Mukhlisiana Ahmad
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Karakteristik Ibu yang Melakukan Pemeriksaan Pap Smear di RSPAD Gatot Soebroto Jakarta Mukhlisiana Ahmad
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 5 No 1 (2016): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Maju (STIKIM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (111.482 KB) | DOI: 10.33221/jikm.v5i1.13

Abstract

Kanker leher rahim adalah kanker penyebab kematian nomer satu di Indonesia, setiap tahun, terdapat lebih dari 15.000 kasus kanker serviks baru dan kurang lebih 8.000 kematian. Sedangkan setiap hari sekitar 40-45 kasus baru ditemukan dan 20-25 perempuan meninggal dunia akibat penyakit tersebut. Penyakit ini telah merenggut lebih dari 250.000 perempuan di dunia dan terdapat lebih 15.000 kasus Kanker Servik baru, yang kurang lebih merenggut 8.000 kematian di Indonesia setiap tahunnya. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui karakteristik ibu yang melakukan pemeriksaan Pap Smear berdasarkan Usia, Paritas, Pendidikan dan Riwayat kontrasepsi ibu. Metode penelitian ini adalah penelitian Deskriptif dan disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi. Populasi yang di gunakan dalam penelitian ini sebanyak 128 orang ibu dan sampelnya keseluruhan dari populasi. Teknik pengambilan samplingnya menggunakan total sampling di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta 2012. Hasil dalam penelitian ini adalah kelompok tertinggi berdasarkan usia >35 tahun sebanyak 81 orang ibu 63,3%, berdasarkan Paritas Multipara 2-4 sebanyak 106 orang ibu 82,8%, berdasarkan Pendidikan terakhir perguruan tinggi sebanyak 69 orang ibu 53.91%, Riwayat kontrasepsi tertinggi KB Pil sebanyak 51 orang ibu 39,8%. Kata kunci : Kanker Serviks, Karakteristik Ibu, Pap Smear
Persepsi Tentang Kanker Serviks, Promosi Kesehatan, Motivasi Sehat Terhadap Perilaku Pencegahan Kanker Serviks Pada Bidan Di Wilayah Depok Mukhlisiana Ahmad
Jurnal Kesehatan dan Kebidanan Nusantara Vol. 1 No. 1 (2023): Jurnal Kesehatan dan Kebidanan
Publisher : CV. Utility Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69688/jkn.v1i1.24

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh persepsi tentang penyakit, promosi kesehatan dan motivasi sehat dirinya terhadap perilaku pencegahan kanker serviks pada bidan bagi kesehatan dirinya di Wilayah Depok Tahun 2017. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain penelitian cross sectional, sampel yang digunakan 60 orang Bidan, Data primer yang digunakan dalam penelitian ini melalui (instrument) berupa kuesioner. Tekhnik pengolahan dan analisa data dilakukan dengan pendekatan statistik menggunakan aplikasi SPSS.18.0 dan SmartPLS 2.0 Hasil Pengukuran disajikan dalam tabel dan tekstular. Hasil analisis sebagai berikut; perilaku pencegahan kanker serviks pada bidan ditentukan oleh variabel persepsi tentang penyakit, promosi kesehatan dan motivasi sehat secara langsung sebesar 44,15%, dan tidak langsung sebesar 9,71%. Sedangkan motivasi sehat ditentukan secara langsung oleh persepsi tentang penyakit dan promosi kesehatan sebesar 65,82%. Persepsi tentang penyakit langsung dapat mempengaruhi perilaku pencegahan kanker serviks sebesar 29,37%, dan berpengaruh tidak langsung melalui motivasi sehat sebesar 5,10%. Namun, promosi kesehatan tidak bisa langsung mempengaruhi dan tidak signiikan terhadap perilaku pencegahan kanker serviks, tetapi harus melalui motivasi sehat terlebih dahulu sebesar 4,61%. Selain itu, model analisis dapat menjelaskan 54,37% keragaman data, dan mampu mengkaji fenomena yang dipakai dalam penelitian, sedangkan 45,36% adalah komponen lain yang tidak ada dalam penelitian ini.
Karakteristik Ibu yang Melakukan Pemeriksaan Pap Smear di RSPAD Gatot Soebroto Jakarta Mukhlisiana Ahmad
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 5 No 1 (2016): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v5i1.13

Abstract

Kanker leher rahim adalah kanker penyebab kematian nomer satu di Indonesia, setiap tahun, terdapat lebih dari 15.000 kasus kanker serviks baru dan kurang lebih 8.000 kematian. Sedangkan setiap hari sekitar 40-45 kasus baru ditemukan dan 20-25 perempuan meninggal dunia akibat penyakit tersebut. Penyakit ini telah merenggut lebih dari 250.000 perempuan di dunia dan terdapat lebih 15.000 kasus Kanker Servik baru, yang kurang lebih merenggut 8.000 kematian di Indonesia setiap tahunnya. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui karakteristik ibu yang melakukan pemeriksaan Pap Smear berdasarkan Usia, Paritas, Pendidikan dan Riwayat kontrasepsi ibu. Metode penelitian ini adalah penelitian Deskriptif dan disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi. Populasi yang di gunakan dalam penelitian ini sebanyak 128 orang ibu dan sampelnya keseluruhan dari populasi. Teknik pengambilan samplingnya menggunakan total sampling di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta 2012. Hasil dalam penelitian ini adalah kelompok tertinggi berdasarkan usia >35 tahun sebanyak 81 orang ibu 63,3%, berdasarkan Paritas Multipara 2-4 sebanyak 106 orang ibu 82,8%, berdasarkan Pendidikan terakhir perguruan tinggi sebanyak 69 orang ibu 53.91%, Riwayat kontrasepsi tertinggi KB Pil sebanyak 51 orang ibu 39,8%. Kata kunci : Kanker Serviks, Karakteristik Ibu, Pap Smear
Masih Tingginya Persalinan di Non Fasilitas Kesehatan Setelah Implementasi Penyuluhan Kesehatan Ibu Bersalin di Kampung Cigobang, Desa Karang Tengah Triswanti Triswanti; Lia Indria Sari; Mukhlisiana Ahmad; Lala Jamilah
Protein : Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan.  Vol. 4 No. 1 (2026): Januari: Protein: Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/protein.v4i1.2088

Abstract

Non-health facility deliveries remain a significant maternal health problem in rural areas, increasing the risk of complications for both mothers and newborns. Cigobang Village, Karang Tengah, Babakan Madang District, is one of the areas where home deliveries assisted by non-health personnel are still practiced. This community service activity was conducted through the Village Community Health Development (PKMD) program involving 103 respondents, there were 8 pregnant women (100%) who still planned to give birth at home assisted by non-health personnel. The objective of this activity was to improve community awareness and knowledge regarding safe delivery practices in health facilities. The methods included a community health assessment using questionnaires, maternal health education sessions, and interactive discussions with pregnant women, families, and community health cadres. The results showed that despite the implementation of health education, some pregnant women still planned home deliveries assisted by non-health personnel due to cultural beliefs, accessibility issues, and financial considerations. The PKMD activities contributed to increased community knowledge; however, continuous education and multisectoral collaboration are required to promote safer delivery practices.