Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH PEMBERIAN PUPUK MAJEMUK NPK DAN LIMBAH CAIR TAHU TERHADAP PERTUMBUHAN BAWANG MERAH (Allium asaclonicum. L) Markus Kola Raga; Novi I Bullu; sonya T.M Nge
Indigenous Biologi : Jurnal Pendidikan dan Sains Biologi Vol 1 No 3 (2018): Indigenous Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Kristen Artha Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33323/indigenous.v1i3.6

Abstract

Bawang merah (Allium ascalonicum L.) merupakan komoditas tanaman horikultura yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat sebagai bumbu masakan dan memiliki nilai ekonomis yang tinggi dipasaran. berdasarkan hasil observasi peneliti dikebun pertanian yang ada di Desa Mata Air, bawang merah mengalami masalah pertumbuhan. Oleh karena itu penulis melakukan penelitian ini. Dengan demikian tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk NPK dan limbah cair tahu serta kosentrasi yang paling efektif yang meningkatkan pertumbuhan bawang merah. Penelitian ini telah dilaksanakan didesa Mata Air Tarus Kabupaten Kupang selama 3 bulan. Jenis pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian eksperimen dengan desain RAK dengan 12 unit percobaan yakni: satu kontrol dan sebelas perlakuan. Parameter tanaman yang diamati meliputi jumlah daun, tinggi tanaman dan diameter umbi. Data dianalisis secara statistik menggunakan ANOVA satu jalur dengan taraf signifikansi 5%. Hasilnya menunjukan Konsentrasi perlakuan yang dapat meningkatkan parameter pertumbuhan jumlah daun, tinggi tanaman, jumlah umbi dan diameter umbi bawang merah yaitu pada perlakuan P1-P3, dengan konsentrasi perlakuan yang paling optimal dalam meningkatkan parameter jumlah umbi bawang merah adalah konsentrasi 50% pupuk NPK+50% limbah cair tahu. Akan tetapi, pengaruh pemberian pupuk NPK dan limbah cair tahu dengan kosentrasi lebih rendah dan lebih tinggi dapat menunjukan hasil yang kurang optimal.
PELATIHAN PEMBUATAN PUPUK ORGANIK CAIR PADA KELOMPOK TANI DI KECAMATAN KUPANG TENGAH KABUPATEN KUPANG Sonya Titin Nge; Novi I Bullu; Yanti Daud; Apriliana Ballo
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 12 (2023): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Desember 2023
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v2i12.1058

Abstract

Desa Noelbaki merupakan desa penghasil sayur-sayuran dan buah. Potensi ini merupakan sumber penghasilan terbesar dari masyarakat Desa Noelbaki yang telah lama digeluti. Pengelolaan limbah sayur dimanfaatkan sebagai pakan ternak atau dijual pada konsumen lokal. Secara fisik limbah sayuran mudah busuk karena berkadar air yang tinggi sehingga menjadi permasalahan terhadap lingkungan dimana setiap harinya bertambah dan semakin sulit mencari tempat pembuangan. Jenis limbah organik yang bisa diolah menjadi pupuk organik cair (POC) adalah limbah sayur– sayuran, dan kulit buah seperti pepaya, kulit jeruk, nenas dan lain-lain. Hal inilah yang seharusnya digunakan oleh para petani sehingga tidak tergantung pada penggunaan pupuk kimia. Tujuan PKM adalah memberikan pelatihan pembuatan pupuk organik cair, meningkatkan pengetahuan, melatih keterampilan kelompok tani dalam pengemasan dan pemasaran produk yang dapat menambah nilai ekonomi dan membuka peluang sentra produksi/usaha pembuatan POC. Metode yang digunakan: penyuluhan, pengelolaan produk, rancangan produk (pengemasan), pemasaran dan pendampingan berkelanjutan. Hasil dari PKM adalah adanya ketrampilan dan pengetahuan tentang pengelolaan limbah sayuran dan buah pada pembuatan POC, pengemasan, pasca produksi, pemasaran, manajemen pengelolaan kelompok dan pembukuan sederhana. Adanya peningkatan pendapatan kelompok tani dengan menghasilkan POC.