Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengaruh Faktor Intrinsik dan Ekstrinsik terhadap Perilaku Merokok pada Siswa SMP Trisoko Petrus Geroda Beda Ama; Rinto Rivanto; Vitalis Ramon
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 10 No 02 (2021): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Maju (STIKIM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v10i02.870

Abstract

Kebiasaan merokok remaja saat ini menjadi salah satu masalah utama di Indonesia. Remaja yang merokok kerap memulai pendidikannya di bangku SMP bahkan sebelum itu, tidak terkecuali remaja di SMP Trisoko. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktor intrinsik dan ekstrinsik terhadap perilaku merokok siswa SMP Trisoko. Sampel dalam penelitian ini adalah total Populasi siswa laki-laki SMP Trisoko yang berjumlah 153 orang. Hasil penelitian secara bivariat ada ada 3 variabel yang berpengaruh terhadap perilaku merokok remaja SMP Trisoko yaitu sikap (Pv=0,016 dan OR=3,201), teman sebaya (Pv=0,048 dan OR=2,016) dan iklan rokok (Pv=0,001 dan OR=5,086). Selain itu ada 2 variabel yang tidak berpengaruh yaitu pengetahuan (Pv=0,153) dan pengaruh orang tua (Pv=0,121). Hasil multivariat menunjukkan bahwa, iklan menjadi variabel yang paling dominan mempengaruhi perilaku merokok pada remaja SMP Trisoko (Pv=0,015 dan OR=3,594). Perlu diterapkan larangan merokok bagi siswa, baik di sekolah maupun di luar sekolah dengan sanksi yang dibuat sedemikian rupa agar siswa takut melakukan kegiatan merokok. Selain itu pihak sekolah perlu membuat informasi peringatan larangan merokok dengan menggunakan gambar yang menarik yang dapat mengedukasi siswa. Hal ini sebagai salah satu cara untuk menghalau dominasi iklan rokok saat ini.
STRATEGI PEMASARAN DENGAN PEMANFAATAN FENOMENA VIRAL DAN KOMUNIKASI ELECTRONIC WORD OF MOUTH MELALUI SOSIAL MEDIA DI INDONESIA Mona Karina; Fery Hernaningsih; Rinto Rivanto
Jurnal Ilmiah MEA (Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi) Vol 6 No 3 (2022): Edisi September - Desember 2022
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.151 KB) | DOI: 10.31955/mea.v6i3.2506

Abstract

Meningkatnya kecepatan internet di negara Indonesia menyebabkan peningkatan dalam melakukan media sosial di Indonesia. Hal ini kemudian meningkatkan potensi dalam iklan di sosial media. Penelitian ini kemudian dilaksanakan dengan tujuan untuk melihat mengenai bagaimana fenomena viral dan komunikasi electronic word of mouth (E-WOM) dapat digunakan sebagai strategi pemasaran di media sosial. Penelitian ini akan dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode studi literatur. Hasil dari penelitian ini menemukan bahwa potensi dari internet sangat tinggi, sehingga pemanfaatan media sosial sebagai media untuk beriklan perlu dimaksimalkan. Kemudian memilih media sosial yang tepat di waktu yang tepat dapat membantu untuk menemukan calon pembeli yang lebih potensial dan lebih baik dibandingkan dengan melakukan pengiklanan tradisional. Fenomena viral dan juga komunikasi E-WOM sangat memiliki keuntungan yang cukup tinggi untuk digunakan sebagai strategi pemasaran di Indonesia.
Pengaruh Faktor Intrinsik dan Ekstrinsik terhadap Perilaku Merokok pada Siswa SMP Trisoko Petrus Geroda Beda Ama; Rinto Rivanto; Vitalis Ramon
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 10 No 02 (2021): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v10i02.870

Abstract

Kebiasaan merokok remaja saat ini menjadi salah satu masalah utama di Indonesia. Remaja yang merokok kerap memulai pendidikannya di bangku SMP bahkan sebelum itu, tidak terkecuali remaja di SMP Trisoko. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktor intrinsik dan ekstrinsik terhadap perilaku merokok siswa SMP Trisoko. Sampel dalam penelitian ini adalah total Populasi siswa laki-laki SMP Trisoko yang berjumlah 153 orang. Hasil penelitian secara bivariat ada ada 3 variabel yang berpengaruh terhadap perilaku merokok remaja SMP Trisoko yaitu sikap (Pv=0,016 dan OR=3,201), teman sebaya (Pv=0,048 dan OR=2,016) dan iklan rokok (Pv=0,001 dan OR=5,086). Selain itu ada 2 variabel yang tidak berpengaruh yaitu pengetahuan (Pv=0,153) dan pengaruh orang tua (Pv=0,121). Hasil multivariat menunjukkan bahwa, iklan menjadi variabel yang paling dominan mempengaruhi perilaku merokok pada remaja SMP Trisoko (Pv=0,015 dan OR=3,594). Perlu diterapkan larangan merokok bagi siswa, baik di sekolah maupun di luar sekolah dengan sanksi yang dibuat sedemikian rupa agar siswa takut melakukan kegiatan merokok. Selain itu pihak sekolah perlu membuat informasi peringatan larangan merokok dengan menggunakan gambar yang menarik yang dapat mengedukasi siswa. Hal ini sebagai salah satu cara untuk menghalau dominasi iklan rokok saat ini.
The Impact of Shift Work and Job Fatigue on Employee Performance (Case Study of Assembly Division Employees at PT Tokai Rika Indonesia) Rinto Rivanto; Ega Oktaviana
Ilmu Ekonomi Manajemen dan Akuntansi Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Ilmu Ekonomi Manajemen dan Akuntansi
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/ileka.v7i1.3419

Abstract

This study aims to determine the effect of Work Shifts and Work Fatigue on the Performance of Assembly Division Employees at PT. Tokai Rika Indonesia. the number of respondents in the study conducted was 77 employees of the Assembly Division at PT. Tokai Rika Indonesia. The method used in this study is a quantitative research method using a descriptive approach . The data analysis used in this study was using SPSS 26 software. The analysis technique uses multiple regression analysis with the smallest square equation and the hypothesis test uses t-statistics and F test to test the regression coefficient partially and simultaneously, validity test, reliability, as well as classical assumption test which includes normality test, multicolonierity test, heteroskedasticity test and autocorrelation test. The results showed that there was a positive and significant influence of Work Shifts on Employee Performance. This is seen based on the results (t test) with a calculated t value > t table of 2,477 > 1,992 and a signification value of 0.016 < 0.05. Then there is a positive and significant influence of Work Fatigue on Employee Performance. This is seen based on the results (t test) with a calculated t value > t table which is 3,604 > 1,992 and a signification rate of 0.001 < 0.05. And, together there is the effect of Work Shifts and Work Fatigue on Employee Performance. This is seen based on the results (test F) with the value of F calculating > F table which is 84,267 > 3,120 with a signification rate of 0.000 < 0.05. From the results of the analysis, a coefficient determination value (R2) of 0.687 was also obtained, indicating that Work Shift and Work Fatigue were able to explain 68.7%. While the remaining 31.3% was explained by independent variables that were not included in this study.