Intisari— Jape Studio masih melakukan pengelolaan layanan secara manual melalui WhatsApp dan Instagram sehingga berisiko menimbulkan kesalahan pencatatan jadwal, bentrok booking, dan data pelanggan yang tidak terorganisir. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun sistem informasi pengelolaan photo studio berbasis web untuk mendukung proses booking, pengelolaan data customer, layanan, dan transaksi secara lebih efektif. Penelitian ini merupakan penelitian terapan dengan metode pengembangan SDLC model Prototype. Lokasi penelitian berada di Jape Studio, Jl. Perjuangan, Jombang Wetan, Kota Cilegon. Populasi penelitian adalah data layanan dan customer pada Jape Studio, sedangkan sampel yang digunakan berupa data customer yang dijadikan dasar analisis sistem. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan studi literatur, kemudian dianalisis secara deskriptif sesuai kebutuhan sistem. Perancangan sistem dilakukan menggunakan UML yang meliputi Use Case Diagram, Activity Diagram, Sequence Diagram, dan Class Diagram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dibangun mampu mengintegrasikan informasi layanan, registrasi akun, booking, pembayaran, pengelolaan transaksi, dan laporan dalam satu platform web. Pengujian blackbox menunjukkan seluruh fungsi berjalan sesuai harapan. Sistem ini direkomendasikan untuk digunakan sebagai sarana pengelolaan studio agar pelayanan menjadi lebih terstruktur, cepat, dan efisien.