Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGARUH DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI, KECEPATAN DAN KELINCAHAN TERHADAP KECEPATAN TENDANGAN SABIT PADA ATLET PENCAK SILAT PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE DI KOTA PEKANBARU Tofikin Tofikin
JURNAL PENDIDIKAN ROKANIA Vol 4 No 2 (2019): Jurnal Pendidikan Rokania
Publisher : STKIP ROKANIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.158 KB) | DOI: 10.37728/jpr.v4i2.213

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah kurang berprestasinya atlet pencak silat Persaudaraan Setia Hati Tertate Di Kota Pekanbaru. Tujuan penelitian ini untuk mengungkapkan pengaruh daya ledak otot tungkai, kecepatan dan kelincahan terhadap kecepatan tendangan sabit pada atlet pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate Di Kota Pekanbaru. Metode penelitian ini secara kuantitatif menggunakan pendekatan Analisis Jalur (Path Analysis). Populasi penelitian adalah Atlet Pencak Silat Perguruan Persaudaraan Setia Hati Terate di Kota Pekanbaru berjumlah 30 orang. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan cara sampel jenuh, dengan jumlah sampel sebanyak 30 orang. Data dikumpulkan dengan tes dan pengukuran. Untuk daya ledak otot tungkai mengunakan tes vertical jump, untuk kecepatan mengunakan tes kecepatan lari 20 meter, untuk kelincahan mengunakan tes boormerang run dan untuk kecepatan tendangan sabit mengunakan tes kecepatan tendangan sabit Hasil penelitian dan analisis data menunjukkan bahwa: (1) daya ledak otot tungkai berpengaruh secara langsung dan signifikan terhadap kecepatan tendangan sabit 48,4%. (2) Kecepatan berpengaruh secara langsung dan signifikan terhadap kecepatan tendangan sabit sebesar 32,1%. (3) kelincahan berpengaruh secara langsung dan signifikan terhadap kecepatan tendangan sabit sebesar 47,9%. (4) Daya ledak otot tungkai berpengaruh secera langsung dan signifikan terhadap kelincahan sebesar 41,6%. (5) kecepatan berpengaruh secara langsung dan signifikan terhadap kelincahan 57,0%. (6) daya ledak otot tungkai berpengaruh secara tidak langsung terhadap kecepatan tendangan sabit melalui kelincahan sebesar 57,3%. (7) kecepatan berpengaruh secara tidak langsung terhadap kecepatan tendangan sabit melalui kelincahan sebesar 27,7%. (8) Daya ledak otot tungkai, kecepatan dan kelincahan berpengaruh secara simultan terhadap kecepatan tendangan sabit sebesar 71,2%
PENGARUH LATIHAN POWER KAKI TERHADAP KECEPATAN TENDANGAN SABIT PADA ATLET PENCAK SILAT PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE DI SMP NURUL FALAH KOTA PEKANBARU Tofikin Tofikin
Jurnal Akrab Juara Vol 5 No 1 (2020)
Publisher : Yayasan Akrab Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh beberapa permasalahan yang peneliti temui dilapangan yaitu masih kurang memuaskanya hasil kecepatan dalam tendangan sabit pada atlit Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Terate Di SMP Nurul Falah Kota Pekanbaru, baik dari segi hasil maupun penguasaan teknik tendangan. Permasalahan tersebut kemungkinan diakibatkan oleh beberapa faktor atau bentuk latihan dan kondisi fisik yang kurang bagus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh latihan power kaki terhadap kecepatan tendangan sabit pada siswa pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate di SMP Nurul Falah Kota Pekanbaru. Penelitian ini termasuk jenis penelitian experiment dengan jumlah sampel 10 orang dan dianalisa dengan mengunakan uji t. Hasil penelitian menunjukan bahwa berdasarkan analisis data, nilai thitung yang diperoleh adalah 24.1 kemudian hasil perhitungan tersebut dikonsultasikan pada ttabel dengan drajat bebas 9, maka ttabel pada taraf signifikan 5% didapat 2,262 ataupun taraf signifikan 1% didapat 3,250 berarti thitung lebih besar dari pada ttabel. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat pengaruh pada latian power kaki terhadap kecepatan tendangan sabit pada siswa pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate Di SMP Nurul Falah Kota Pekanbaru.
Sosialiasi Cabang Olahraga Arung Jeram Pada Pemuda Desa Babusalam tofikin tofikin; Suhermon; Ferri Hendriyanto; Siska; Arisman
JURNAL MASYARAKAT NEGERI ROKANIA Vol 6 No 2 (2025): JURNAL MASYARAKAT NEGERI ROKANIA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Rokania

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: White-water rafting is a water sport that combines elements of recreation, adventure, and physical and mental development. However, understanding of this sport among villagers, especially young people, remains low. A community outreach program was conducted in Babusalam Village to introduce white-water rafting as a means of character building, improving physical fitness, and developing the village's tourism potential. The program included outreach, demonstrations of basic rafting techniques, and interactive discussions with local youth. The results showed an increase in the knowledge, interest, and motivation of the youth of Babusalam Village to learn more about white-water rafting, both as a recreational activity and as an opportunity to develop sports achievements. Therefore, this outreach program is expected to be the first step in establishing a white-water rafting community that can support the development of both river-based sports and tourism in Babusalam Village.
Pengembangan Instrumen Footwork pada Olahraga Tenis Meja (Ryu Seung Mon) Berbasis Internet of Things (IoT) Suhermon Suhermon; Ferri Hendryanto; Tofikin Tofikin; Bayu Putro; Rayhan Rayhan
Jurnal Sporta Saintika Vol 11 No 1 (2026): Jurnal Sporta Saintika Edisi Maret 2026
Publisher : Departemen Kesehatan Dan Rekreasi Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/sporta.v11i1.529

Abstract

Footwork is a crucial component of table tennis athletes’ performance; however, its measurement and training are still conducted manually, making them less efficient and less objective. This study aims to develop a footwork instrument based on the Internet of Things (IoT) using the Ryu Seung Mon approach to improve the accuracy, effectiveness, and efficiency of training. The research employed a Research and Development (R&D) method using the Borg & Gall development model, which was simplified into several stages: identifying potential and problems, data collection, product design, design validation, revision, and limited trials. The small-group trial involved 25 participants, while the large-group trial involved 40 participants. The results indicate that the IoT-based footwork instrument is capable of recording athletes’ movements in real time, providing immediate feedback, and analyzing movement speed and accuracy based on the Ryu Seung Mon footwork pattern. Validation results showed that the first material expert rated the product at 86.33%, the second material expert at 88.75%, the first media expert at 91.66%, the second media expert at 90.25%, and the technology expert also indicated that the product is feasible for use in table tennis training. The significance of these findings demonstrates that the integration of IoT in sports training can quantitatively and objectively enhance the quality of coaching. In conclusion, this instrument is effective as a footwork measurement tool and represents a technological innovation in improving table tennis athletes’ performance. The primary limitation of this study lies in the potential low external validity and long-term reliability of the instrument due to its dependence on the stability of IoT devices.