pariwisatannya. Salah satu tradisi turun temurun yang kini menjadi primadona wisata Rokan Hilir adalah ritual Upacara Bakar Tongkang yang kini menjadi agenda wisata tahunan Kabupaten Rokan Hilir. Sejak masa pandemi COVID-19 event tahunan ini terkendala pelaksanaannya mengingat akan mengundang banyak turis hadir dan kerumunan massa. Situasi ini memberikan dampak yang signifikan terhadap tatanan kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat global, termasuk masyarakat di Desa Rantau Kopar, Kab. Rokan Hilir. Pada kegiatan ini dilakukan pemberdayaan ekonomi berupa penyuluhan dan pelatihan bagi Ibu-ibu Dasawisma Rantau Kopar untuk memproduksi sendiri produk sabun untuk penerapan protokol kesehatan dan peningkatan pendapatan. Kegiatan ini dilakukan secara offline/luring dengan protokol kesehatan yang ketat. Kegiatan terlaksana dengan baik, terlihat dengan antusias peserta akan materi-materi pelatihan, jumlah peserta yang tidak berubah dari awal kegiatan sampai selesai. Dari kegiatan ini dihasilkan produk sabun “SaMaKiRi” yang diproduksi oleh peserta pelatihan dan Tim dari Prodi Kimia UMRI. Diharapkan kegiatan ini dapat berkelanjutan dan menjadi solusi untuk peningkatan ekonomi kreatif di Desa Rantau Kopar, Kabupaten Rokan Hilir.