Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Collaborative Medical Journal (CMJ)

TINJAUAN KASUS PERSALINAN PREMATUR DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH ARIFIN ACHMAD PEKANBARU TAHUN 2014-2015 Syamsul Bahri Rivai
Collaborative Medical Journal Vol 2 No 3 (2019): September
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (472.151 KB)

Abstract

Sekitar 60% kasus kelahiran prematur terjadi di negara berkembang dan menyebabkan berbagai morbiditas seperti gangguan fungsi neurologis, gangguan penglihatan, pendengaran dan pembelajaran. Di bidang ekonomi, kelahiran prematur merupakan beban karena besarnya biaya perawatan bayi. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi faktor-faktor risiko terkait persalinan prematur dan prevalensi di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru sehingga diharapkan menjadi upaya preventif dalam mengurangi angka kelahiran prematur. Penelitian ini adalah penelitian kohort retrospektif dengan mengumpulkan data dari catatan medis ibu hamil yang datang ke RSUD Arifin Achmad Pekanbaru tahun 2014-2015 antara 20-36 + 6 minggu kehamilan. Sebanyak 582 pasien memenuhi syarat, dan hubungan karakteristik pasien dengan kejadian persalinan prematur dianalisis bivariat dengan uji chi square dan diikuti oleh regresi logistik multivariat. Hasil penelitian ini adalah prevalensi persalinan prematur dari 2014 hingga 2015 sebesar 32,9% (n = 1770). Analisis bivariat menunjukkan leukosit yang signifikan (p-value < 0,018), manajemen (p-value < 0,062), dan cara persalinan (p-value < 0,000) pada persalinan prematur. Setelah analisis multivariat, diperoleh hubungan ekstraksi forsep (OR 10,3) dan leukosit 10.000-18.000 (OR 2,1) pada persalinan ekstrem dan sangat prematur. Kesimpulan dari penelitian ini adalah prevalensi persalinan preterm di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru adalah 32,9%.
KORELASI DURASI PENGGUNAAN KONTRASEPSI ORAL DAN STADIUM KANKER SERVIKS DI RSUD ARIFIN ACHMAD PROVINSI RIAU Feriandri Utomo; Ahmad Afandi; Syamsul Bahri Rivai
Collaborative Medical Journal Vol 3 No 1 (2020): Januari
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (444.085 KB) | DOI: 10.36341/cmj.v3i1.1126

Abstract

Insidensi kanker serviks terus meningkat, termasuk di RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau, di mana terjadi hampir 8 kali peningkatan insidensi kanker serviks pada tahun 2017 dibandingkan pada tahun 2016. Penggunaan kontrasepsi oral yang menjadi salah satu faktor risiko kanker serviks, juga mengalami peningkatan drastis di Provinsi Riau. Durasi penggunaan kontrasepsi oral terbukti berhubungan signifikan terhadap peningkatan risiko Cervical Intraepithelial Neoplasia grade 3 (CIN3). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara durasi penggunaan kontrasepsi oral dengan stadium kanker serviks. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional, dengan rancangan cross sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik total sampling pada data rekam medis pasien selama tahun 2017 di RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau dan diuji secara statistik menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Penelitian ini menemukan terdapat korelasi kuat yang signifikan antara durasi penggunaan kontrasepsi oral dengan stadium kanker serviks (p-value < 0,05 dan r = 0,74). Selain itu, durasi penggunaan kontrasepsi oral berpengaruh terhadap peningkatan stadium kanker serviks sebesar 54,7% (r2 = 0,547). Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa durasi penggunaan konstrasepsi oral sangat berhubungan dengan peningkatan stadium kanker serviks.