Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGEMBANGAN APLIKASI SELULER LINGKAR LENGAN ATAS IBU HAMIL BERBASIS ANDROID M Aris Rizqi; Guswan Wiwaha; Dewi Marhaeni Diah Herawati
JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, Online ISSN 2579-8103 Vol 13 No 2 (2021): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (729.609 KB) | DOI: 10.34011/juriskesbdg.v13i2.1952

Abstract

Chronic energy deficiency (CED) has a major impact on maternal health. Screening is carried out to prevent the risk of CED for the mother before and during pregnancy by measuring the upper arm circumference (MUAC). This study aims to explore, validate and analyze the sensitivity and specificity of the MUAC mobile application. his research is expected to help health cadres in measuring the MUAC of pregnant women. This study uses a mixed-method with a sequential exploratory strategy with a purposive sampling technique. Exploration was carried out on 3 nutritionists and 7 Posyandu cadres. Data collection was done using of in-depth interviews. The feasibility test was conducted on 5 informatics experts, 5 nutritionists and 30 Posyandu cadres using a questionnaire. Mobile apps sensitivity and specificity test LILA was performed on 37 pregnant women purposively and analyzed using Stata software. Mobile apps model exploration results MUAC for pregnant women consists of content, design, measurement techniques and accuracy. Expert test results and user tests show mobile apps MUAC pregnant women are valid and reliable. The results of the sensitivity test (91.2%) and specificity (33.3%). Mobile apps models MUAC for pregnant women was developed based on user needs. Mobile apps MUAC for pregnant women has very good sensitivity and poor specificity. Further research is required to conduct similar studies to obtain better sensitivity and specificity results.
MODERATE ACTIVITY EXERCISE ON BLOOD SUGAR CONTROL IN TYPE 2 DM PATIENTS Ridwan Setiawan; Atin Karjatin; Muhammad Aris Rizqi; Iryanti Iryanti; Asep Fithri Hilman
JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, Online ISSN 2579-8103 Vol 17 No 2 (2025): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/juriskesbdg.v17i2.2404

Abstract

Rencana Aksi Global WHO 2030 tentang aktivitas fisik bertujuan mencegah dan mengatasi penyakit tidak menular (PTM) seperti diabetes melitus (DM). Diabetes melitus tipe 2 (DMT2) merupakan masalah kesehatan global dengan prevalensi yang terus meningkat, mencapai lebih dari 537 juta kasus pada 2021. Di Indonesia, Riset Kesehatan Dasar 2018 menunjukkan peningkatan prevalensi DM dari 6,9% menjadi 8,5%, menegaskan perlunya intervensi efektif. Penderita diabetes dapat melakukan olahraga CRIPE (continuous, rhythmic, interval, progressive, endurance) untuk mengendalikan gula darah. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas latihan aktivitas sedang dalam pengendalian gula darah pada penderita DMT2.Metode quasi-eksperimen dengan desain pre-post test dan kelompok kontrol digunakan. Sampel terdiri dari 60 orang yang dipilih melalui multistage random sampling. Variabel meliputi kadar glukosa darah dan aktivitas fisik berupa senam diabetes yang dilakukan 3-5 hari per minggu selama 30-60 menit per hari. Hasil menunjukkan penurunan signifikan rata-rata gula darah pada kelompok intervensi, yang didominasi perempuan (93,3%) dan berusia 65-70 tahun (40,3%).Temuan ini membuktikan bahwa latihan aktivitas sedang efektif dalam mengendalikan gula darah pada penderita DMT2. Penelitian ini mendukung rekomendasi WHO untuk meningkatkan aktivitas fisik sebagai bagian dari manajemen diabetes dan pencegahan PTM.