Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGUKURAN RESIKO JARINGAN KOMPUTER MENGGUNAKAN TECHNICAL RISK ASSESSMENT PADA SMK MUHAMMADIYAH 2 PEKANBARU Megawati Megawati; Kurniawan Eka Putra
Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri 2017: SNTIKI 9
Publisher : UIN Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (490.396 KB)

Abstract

Semakin berkembangnya sebuah institusi maka semakin tinggi kebutuhan institusi tersebut untuk menggunakan teknologi informasi, semakin banyak teknologi informasi yang digunakan, maka semakin banyak risiko yang dapat muncul dalam penggunaan teknologi informasi tersebut. Jika suatu risiko tidak dapat diprediksi, maka kemungkinan risiko tersebut akan muncul akan semakin tinggi. Risiko yang muncul dapat merugikan suatu instansi, baik dari segi finansial maupun non finansial. Maka untuk mengurangi kemungkinan risiko tersebut perlu dilakukan analisa dan pengukuran risiko, supaya instansi terkait dapat mengatasi ataupun mengatur kemungkinan terjadinya risiko. Dalam hal ini SMK Muhammadiyah 2 Pekanbaru menggunakan teknologi informasi dalam jumlah yang besar, terutama dalam bidang jaringan komputer. Maka dari itu dalam penelitian ini dilakukan penguruan risiko jaringan komputer pada SMK Muhammadiyah 2 Pekanbaru terutama jurusan Teknik Komputer dan Jaringan. Pengukuran risiko yang dilakukan menggunakan Technical Risk Assessment. Technical Risk Assesment merupakan best practice yang digunakan untuk mengukur tingkat kemungkinan risiko dan mengukur tingkat kematangan dari pemanfaatan teknologi informasi dari suatu instansi ataupun perusahaan, salah satunya pada bidang jaringan komputer. Dimana hasilnya adalah rekomendasi untuk pihak Sekolah dan nilai level pengelolaan jaringan komputer yang ada. Berdasarkan hasil perhitungan kuesioner didapatkan rata-rata nilai  pengukuran resiko jaringan komputer pada jurusan Teknik Komputer Jaringan  SMK Muhammadiyah Pekanbaru yaitu 61,58 % (siap beroperasi namun perlu perbaikan). Dengan hasil perhitungan  tersebut dapat disimpulkan bahwa pengukuran resiko jaringan menggunakan Technical Risk Assesment bisa direkomendasikan untuk pengelolaan dan penanganan masalah yang berkaitan dengan teknologi informasi terutama bidang jaringan  di SMK Muhammadiyah dan kemudian hasil pengukuran saat ini bisa ditingkatkan ke 80-100% (siap operasi).