Heny Kurniawati
Akademi Kesehatan Gigi Karya Adi Husada Mataram

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH PENYULUHAN DENGAN MEDIA PHANTOM DALAM MENINGKATKAN PENGETAHUAN KEBERSIHAN GIGI DAN MULUT PADA PEKERJA WANITA DI DUSUN SEMPOJA TAHUN 2025 Jumiati Jumiati; Dony Hidayat; Heny Kurniawati
PrimA: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 11 No. 1 (2025): PrimA: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan
Publisher : LPPM STIKES Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47506/5ggagc34

Abstract

Introduction: Dental and oral hygiene is a condition that indicates that a person's oral cavity is free from dirt, such as plaque and calculus. Phantom media is included in the artificial object teaching aids. Objective: To determine the effect of counseling with phantom media in increasing knowledge of dental and oral hygiene among female workers in Sempoja Hamlet in 2025. Method: A quasi-experimental study with a one-group pretest and posttest design. The sample size was 30 people using the total sampling technique. Result: Knowledge before counseling with phantom media was in the less category for 30 respondents (100%) and the results of knowledge after counseling with phantom media were in the sufficient category for 7 respondents (23.3%) and 23 respondents (76.7%) were in the good category. Data analysis using the T Test with the help of SPSS 25 obtained a significant value of 0.000 <0.05. The calculated value> from the t table value (35.225>2.045). Conclusion: Counseling using phantom media can increase knowledge of dental and oral hygiene among female workers in Sempoja Hamlet.
Berkumur Rebusan Kayu Siwak Terhadap Penurunan Indeks Plak Pada Santri MA PONPES Ittihaad Al-Umam Desa Suka Makmur Heny Kurniawati
PrimA: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 11 No. 2 (2025): PrimA: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan
Publisher : LPPM STIKES Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47506/k1avvw86

Abstract

Latar Belakang: Plak gigi merupakan biofilm kompleks yang tersusun atas kumpulan mikroorganisme patogen yang melekat erat pada permukaan gigi. Akumulasi plak yang tidak terkontrol merupakan faktor etiologi utama dalam patogenesis karies gigi dan penyakit periodontal. Dalam konteks pencegahan berbasis bahan alami, kayu siwak (Salvadora persica) telah lama digunakan dalam tradisi kesehatan mulut masyarakat Timur Tengah dan Asia Selatan karena kandungan senyawa bioaktifnya yang berpotensi sebagai agen antiplak. Tujuan: Mengetahui efektivitas penggunaan larutan rebusan kayu siwak sebagai obat kumur terhadap penurunan nilai indeks plak pada santri Madrasah Aliyah Pondok Pesantren Ittihaad Al-Umam Desa Suka Makmur. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi-experimental dengan rancangan one group pretest-posttest design. Populasi penelitian mencakup seluruh santri MA Pondok Pesantren Ittihaad Al-Umam yang berjumlah 46 orang, yang sekaligus dijadikan sampel melalui teknik total sampling. Pengukuran indeks plak dilakukan menggunakan modifikasi indeks Turesky Gilmore Glickman dari Quigley-Hein. Intervensi berupa berkumur dengan rebusan kayu siwak 10% sebanyak 10 mL selama 60 detik, satu kali sehari selama 7 hari berturut-turut. Analisis data dilakukan secara statistik menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi α=0,05. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan distribusi kategori indeks plak sebelum intervensi didominasi oleh kategori sedang (74%, n=34), diikuti kategori buruk (21,7%, n=10), dan baik (4,3%, n=2). Setelah intervensi, terjadi pergeseran distribusi yang signifikan ke arah kategori baik (87%, n=40), sangat baik (11%, n=5), dan sedang (2%, n=1). Hasil uji Chi-Square menunjukkan perbedaan yang bermakna secara statistik antara indeks plak sebelum dan sesudah intervensi dengan nilai p=0,001 (p<0,05). Kesimpulan: Terdapat efektivitas yang signifikan dari penggunaan rebusan kayu siwak sebagai obat kumur dalam menurunkan indeks plak pada populasi santri. Temuan ini mendukung potensi pemanfaatan bahan alam lokal sebagai alternatif dalam program promosi kesehatan gigi dan mulut berbasis komunitas.