- Sudarsono
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SIMBOLISME ADEGAN JEJER KEDATONAN DAN PERANG GAGAL PADA SAJIAN WAYANG KULIT PURWA SURAKARTA (Simbolism of episode jejer kedatonan and peranggagal on the surakarta wayang kulit purwa) Sudarsono, -
Harmonia: Journal of Arts Research and Education Vol 8, No 2 (2007)
Publisher : Department of Drama, Dance, and Musik (Sendratasik), Semarang State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/harmonia.v8i2.792

Abstract

Wayang kulit purwa surakarta telah berkembang dengan berbagai konsep garap.Pakeliraqn garap semalam lebih mantap, banyak mengandung nilai simbolis. Simbolismepakeliran terjadi pada semua tokoh wayang, garap catur, gerak dan juga garappendukungnya. Adegan jejer I, pedatonan dan perang gagal merupakan Simbolisme dariperjuangan hidup manusia sewaktu masih muda, ungkapan-ungkapan yang digunakanrelative lebih simbolis. Tinadakan simbolis juga terjadi pada aspek penanggap wayang,dalang, pembuat properties wayang, dan paraga pengiring pertunjukkan wayang.Kata kunci: Wayang kulit simbolisme, surakarta.
SIMBOLISME ADEGAN JEJER KEDATONAN DAN PERANG GAGAL PADA SAJIAN WAYANG KULIT PURWA SURAKARTA (Simbolism of episode jejer kedatonan and peranggagal on the surakarta wayang kulit purwa) Sudarsono, -
Harmonia: Journal of Arts Research and Education Vol 8, No 2 (2007)
Publisher : Department of Drama, Dance and Music, FBS, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/harmonia.v8i2.792

Abstract

Wayang kulit purwa surakarta telah berkembang dengan berbagai konsep garap.Pakeliraqn garap semalam lebih mantap, banyak mengandung nilai simbolis. Simbolismepakeliran terjadi pada semua tokoh wayang, garap catur, gerak dan juga garappendukungnya. Adegan jejer I, pedatonan dan perang gagal merupakan Simbolisme dariperjuangan hidup manusia sewaktu masih muda, ungkapan-ungkapan yang digunakanrelative lebih simbolis. Tinadakan simbolis juga terjadi pada aspek penanggap wayang,dalang, pembuat properties wayang, dan paraga pengiring pertunjukkan wayang.Kata kunci: Wayang kulit simbolisme, surakarta.