This Author published in this journals
All Journal Imajinasi
Tjitjik Sriwardhani
Penulis adalah dosen Seni Rupa Universitas Negeri Malang, sekarang sedang menyelesaikan program S2

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ASPEK RITUAL DAN MAKNANYA DALAM PERINGATAN KASADA PADA MASYARAKAT TENGGER JAWA TIMUR Sriwardhani, Tjitjik
Imajinasi Vol 3, No 2 (2007): Imajinasi
Publisher : Jurusan Seni Rupa, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyelenggaraan upacara tradisional sebagai bagian dari kebudayaan, kelestarian hidupnyaditentukan oleh fungsinya bagi masyarakat pendukungnya. Salah satu fungsi sosialnya yaknisebagai penguat norma serta nilai budaya, sehingga dapat dijadikan untuk menentukan sikap dantingkah laku pendukungnya. Di Tengger hampir tidak ada hari tanpa upacara tradisi, yang diikutiseluruh masyarakat termasuk yang bukan pemeluk agama Hindu, salah satunya adalah upacaraKasada. Upacara Kasada dilaksanakan setiap tanggal 14 atau bulan purnama mangsa Ashada,dalam acara ngelabuh di kawah gunung Bromo, oleh dukun tertinggi, yang diikuti seluruh dukunbawahannya, serta masyarakat pendukungnya. Dalam upacara ini setiap desa diwajibkan membuat2 ongkek, yang terbuat dan terdiri dari bunga kumitir, bunga tonolayu, bunga waluh, kentang, kobis,kacang-kacangan, daun pakis, daun beringin, daun telatok, daun tebu, jantung pisang, buah pare,dan buah pisang, yang selesai dibuat sekitar pukul 16.00. Pukul 19.00 dibawa ke rumah carik olehwong sepuh, selanjutnya di-pelaspas dukun. Selanjutnya salah satu ongkek dibawa ke poten ditengah segara wedhi sekitar pukul 01.00 untuk upacara mulunan, sebagai ujian calon dukun. Selesaipelantikan dukun baru, saatnya mempersembahkan sesaji kehadirat Hyang Maha Agung, jika waktutelah mencapai putih wetan maka berakhir pula puncak acara tradisional Kasada tersebut.Kata kunci: acara ritual, Kasada, tradisional, masyarakat Tengger