Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengaruh Metode Demonstrasi Berbasis Predict-Observe-Explain (POE) terhadap Kemampuan Metakognitif Siswa pada Materi Pemanasan Global Yuliani Yuliani; Mimin Nurjhani; Suhara Suhara
BIOEDUSCIENCE Vol 3 No 1 (2019): BIOEDUSCIENCE
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (498.961 KB) | DOI: 10.29405/j.bes/3141-472159

Abstract

Background: Kemampuan metakognitif merupakan kemampuan berpikir bagaimana untuk berpikir. Kemmapuan tersebut merupakan salah satu sasaran pembelajaran yang dituntut oleh kurikulum. Pada kenyataannya, di salah satu SMP Negeri di Kota Bandung, kemmapuan metakognitif siswa jarang dikembangkan padahal kemampuan metakognitif sangat penting dan dapat menunjang kemampuan akademik siswa. Metode Untuk itu, dalam penelitian ini dilaksanakan sebuah pembelajaran dengan menggunakan metode demonstrasi berbasis predict-observe-explain (POE) yang diharapkan dapat menunjang pencapaian kemampuan metakognitif siswa sesuai dengan tuntutan kurikulum. Siswa yang terlibat dalam penenlitian ini adalah satu kelas VII B yang dipilih secara acak. Pengukuran kemampuan metakognitif siswa dilakukan dengan menggunakan soal-soal jenis metakognitif yang dibuat oleh penulis sendiri dengan memperhatikan indikator. Pengukuran dilakukan sebelum dan setelah perlakuan. Hasil: Untuk mendukung data hasil penelitian, digunakan angket yang diadopsi dari Schraw & Dennison (1994) yaitu angket Metacognitive Awareness Inventory (MAI) yang diberikan setelah perlakuan. Kesimpulan: Uji T menunjukan menunjukan bahwa terdapat perbedaan rata-rata secara signifikan sebelum dan setelah perlakuan menggunakan metode demonstrasi berbasis POE.
Pengaruh Metode Demonstrasi Berbasis Predict-Observe-Explain (POE) terhadap Kemampuan Metakognitif Siswa pada Materi Pemanasan Global Yuliani Yuliani; Mimin Nurjhani; Suhara Suhara
BIOEDUSCIENCE Vol 3 No 1 (2019): BIOEDUSCIENCE
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29405/j.bes/3141-472159

Abstract

Background: Kemampuan metakognitif merupakan kemampuan berpikir bagaimana untuk berpikir. Kemmapuan tersebut merupakan salah satu sasaran pembelajaran yang dituntut oleh kurikulum. Pada kenyataannya, di salah satu SMP Negeri di Kota Bandung, kemmapuan metakognitif siswa jarang dikembangkan padahal kemampuan metakognitif sangat penting dan dapat menunjang kemampuan akademik siswa. Metode Untuk itu, dalam penelitian ini dilaksanakan sebuah pembelajaran dengan menggunakan metode demonstrasi berbasis predict-observe-explain (POE) yang diharapkan dapat menunjang pencapaian kemampuan metakognitif siswa sesuai dengan tuntutan kurikulum. Siswa yang terlibat dalam penenlitian ini adalah satu kelas VII B yang dipilih secara acak. Pengukuran kemampuan metakognitif siswa dilakukan dengan menggunakan soal-soal jenis metakognitif yang dibuat oleh penulis sendiri dengan memperhatikan indikator. Pengukuran dilakukan sebelum dan setelah perlakuan. Hasil: Untuk mendukung data hasil penelitian, digunakan angket yang diadopsi dari Schraw & Dennison (1994) yaitu angket Metacognitive Awareness Inventory (MAI) yang diberikan setelah perlakuan. Kesimpulan: Uji T menunjukan menunjukan bahwa terdapat perbedaan rata-rata secara signifikan sebelum dan setelah perlakuan menggunakan metode demonstrasi berbasis POE.
Pengaruh Metode Demonstrasi Berbasis Predict-Observe-Explain (POE) terhadap Kemampuan Metakognitif Siswa pada Materi Pemanasan Global Yuliani Yuliani; Mimin Nurjhani; Suhara Suhara
BIOEDUSCIENCE Vol 3 No 1 (2019): BIOEDUSCIENCE
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29405/j.bes/3141-472159

Abstract

Background: Kemampuan metakognitif merupakan kemampuan berpikir bagaimana untuk berpikir. Kemmapuan tersebut merupakan salah satu sasaran pembelajaran yang dituntut oleh kurikulum. Pada kenyataannya, di salah satu SMP Negeri di Kota Bandung, kemmapuan metakognitif siswa jarang dikembangkan padahal kemampuan metakognitif sangat penting dan dapat menunjang kemampuan akademik siswa. Metode Untuk itu, dalam penelitian ini dilaksanakan sebuah pembelajaran dengan menggunakan metode demonstrasi berbasis predict-observe-explain (POE) yang diharapkan dapat menunjang pencapaian kemampuan metakognitif siswa sesuai dengan tuntutan kurikulum. Siswa yang terlibat dalam penenlitian ini adalah satu kelas VII B yang dipilih secara acak. Pengukuran kemampuan metakognitif siswa dilakukan dengan menggunakan soal-soal jenis metakognitif yang dibuat oleh penulis sendiri dengan memperhatikan indikator. Pengukuran dilakukan sebelum dan setelah perlakuan. Hasil: Untuk mendukung data hasil penelitian, digunakan angket yang diadopsi dari Schraw & Dennison (1994) yaitu angket Metacognitive Awareness Inventory (MAI) yang diberikan setelah perlakuan. Kesimpulan: Uji T menunjukan menunjukan bahwa terdapat perbedaan rata-rata secara signifikan sebelum dan setelah perlakuan menggunakan metode demonstrasi berbasis POE.
Effectiveness of Biology Learning to Improve Digital Literacy and Higher Order Thinking Skills on the Concept of Digestive System Nia Maulidhia Ibrahim; Yayan Sanjaya; Mimin Nurjhani
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No 9 (2024): September
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10i9.5018

Abstract

The use of HOTS skill-based e-learning can be used as one of the ways to provide HOTS skills and digital literacy skills. This study aims to determine the effectiveness of HOTS-based e-learning in improving HOTS skills and digital literacy skills of high school students. This study used a quasi-experimental method. The research design used was non-equivalent control group design. The samples in this study were XI Science class students consisting of 38 people determined by purposive sampling technique. This research was conducted on two classes, namely the experimental class (learning using HOTS-based e-learning) and the control class (learning using e-learning not based on HOTS). The results showed that there was a significant difference in the mean between the experimental and control classes on digital literacy and higher order thinking skills. T test on the value of digital literacy skills of HOTS skills shows the number (2-tailed = 0.000 < α (0.05), which means that there is a difference in the effectiveness of using HOTS-based e-learning with e-learning not based on HOTS to improve students' digital literacy skills. Then the results showed that there was a significant difference in the average high-level thinking skills of students between the experimental class and the control class. Showing the T-test number on the value of digital literacy skills shows the number (2-tailed = 0.000) < α (0.05), it means that there is a difference in the effectiveness of using HOTS-based e-learning with ordinary e-learning to improve students' digital literacy skills. The N-Gain score criteria for using HOTS-based e-learning to improve digital literacy skills fall into the medium category (N-gain = 0.56) and the use of HOTS-based e-learning to improve higher order thinking skills in the medium category (N-gain = 0.83).