Eka Rizki Amalia
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Deskripsi Tafsir al-Misbah dan al-Azhar Tentang Toleransi dalam al-Quran M Thoriqul huda; Eka Rizki Amalia; Hendri Utami Utami
Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman Vol. 30 No. 2 (2019): Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman
Publisher : Institut Agama Islam Tribakti (IAIT) Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/tribakti.v30i2.657

Abstract

Mengasah Keterampilan Bahasa Anak Usia Dini Melalui Kegiatan Bernyanyi Eka Rizki Amalia; Hasana Hasana
Aulada : Jurnal Pendidikan dan Perkembangan Anak Vol 1 No 1 (2018): Inovasi Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Prodi. Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Institut Pesantren KH. Abdul Chalim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.748 KB) | DOI: 10.31538/aulada.v1i1.207

Abstract

During the children’s development, they will experience a phase called the golden age. This phase is the most crucial stage in children's development because they will grow and develop rapidly. This phase is the foundation for developing cognitive, motoric, socio-emotional, religious, moral and language abilities. Regarding the development of children's language skills, it will be optimal if it is conducted with stimulation from the surrounding both from the parents or family and the teachers. This literature study discusses the importance of directing and fostering the children’s language skills from early childhood and activities that can support the stimulation process of early childhood language skills. The results of the literature review show that children’s language skills must be directed and nurtured since early childhood. A person's language skills show his intelligence in expressing certain words and sentences regularly and precisely. For early childhood, the best stimulation is given by singing activities. Singing activities cannot be separated from social relations, both with the environment, society, friends, and family. By singing activities, children will be introduced to how to respect others, to put themselves in a new environment, and train their ability to communicate.
Deskripsi Tafsir al-Misbah dan al-Azhar Tentang Toleransi dalam al-Quran M Thoriqul huda; Eka Rizki Amalia; Hendri Utami Utami
Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman Vol. 30 No. 2 (2019): Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman
Publisher : Universitas Islam Tribakti (UIT) Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/tribakti.v30i2.657

Abstract

Secara etimologi berasal dari kata tolerance (dalam bahasa inggris) yang berarti sikap membiarkan, mengakui dan menghormati keyakinan orang lain tanpa memerlukan persetujuan. Jadi Toleransi adalah istilah dalam konteks sosial, budaya dan agama yang berarti sikap dan perbuatan yang melarang adanya diskriminasi terhadap kelompok-kelompok yang berbeda atau tidak dapat diterima oleh mayoritas dalam suatu masyarakat. Tafsir Al-Misbah Penulisan ini menggunakan metode tahlili, yaitu penafsiran ayat per ayat Al-Quran sesuai dengan urutannya dalam mushaf. Tafsir Al-Azhar memiliki corak sebagaimana dalam ilmu tafsir digolongkan kedalam corak adab al-ijtima’i yaitu corak tafsir yang menitik beratkan pada penjelasan ayat-ayat al-Quran dari segi ketelitian redaksinya, kemudian menyusun kandungannya dalam satu redaksi yang indah dengan menonjolkan aspek petunjuk al-quran bagi kehidupan, serta mengaitkan pengertian ayat-ayat dengan hukum alam yang berlaku dalam masyarakat. Sementara dalam penafsirannya, format sajiannya adalah pertama, menyebut nama surat dan artinya, nomor urut surat dalam susunan mushaf, jumlah ayat dan tempat turunnya surat. Kedua, mencantumkan empat sampai lima ayat (disesuaikan dengan tema atau kelompok ayat) dengan teks arab, yang kemudian diterjemahakan kedalam bahasa indonesia melayu. Ketiga, hamka memberikan kode pangkal ayat dan ujung ayat ketika sudah terjun dalam dialektika tafsir, ini digunakan semata untuk memberi kemudahan kepada pembaca.