p-Index From 2021 - 2026
0.882
P-Index
This Author published in this journals
All Journal AGROSCIENCE Pro-Stek
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : AGROSCIENCE

POTENSI BOKASHI Azolla sp. DENGAN BIOAKTIVATOR MOL REBUNG BAMBU TERHADAP PERTUMBUHAN PADI PANDANWANGI PADA FASE VEGETATIF Siti Yiyis Rahmah; Angga Adriana Imansyah; Riza Trihaditia; Ahmad Nur Rizal; Rahmat Taufiq Dwi Jatmika
AGROSCIENCE (AGSCI) Vol 9, No 2 (2019): December
Publisher : Fakultas Sains Terapan, Universitas Suryakancana Cianjur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (567.237 KB) | DOI: 10.35194/agsci.v9i2.779

Abstract

IDENTIFIKASI MUTU FISIK BERAS PANDANWANGI DARI TUJUH KECAMATAN DI KABUPATEN CIANJUR Melissa Syamsiah; Angga Adriana Imansyah; Maesy Masliah
AGROSCIENCE (AGSCI) Vol 10, No 1 (2020): June
Publisher : Fakultas Sains Terapan, Universitas Suryakancana Cianjur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/agsci.v10i1.967

Abstract

Beras Pandanwangi merupakan salahsatu beras unggul lokal. Karakteristik mutu beras dipengaruhi oleh genetik, lingkungan, dan penanganan pascapanen. Mutu beras diantaranya dilihat dari karekteristik fisik dan kimia beras. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil analisis komponen mutu fisik beras Pandanwangi dari tujuh kecamatan di Kabupaten Cianjur. Penelitian dilakukan di Laboratorium Fakultas Sains Terapan UNSUR pada bulan Maret 2019. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan tujuh perlakuan dan tiga kelompok. Perlakuan tersebut adalah asal lokasi beras Pandanwangi yaitu : A (Cibeber), B (Campaka), C (Warungkondang), D (Cianjur), E (Gekbrong), F (Cugenang) and G (Mande). Hasil penelitian menunjukkan bahwa identifikasi mutu fisik beras di tujuh lokasi Kecamatan yang terbaik yaitu pada perlakuan di lokasi Kecamatan Gekbrong dan Warungkondang namun Kecamatan Cibeber, Campaka, Cianjur dan Cugenang lebih baik dibanding Kecamatan Mande.
RESPON MULTIPLIKASI ANGGREK BULAN (Phalaenopsis sp.) TERHADAP PENAMBAHAN BEBERAPA KONSENTRASI BAP (Benzyl Amino Purine) PADA MEDIA IN VITRO Melissa Syamsiah; Angga Adriana Imansyah; Hana Khoerunisa Suprapti; Dedeh Siti Badriah
AGROSCIENCE (AGSCI) Vol 10, No 2 (2020): December
Publisher : Fakultas Sains Terapan, Universitas Suryakancana Cianjur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/agsci.v10i2.1157

Abstract

Jenis anggrek yang paling banyak diminati dan dibudidayakan adalah anggrek bulan (Phalaenopsis sp.). Perbanyakan anggrek bulan dapat dilakukan dengan metode alternatif yang lebih efektif yaitu dengan melalui kultur in vitro. Tujuan penelitian adalah mengetahui pengaruh penambahan beberapa konsentrasi BAP (Benzyl Amino Purine) terhadap multiplikasi, waktu muncul tunas (HST), jumlah tunas, waktu muncul daun (MST), dan jumlah daun anggrek bulan (Phalaenopsis sp.). Penelitian dilakukan di Laboratorium Pemuliaan Kebun Percobaan Tanaman Hias Cipanas Balai Penellitian Tanaman Hias (BALITHI) dari bulan Februari – Mei 2020. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan perlakuan beberapa konsentrasi BAP : B0 (0 mg/Liter), B1 (0,50 mg/Liter), B2 (1,00 mg/Liter), B3 (1,50 mg/Liter), B4 (2,00 mg/Liter). Hasil penelitian penambahan BAP berpengaruh positif terhadap waktu muncul tunas, waktu muncul daun dan jumlah daun tanaman anggrek. Penambahan BAP dengan konsentrasi 2,00 mg/L merupakan perlakuan paling baik. Sedangkan pengaruh terhadap parameter jumlah tunas tanaman anggrek bulan ditunjukkan oleh perlakuan penambahan BAP dengan konsentrasi 1,50 mg/L.